Kukuhkan 30 Syahbandar Perikanan, Kemenhub dan KKP Perkuat Sinergi Keselamatan Pelayaran

- Pewarta

Saturday, 2 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia– Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmen kedua belah pihak dalam memperkuat keselamatan pelayaran dan tata kelola kepelabuhanan sektor perikanan. Komitmen tersebut diimplementasikan melalui Pengukuhan 27 orang Syahbandar perikanan di Gedung Mina Bahari, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Kamis (31/7).

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud menyampaikan bahwa pelabuhan perikanan bukan hanya tempat bongkar muat hasil laut, tetapi juga merupakan pusat aktivitas ekonomi maritim yang memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

“Kehadiran Syahbandar yang profesional dan berintegritas di pelabuhan perikanan sangat penting untuk memastikan kapal-kapal yang berlayar memenuhi standar keselamatan serta memiliki dokumen yang lengkap dan sah,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyoroti pentingnya fungsi Syahbandar dalam menekan angka kecelakaan kapal perikanan yang masih menjadi tantangan di sektor pelayaran. Menurutnya, banyak insiden terjadi akibat kelalaian prosedural, serta lemahnya koordinasi antarinstansi.

Pengukuhan Syahbandar ini dipandang sebagai langkah strategis hasil sinergi antara Kementerian Perhubungan dan KKP. Langkah ini diyakini dapat memperkuat sistem pelayanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) yang terintegrasi, efisien, dan berbasis digital.

“Kami dari Kementerian Perhubungan siap mendukung integrasi sistem SPB antara pelabuhan perikanan dan pelabuhan umum. Hal ini akan menciptakan sinergi data, transparansi, serta efisiensi pelayanan,” jelas Dirjen Masyhud.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari proses pembinaan berkelanjutan terhadap fungsi dan tugas Syahbandar. Kolaborasi lintas kementerian diharapkan dapat memberikan perlindungan optimal bagi nelayan serta meningkatkan daya saing industri perikanan nasional.

“Kami berharap, dengan kehadiran para Syahbandar ini, kapal-kapal perikanan kita semakin layak laut, nelayan semakin terlindungi, dan sektor perikanan semakin maju dan kompetitif,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP serta jajaran pejabat tinggi dari Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kelautan dan Perikanan. (fa)

 

— idj / idj —

 

Berita Terkait

Hormati Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
Direksi Pelindo Tinjau Kegiatan Operasional di Terminal Teluk Lamong
Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir
Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional
IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan
Perkuat Layanan Maritim Global, SPJM Teken Kerja Sama Kemitraan Strategis dengan NORDEN A/S
SPSL Group Annual Meeting 2026: Perkuat Transformasi, PT Multi Terminal Indonesia Borong 3 Penghargaan
Tingkatkan Konektivitas Pelayaran, PELNI Rampungkan Implementasi SisKomKap di 25 Kapal Penumpang

Berita Terkait

Wednesday, 4 March 2026 - 10:38 WIB

Hormati Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok

Wednesday, 4 March 2026 - 10:14 WIB

Direksi Pelindo Tinjau Kegiatan Operasional di Terminal Teluk Lamong

Tuesday, 3 March 2026 - 13:31 WIB

Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir

Tuesday, 3 March 2026 - 13:03 WIB

Antisipasi Lonjakan 5,8 Juta Pemudik, ASDP Perkuat Layanan Nasional

Tuesday, 3 March 2026 - 09:21 WIB

IPCM Perkuat Fondasi Kinerja: Rakernas 2026 Fokus Pada Integrasi, Efisiensi dan Keunggulan Layanan

Berita Terbaru