TPK Bitung dan TPK Ternate Kembali Beroperasi Pasca Gempa Bumi 7,6 SR

- Pewarta

Thursday, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Operasional di TPK Ternate

Kegiatan Operasional di TPK Ternate

Maritim Indonesia – Operasional Terminal Peti Kemas (TPK) Bitung dan TPK Ternate telah kembali berjalan normal setelah sempat dihentikan sementara akibat gempa bumi berkekuatan 7,6 Skala Richter yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis pagi (2/4).

Penghentian operasional terminal peti kemas dilakukan sebagai langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan seluruh pekerja, sekaligus memungkinkan dilakukannya pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas, peralatan, serta lingkungan kerja. Langkah ini juga mempertimbangkan adanya peringatan potensi tsunami dan kebutuhan asesmen keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Setelah melalui proses evaluasi dan seluruh aspek dinyatakan aman, kegiatan operasional di kedua terminal kini telah kembali berjalan dengan normal dan terkendali, setelah sebelumnya sempat terhenti kurang lebih 5 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, menjelaskan bahwa penghentian operasional merupakan langkah antisipatif yang mengutamakan keselamatan.

“Kami sempat menghentikan operasional sebagai langkah mitigasi untuk memastikan keselamatan pekerja serta melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas pasca gempa. Setelah seluruh aspek dinyatakan aman, saat ini operasional di TPK Bitung dan TPK Ternate telah kembali berjalan normal dan terkendali,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak terminal terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta instansi terkait guna memastikan kondisi tetap kondusif.

“Kami berkomitmen menjaga kelancaran layanan serta memastikan seluruh operasional berjalan sesuai standar keselamatan yang berlaku,” tambahnya.

Di TPK Ternate, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa fasilitas utama berada dalam kondisi aman. Peralatan quay container crane (QCC) tidak mengalami pergeseran, demikian pula struktur dermaga, container yard (CY), gate, serta bangunan kantor yang tetap dalam kondisi baik. Aktivitas operasional telah kembali berjalan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan. Adapun kerusakan yang ditemukan bersifat minor, berupa retakan pada dinding terminal penumpang dan tidak memengaruhi operasional secara keseluruhan.

Sementara itu, di TPK Bitung, operasional kembali berjalan secara bertahap setelah dilakukan asesmen menyeluruh. Secara umum, kondisi fasilitas dinyatakan aman, meskipun terdapat beberapa temuan yang saat ini dalam penanganan, seperti kerusakan pada rel QCC di Dermaga IV serta indikasi keretakan pada struktur trestle yang menghubungkan Dermaga IV dengan area CY. Pergeseran pada beberapa tumpukan peti kemas juga sempat terjadi, namun tidak menimbulkan kerusakan signifikan maupun kontainer yang terjatuh.

Selama kejadian gempa hingga proses pemulihan operasional, tidak terdapat insiden kecelakaan kerja maupun korban jiwa. PT Pelindo Terminal Petikemas akan terus memantau perkembangan situasi serta memastikan layanan kepelabuhanan tetap berjalan optimal dan aman bagi seluruh pengguna jasa. (ire djafar)
 

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Tunjukan Sinergi untuk Galang Bantuan Bencana NTT
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Berita Terbaru