Sinergi Operasional IPCC Hadirkan Layanan Unggul, Dua Kapal Raksasa Sandar Bersamaan di Terminal Kendaraan Jakarta

- Pewarta

Friday, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua kapal internasional, MV BYD Explorer 1 dan MV Canopus Leader, bersandar bersamaan di Dermaga IPCC Branch Jakarta sebagai wujud peningkatan kapasitas layanan dan efisiensi operasional terminal kendaraan terbesar di Indonesia.

Dua kapal internasional, MV BYD Explorer 1 dan MV Canopus Leader, bersandar bersamaan di Dermaga IPCC Branch Jakarta sebagai wujud peningkatan kapasitas layanan dan efisiensi operasional terminal kendaraan terbesar di Indonesia.

Maritim Indonesia – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) kembali menunjukkan kapasitas dan keandalannya sebagai terminal kendaraan terbesar di Indonesia. Memasuki awal kuartal IV tahun 2025, IPCC sukses menangani dua kapal internasional berskala besar secara bersamaan, MV. BYD Explorer 1 dari Taicang Port, China, dan MV. Canopus Leader dari Singapura, yang sandar di Dermaga IPCC Branch Jakarta.

Momen ini menjadi bukti nyata kemampuan IPCC dalam melakukan unlocking berth capacity, yakni kemampuan dermaga untuk melayani dua kapal internasional sekaligus secara efisien, aman, dan terkendali. Keberhasilan tersebut tak lepas dari sinergi erat IPCC bersama Bea Cukai dan KSOP Tanjung Priok, serta dukungan sistem operasi digital yang terintegrasi.

“Penyandaran dua kapal internasional bersamaan ini adalah bentuk nyata peningkatan kapasitas dan layanan IPCC. Kami terus berinovasi melalui digitalisasi, transformasi pola operasi, hingga inovasi produk dan model bisnis, demi memberikan nilai tambah dan kepuasan bagi pengguna jasa,” ujar Sugeng Mulyadi, Direktur Utama IPCC.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal MV. BYD Explorer 1 memiliki panjang sekitar 200 meter dan lebar 38 meter, dengan kapasitas angkut mencapai 7.000 unit kendaraan. Di sisi lain, MV. Canopus Leader sepanjang 180 meter dengan lebar 32 meter mampu membawa sekitar 5.100 unit kendaraan.

Keduanya berhasil ditangani secara bersamaan, menjadikan total aktivitas bongkar muat di dermaga IPCC mencapai 10.300 unit kendaraan dalam satu waktu. Seluruh kegiatan berjalan lancar berkat dukungan tim operasional yang solid serta penerapan sistem Port Terminal Operating System Consolidation (PTOS-C) yang memudahkan monitoring arus kendaraan di terminal.

Menariknya, MV. BYD Explorer 1 merupakan kapal berbahan bakar Liquefied Natural Gas (LNG), yang efisien dan ramah lingkungan. Kapal ini menjadi simbol komitmen IPCC terhadap pengembangan pelabuhan hijau.

“Penggunaan LNG mampu menekan emisi karbon sekaligus meningkatkan efisiensi logistik. Ini sejalan dengan upaya IPCC mendorong implementasi green and smart port melalui berbagai langkah seperti pemanfaatan air hujan, penggunaan solar cell, pengurangan plastik sekali pakai, dan penghijauan terminal,” tambah Sugeng.

Hingga akhir kuartal III 2025, IPCC mencatat aktivitas ekspor-impor kendaraan utuh (Completely Built Up / CBU) mencapai 380.296 unit, tumbuh 21% year-on-year (YoY).
— Ekspor tercatat 284.492 unit atau naik 10% YoY,
— Sedangkan impor melonjak hingga 95.804 unit atau tumbuh 70% YoY,
— Dengan 57.035 unit di antaranya merupakan mobil listrik berbasis baterai (BEV).

Angka tersebut memperkuat posisi IPCC sebagai gateway utama kendaraan listrik di Indonesia dan bagian penting dalam mendukung transformasi menuju ekonomi hijau nasional.

“Melalui kolaborasi dengan para pengguna jasa dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, IPCC berkomitmen membangun ekosistem logistik kendaraan yang efisien, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kami ingin Indonesia tampil sebagai pemain utama dalam industri kendaraan listrik dunia,” pungkas Sugeng. (ire djafar)

Berita Terkait

Pelindo Petikemas Dukung Koperasi Merah Putih Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China
Mudik Gratis Lebaran 2026, Pelindo Siapkan 7.000 Kursi bagi Masyarakat
Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal
Rapat Kerja 2026: Momentum Strategis PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Kolaborasi dan Akselerasi Transformasi
Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat
Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Sulawesi Selatan Jadi Simpul Strategis Transportasi Indonesia Timur
Sambut Mudik Lebaran, PELNI Tingkatkan Kualitas Layanan Penumpang
Belum Nikmati Diskon Tiket Lebaran? ASDP Jamin Refund Selisih Tarif

Berita Terkait

Tuesday, 3 March 2026 - 06:14 WIB

Pelindo Petikemas Dukung Koperasi Merah Putih Ekspor 50 Ton Arang Tempurung Kelapa ke China

Tuesday, 3 March 2026 - 05:58 WIB

Mudik Gratis Lebaran 2026, Pelindo Siapkan 7.000 Kursi bagi Masyarakat

Tuesday, 3 March 2026 - 05:47 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Barang Ramadan, IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

Tuesday, 3 March 2026 - 05:14 WIB

Rapat Kerja 2026: Momentum Strategis PT Terminal Teluk Lamong Perkuat Kolaborasi dan Akselerasi Transformasi

Monday, 2 March 2026 - 15:39 WIB

Kakorlantas Tinjau Pelabuhan Merak dan Bakauheni, Kesiapan Mudik Lebaran ASDP Diperkuat

Berita Terbaru