Union Fest 2026 : Konfederasi Sarbumusi & FSPPN Tampil Beda, Dari May Day Menuju Program Nyata Kesejahteraan Buruh

- Pewarta

Friday, 1 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FSPPSN dan Konfederasi Sarbumusi luncurkan program legalitas usaha dan beasiswa, perkuat peran buruh sebagai penggerak ekonomi nasional
FSPPSN dan Konfederasi Sarbumusi luncurkan program legalitas usaha dan beasiswa, perkuat peran buruh sebagai penggerak ekonomi nasional

Maritim Indonesia – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat, 1 Mei 2026, dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Federasi Serikat Pekerja Pelabuhan dan Strategis Nasional bersama Konfederasi SARBUMUSI secara resmi meluncurkan Program Kesejahteraan Buruh dan menggelar diskusi konstruktif sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Union Fest 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menjawab tantangan kesejahteraan buruh, khususnya di sektor pelabuhan dan sektor strategis nasional yang selama ini berperan sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Melalui program ini, organisasi buruh tidak hanya memperjuangkan hak normatif pekerja, tetapi juga menghadirkan langkah konkret untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi anggota beserta keluarganya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak berhenti pada peluncuran program, Union Fest 2026 juga menghadirkan sejumlah agenda strategis. Salah satunya adalah audiensi dengan Ombudsman Republik Indonesia yang telah dilaksanakan pada Selasa, 28 April 2026. Audiensi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan serta perlindungan terhadap pelayanan publik bagi pekerja atau buruh.

Selanjutnya, rangkaian kegiatan akan berlanjut melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dijadwalkan pada 6 Mei 2026 di Jakarta Utara. Forum ini diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah kebijakan serta strategi peningkatan kesejahteraan buruh secara berkelanjutan, termasuk membahas pengelolaan alih daya pasca terbitnya peraturan Menteri Ketenagakerjaan terbaru.

Adapun program yang diluncurkan dalam Union Fest 2026 mencakup dua inisiatif utama. Pertama, Program 26 Bantuan Legalitas Usaha Pekerja/Buruh Pelabuhan & Strategis Nasional. Program ini bertujuan memberikan pendampingan hukum bagi pekerja atau buruh yang memiliki usaha sampingan agar memperoleh legalitas resmi.

Pelaksanaan program ini dilakukan melalui kerja sama dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Konfederasi Sarbumusi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan lahir UMKM buruh yang mandiri, berdaya saing, dan terlindungi secara hukum.

Program kedua adalah Program Beasiswa 26 Anak Pekerja/Buruh Pelabuhan & Strategis Nasional. Inisiatif ini menjadi bentuk investasi jangka panjang dalam mendukung pendidikan anak-anak pekerja atau buruh. Harapannya, program ini mampu menciptakan generasi yang lebih unggul sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Pelabuhan dan Strategis Nasional, Farudi, menegaskan bahwa momentum Hari Buruh harus diisi dengan aksi nyata.

“Momentum Hari Buruh ini menjadi pengingat bahwa perjuangan buruh tidak berhenti pada tuntutan, tetapi juga harus diwujudkan dalam program nyata. Federasi berkomitmen menghadirkan solusi yang berdampak langsung pada kesejahteraan anggota dan keluarganya,” ujar Farudi.

Senada dengan itu, Wakil Ketua LBH Sarbumusi, Masykur Isnan, menekankan pentingnya arah gerakan serikat yang lebih progresif.

“Gerakan serikat kekinian perlu mempertimbangkan progresifitas dan kemandirian, tidak berpangku tangan, program strategis melalui peningkatan kapasitas dan perluasan jejaring, serikat bukan komoditi oknum dan hari buruh bukan seremonial,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur LBH Sarbumusi, Muhtar Said, menilai program ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi buruh di berbagai sektor.

“Kami melihat program ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat posisi buruh, tidak hanya sebagai pekerja, tetapi juga sebagai pelaku ekonomi. Pendampingan hukum akan menjadi kunci dalam menciptakan kemandirian dan keberlanjutan usaha mereka,” jelasnya.

Melalui peluncuran berbagai program dalam Union Fest 2026 ini, diharapkan solidaritas antar pekerja semakin kuat. Lebih dari itu, langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mewujudkan kesejahteraan buruh yang lebih inklusif dan berdaya saing di masa depan. (ire djafar)

Berita Terkait

107 Prajurit Pushidrosal Naik Pangkat, Danpushidrosal Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab
Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre
PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik
IPCC Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Terus Diperkuat
TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur
Pushidrosal Launching S-101 dan Sea Trial Produk S-100 di Teluk Jakarta
Hari Perhubungan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Peran Pelabuhan Ciwandan dalam Mendukung Logistik Banten
ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan

Berita Terkait

Thursday, 1 October 2026 - 15:38 WIB

107 Prajurit Pushidrosal Naik Pangkat, Danpushidrosal Tekankan Amanah dan Tanggung Jawab

Thursday, 1 October 2026 - 10:44 WIB

Sistem Buatan Sqiva Indonesia Dukung Operasional Singapore Cruise Centre

Friday, 25 September 2026 - 18:04 WIB

PSM Percepat Transisi Energi Lewat Pelatihan Pemeliharaan Alat Bongkar Muat Elektrik

Friday, 25 September 2026 - 12:15 WIB

IPCC Catat Kinerja Positif hingga Agustus 2026, Terminal Satelit Terus Diperkuat

Saturday, 19 September 2026 - 09:04 WIB

TTL dan OOCL Perkuat Kolaborasi Dukung Konektivitas Logistik Indonesia Timur

Berita Terbaru