Jelang Puncak Arus Tahun Baru, ASDP Pastikan Layanan Jawa–Bali Prima

- Pewarta

Tuesday, 30 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Arus penyeberangan di lintasan Jawa–Bali mulai menunjukkan peningkatan menjelang puncak libur akhir tahun. Data operasional PT ASDP Indonesia Ferry mencatat pergerakan arus balik dari Jawa menuju Bali mulai menguat sejak H+2 Natal, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan fleksibilitas perjalanan menjelang malam Tahun Baru 2026.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, mengatakan tren kenaikan arus balik mulai terlihat lebih merata dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang berlaku pada 29–31 Desember 2025 dinilai memberi ruang bagi masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan secara lebih fleksibel, sehingga tidak terkonsentrasi pada satu periode tertentu. Kondisi ini membantu pengelolaan arus penyeberangan tetap lancar, aman dan terkendali.

Berdasarkan data Posko Ketapang pada Jumat (27/12) atau H+2, tercatat sebanyak 226 trip penyeberangan dari Jawa menuju Bali. Total penumpang mencapai 26.441 orang, meningkat 0,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 26.417 orang. Meski kenaikannya relatif tipis, angka ini menunjukkan mulai terbentuknya pola arus balik menjelang pergantian tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peningkatan juga terjadi pada volume kendaraan. Total kendaraan yang menyeberang tercatat 6.593 unit, atau naik 1,4 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 6.504 unit. Kendaraan roda empat mendominasi arus dengan 2.975 unit, disusul truk logistik sebanyak 1.686 unit, menandakan mobilitas masyarakat dan distribusi barang tetap berjalan beriringan di akhir tahun.

Sementara itu, pergerakan dari Bali menuju Jawa menunjukkan dinamika berbeda. Corporate Secretary ASDP Windy Andale menjelaskan bahwa jumlah penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Jawa tercatat 27.090 orang, turun 0,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Namun, dari sisi kendaraan justru mengalami peningkatan menjadi 7.530 unit, atau naik 1,6 persen dibandingkan realisasi sebelumnya.

Untuk menjaga kelancaran layanan di tengah fluktuasi arus tersebut, ASDP menerapkan pola operasional adaptif di lintasan Ketapang–Gilimanuk. Pada kondisi normal, dioperasikan 28 kapal, dan jumlahnya ditingkatkan hingga 34 kapal saat terjadi kepadatan tinggi. Pengaturan ini dilakukan untuk meminimalkan antrean serta menjaga ritme layanan tetap stabil.

Dari sisi infrastruktur, Pelabuhan Ketapang memiliki kapasitas tampung hingga 2.370 kendaraan kecil, sementara Pelabuhan Gilimanuk mampu menampung 1.335 kendaraan kecil. Operasional di lapangan diperkuat dengan kesiapsiagaan personel, masing-masing sekitar 350 petugas di Ketapang dan 250 petugas di Gilimanuk, guna memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa tetap terjaga.

Secara kumulatif, sejak H-10 hingga H+2, total penumpang dari Bali ke Jawa tercatat 283.267 orang, turun 5,3 persen dibandingkan periode sama tahun lalu sebanyak 299.241 orang, sementara total kendaraan meningkat menjadi 80.886 unit atau naik 2,6 persen. Adapun dari Jawa ke Bali, total penumpang tercatat 303.595 orang, turun 5,3 persen, dengan total kendaraan mencapai 81.795 unit atau naik 0,6 persen dibandingkan tahun lalu.

Dengan tren arus balik yang mulai terbentuk dan puncak malam Tahun Baru di depan mata, ASDP memastikan seluruh layanan penyeberangan Jawa–Bali tetap berjalan prima, aman, dan terkendali, seiring komitmen menjaga konektivitas nasional di momen krusial akhir tahun. (ire djafar)

ASDP
Nataru ASDP
Dirut PT AS

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Tunjukan Sinergi untuk Galang Bantuan Bencana NTT
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Berita Terbaru