Integrated Auto Solutions, Kunci Inovasi Bisnis IPCC di 2025

- Pewarta

Friday, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui strategi layanan logistik kendaraan yang terintegrasi, IPCC terus memperkuat kinerja, efisiensi operasional, dan kepercayaan investor di 2025.

Melalui strategi layanan logistik kendaraan yang terintegrasi, IPCC terus memperkuat kinerja, efisiensi operasional, dan kepercayaan investor di 2025.

Maritim Indonesia – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) kembali menegaskan posisinya sebagai pemimpin ekosistem terminal kendaraan di Indonesia melalui gelaran Public Expose 2025, yang diselenggarakan di Aula Serbaguna Museum Maritim Indonesia, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/10) baru-baru ini. Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi IPCC sebagai perusahaan publik untuk menunjukkan komitmen terhadap transparansi dan keterbukaan informasi kepada para pemangku kepentingan, investor, dan publik.

Direktur Utama IPCC, Sugeng Mulyadi, menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan Public Expose tahun ini, manajemen telah melaporkan kinerja keuangan kuartal III lebih cepat dari jadwal tahun-tahun sebelumnya.

“Tepat pada tanggal 20 Oktober 2025, laporan keuangan kuartal tiga IPCC telah disubmit kepada OJK dan BEI sebagai bentuk pemenuhan keterbukaan informasi,” ujar Sugeng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga akhir Kuartal III 2025, IPCC mencatatkan laba bersih sebesar Rp190,30 miliar, meningkat 28,42% YoY atau naik Rp42,28 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan turut mengalami pertumbuhan solid sebesar 12,67% YoY, dari Rp585,98 miliar pada 2024 menjadi Rp660,24 miliar pada 2025. Capaian ini selaras dengan roadmap perusahaan yang berfokus pada integrasi layanan, konektivitas, dan inovasi berkelanjutan.

Direktur Keuangan, SDM, dan Manajemen Risiko, Wing Megantoro, menjelaskan bahwa sumber utama pendapatan IPCC masih didominasi oleh segmen kargo kendaraan utuh (CBU), yang menyumbang 77% dari total pendapatan perseroan.

“Transformasi dan optimalisasi operasi melalui sistem PTOS-C secara penuh di Terminal Internasional dan Domestik IPCC Branch Jakarta, serta digitalisasi proses keuangan berbasis ERP, menjadi langkah penting dalam memperkuat efisiensi dan tata kelola kami,” terang Wing.

Wing menambahkan, IPCC kini menjadi perusahaan bebas utang (debt free) dengan peningkatan aset sekitar 4,21%, dari Rp1,85 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp1,93 triliun per September 2025. Peningkatan tersebut turut didukung oleh kenaikan aset lancar sebesar 15,8%, dari Rp901,44 miliar menjadi Rp1,04 triliun.

Dalam Public Expose tersebut, Sugeng menegaskan arah strategis perusahaan melalui tagline “Integrated Auto Solutions”, yang merepresentasikan inovasi dan transformasi IPCC untuk menghadirkan layanan logistik kendaraan yang terintegrasi — mulai dari terminal hingga solusi bernilai tambah bagi pelanggan.

“Kami yakin dapat menutup tahun 2025 dengan pertumbuhan di atas 20%. Keyakinan ini didukung oleh fundamental bisnis yang kuat, tata kelola yang baik, serta inovasi berkelanjutan yang berfokus pada pelanggan,” tegas Sugeng.

Berbagai inisiatif strategis seperti perluasan kerja sama dengan carmaker, digitalisasi operasional, serta efisiensi pola kerja terus didorong untuk memperkuat posisi IPCC di pasar internasional dan domestik.

Melalui Public Expose 2025, IPCC tidak hanya memaparkan capaian kinerja hingga kuartal ketiga, tetapi juga memperkuat kepercayaan investor, membangun citra positif di mata publik, serta menegaskan perannya sebagai bagian penting dalam ekosistem logistik kendaraan nasional di bawah naungan Pelindo Group. (ire djafar)

Berita Terkait

Komitmen Implementasi Prinsip Keberlanjutan, IPCM Raih Tiga Penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025
ASDP Jaga Denyut Mobilitas dan Bantu Pemulihan Bencana di Sumatera di Situasi Cuaca Ekstrem
IFBEX 2025 Resmi Dibuka: Sinergi Franchise dan Teknologi Digital Dorong Lahirnya Wirausaha Masa Depan
Pelindo Regional 4 Terima Penyerahan Izin Operasi dari Kemenhub
Danpushidrosal Tinjau Pembangunan KRI Canopus-936 di Galangan Abeking dan  Rasmussen, Jerman
Indonesia Resmi Terpilih Sebagai Anggota Dewan IMO Kategori C Periode 2026–2027
IWTL Dorong Peningkatan Literasi dan Kepatuhan Pajak di Sektor Transportasi dan Logistik
Pelindo Regional 4 dan KSOP Sinergi Tata Ulang Unit Jasa TK Bagasi di Pelabuhan Makassar

Berita Terkait

Sunday, 30 November 2025 - 08:05 WIB

Komitmen Implementasi Prinsip Keberlanjutan, IPCM Raih Tiga Penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025

Saturday, 29 November 2025 - 15:36 WIB

ASDP Jaga Denyut Mobilitas dan Bantu Pemulihan Bencana di Sumatera di Situasi Cuaca Ekstrem

Saturday, 29 November 2025 - 15:22 WIB

IFBEX 2025 Resmi Dibuka: Sinergi Franchise dan Teknologi Digital Dorong Lahirnya Wirausaha Masa Depan

Saturday, 29 November 2025 - 14:33 WIB

Pelindo Regional 4 Terima Penyerahan Izin Operasi dari Kemenhub

Saturday, 29 November 2025 - 12:52 WIB

Danpushidrosal Tinjau Pembangunan KRI Canopus-936 di Galangan Abeking dan  Rasmussen, Jerman

Berita Terbaru

Berita

Pelindo Regional 4 Terima Penyerahan Izin Operasi dari Kemenhub

Saturday, 29 Nov 2025 - 14:33 WIB