Widyatama Sosialisasikan Pengelolaan Logistik untuk Mengurangi Dampak Sampah

- Pewarta

Monday, 24 July 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Sampah menjadi persoalan yang mengancam kelestarian lingkungan dan berpotensi menurunkan kualitas hidup masyarakat. Persoalan sampah di Indonesia menjadi semakin serius karena jenis sampah dan volumenya yang tinggi.

Data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional 2021 menyebutkan jenis sampah didominasi oleh sampah sisa makanan sebesar 44,5 persen; diikuti sampah plastik 16,7 persen; kertas/karton 13,1 persen; kain 4,7 persen; kayu 3,9 persen; karet/kulit 2,4 persen; kaca 1,9 persen; logam 0,9 persen; dan lainnya 11,7 persen.

Komposisi sampah terbesar berasal dari sampah rumah tangga sebesar 60 persen, fasilitas publik 13,3 persen, pasar 10 persen, perniagaan 6 persen, kawasan 5 persen, perkantoran 4 persen, dan lainnya 1,7 persen. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan bahwa Indonesia menghasilkan sampah kantong plastik sebanyak 10,95 juta lembar/tahun/100 gerai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu upaya untuk mengatasi persoalan sampah adalah melakukan pengelolaan logistiknya. Pengelolaan logistik berdasarkan jenis sampah akan memudahkan penanganan dan mengurangi dampak sampah. Hal ini perlu disosialisasikan kepada berbagai kalangan termasuk siswa sekolah sebagai generasi penerus.

Oleh karena itu, Program Studi Teknik Industri Universitas Widyatama (Prodi TI UTama) menyelenggarakan Program Pengabdian kepada Masyarakat dengan tema Pilah Sampah Demi Bumi di SMK Wahana Bakti Majalengka pada Senin, 24 Juli 2023.

Jenis sampah rumah tangga terdiri dari sisa kegiatan rumah tangga (sisa makanan, minyak, bumbu dapur) dan sisa dari kawasan komersil (kemasan plstik, kertas, kardus, botol). Jenis sampah rumah tangga yang paling banyak di sekolah yaitu sisa dari kawasan komersial berupa sampah kemasan sisa jajanan dan minuman

Ketua Cluster Supply Chain Management dan Logistik TI Utama, Verani Hartati, menjelaskan sosialisasi dilakukan dengan memberikan informasi mulai dari pengetahuan tentang jenis sampah, kode kemasan plastik, jenis plastik, dampaknya, hingga proses pengelolaan sampah termasuk cara daur ulang yang bisa diimplementasikan oleh para siswa.

Penanganan sampah dapat dilakukan dengan penerapan 3R yaitu Reduce (upaya mengurangi timbulan sampah), Reuse (upaya memanfaatkan kembali bahan atau barang agar tidak menjadi sampah), dan Recycle (menggunakan kembali bahan setelah proses pengolahan).

Pemanfaatan sampah plastik bisa menjadi kerajinan seperti tas, dompet, payung, dan lain sebagainya. Dampak pengelolaan sampah menghasilkan kelestarian lingkungan, pembangunan berkelanjutan, dan circular economy. (ire djafar)

 

 

Berita Terkait

PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026
PELNI Siap Sukseskan Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi Tiket Kapal PELNI Hingga 30%
ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah Anak
Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau
Dari Sungai Pontianak, ASDP Hadir Jaga Konektivitas Berkelanjutan
Ferizy Tembus 3,5 Juta Pengguna, Digitalisasi Penyeberangan Kian Melaju
Peringati Bulan K3 Nasional 2026, PTP Nonpetikemas Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Pelabuhan Tanjung Priok
Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Kongres Pandu Dunia, Wamenhub: Momentum Perkuat Posisi Maritim Global
Tag :

Berita Terkait

Friday, 13 February 2026 - 14:13 WIB

PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Friday, 13 February 2026 - 14:06 WIB

PELNI Siap Sukseskan Program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi Tiket Kapal PELNI Hingga 30%

Friday, 13 February 2026 - 13:59 WIB

ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah Anak

Friday, 13 February 2026 - 13:52 WIB

Dukung Stimulus Transportasi Lebaran 2026, ASDP Siap Hadirkan Layanan Mudik Lebaran Aman dan Terjangkau

Friday, 13 February 2026 - 13:45 WIB

Dari Sungai Pontianak, ASDP Hadir Jaga Konektivitas Berkelanjutan

Berita Terbaru

Berita

PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026

Friday, 13 Feb 2026 - 14:13 WIB

Berita

ASDP Hadirkan Pengalaman Mudik Lebaran Ramah Anak

Friday, 13 Feb 2026 - 13:59 WIB