ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

- Pewarta

Saturday, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Nasional ABUPI menekankan pentingnya kolaborasi pemangku kepentingan untuk memperkuat konektivitas dan efisiensi logistik nasional

Seminar Nasional ABUPI menekankan pentingnya kolaborasi pemangku kepentingan untuk memperkuat konektivitas dan efisiensi logistik nasional

Maritim Indonesia – Upaya memperkuat sistem distribusi nasional berbasis pelabuhan terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Hal ini menjadi fokus dalam Sesi III Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026 yang digelar Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI).

Mengangkat tema “Kebutuhan, Sinergi, dan Integrasi Pemangku Kepentingan dalam Sistem Distribusi dan Pengangkutan Pelabuhan Nasional”, forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk menyatukan perspektif berbagai pihak dalam meningkatkan efisiensi dan konektivitas layanan pelabuhan.

Sejumlah tokoh dari regulator dan asosiasi strategis dijadwalkan hadir sebagai narasumber, di antaranya Wakil Menteri Perhubungan Komjen Pol. (Purn.) Suntana; Ketua Umum ALFI, M. Akbar Djohan; Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati; Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto; Ketua Umum APBMI, Juswandi Kristanto; serta Ketua Umum GPEI Benny Soetrisno.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masing-masing pembicara akan membahas peran sektor yang diwakilinya, mulai dari arah kebijakan integrasi transportasi, kontribusi logistik dalam efisiensi distribusi, hingga penguatan layanan pelabuhan dari hulu ke hilir.

Forum ini juga menyoroti pentingnya keterpaduan layanan antar pemangku kepentingan, termasuk pelayaran, bongkar muat, hingga kebutuhan eksportir, sebagai bagian dari sistem distribusi yang saling terhubung.

ABUPI menilai, tanpa sinergi yang kuat, upaya peningkatan efisiensi logistik akan sulit tercapai. Karena itu, integrasi layanan pelabuhan secara end-to-end menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai masukan dan rekomendasi konkret yang dapat mendorong perbaikan sistem distribusi nasional, sekaligus meningkatkan daya saing pelabuhan Indonesia di tingkat global.

Dengan semakin solidnya kolaborasi antar pemangku kepentingan, pelabuhan diharapkan mampu berperan lebih optimal sebagai simpul utama dalam mendukung kelancaran arus barang dan pertumbuhan ekonomi nasional. (ire djafar)

ABUPI

Berita Terkait

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Monday, 31 August 2026 - 14:21 WIB

TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga

Berita Terbaru