Layani Kapal RoRo LNG Terbesar: IPCC Tandai Kolaborasi Strategis dengan BYD, Dukung Ekosistem EV Nasional

- Pewarta

Tuesday, 5 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) kembali membuktikan kapasitas dan keunggulannya dalam layanan terminal kendaraan bertaraf internasional. Pada awal Agustus 2025, IPCC Branch Jakarta berhasil melayani dua kapal RoRo kelas dunia secara bersamaan, yakni MV. BYD Zhengzhou dari Batangas, Filipina, dan MV. World Spirit dari Singapura. Kedatangan MV. BYD Zhengzhou menjadi catatan sejarah tersendiri. Kapal ramah lingkungan berbahan bakar LNG ini memiliki kapasitas angkut hingga 7.000 unit kendaraan dan terdiri dari 15 lantai, menjadikannya kapal terbesar yang pernah dilayani IPCC hingga saat ini.

Dengan panjang 200 meter dan lebar 38 meter, kapal ini merapat di dermaga internasional IPCC sebagai bagian dari strategi Unlocking Capacity untuk membuka peluang baru dalam peningkatan volume logistik nasional. Sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang strategis, BYD Indonesia memilih IPCC sebagai tuan rumah dalam seremoni penyambutan kapal bertajuk “Exclusive Experience The BYD Zhengzhou’s First Arrival in Indonesia” pada 1 Agustus 2025.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, antara lain, Kementerian Investasi dan Hilirisasi, diwakili Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal, Kementerian Keuangan, diwakili Dirjen Bea dan Cukai, Kementerian Perhubungan, diwakili Dirjen Perhubungan Darat, perwakilan Dewan Ekonomi Nasional, instansi pelabuhan, serta jajaran Direksi Pelindo Group dan IPCC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Iwan Suryana, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan iklim investasi yang sehat demi mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.

“Sinergi antara investor, pemerintah, dan pemangku kepentingan menjadi kunci utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Eagle Zhao, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia, mengapresiasi dukungan IPCC dan seluruh pihak yang terlibat. Ia menyebut penggunaan bahan bakar LNG di MV. BYD Zhengzhou sebagai bentuk komitmen BYD terhadap pengurangan emisi karbon dan efisiensi logistik.

“Kapasitas besar dan efisiensi energi kapal ini membuka peluang lebih besar bagi arus kendaraan listrik BYD ke Indonesia, serta menunjukkan langkah nyata menuju transisi energi bersih,” jelas Zhao.

Sugeng Mulyadi, Direktur Utama IPCC, menyampaikan bahwa kepercayaan BYD menjadi bukti kesiapan IPCC dalam mendukung arus logistik kendaraan ramah lingkungan dan industri otomotif masa depan.

“Pada Semester I 2025, IPCC telah mencatat ekspor kendaraan CBU sebesar 171 ribu unit (tumbuh 6,91% YoY) dan impor sebesar 57 ribu unit (tumbuh 85,39% YoY), termasuk di antaranya 28 ribu unit mobil listrik. Dari total impor kendaraan listrik tersebut, BYD berkontribusi sebesar 70%,” ungkap Sugeng.

IPCC optimistis bahwa kolaborasi dengan BYD Indonesia akan terus memperkuat peran Indonesia sebagai pemain penting dalam industri kendaraan listrik global.

“Kami berkomitmen untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional yang ramah lingkungan, efisien, dan berdaya saing tinggi,” pungkas Sugeng. (ire djafar)

Berita Terkait

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Berita Terbaru