Untuk Pembangunan Pelabuhan Bungin, Pemkab Banggai Laut Sulteng Serahkan Aset Tanah pada Kemenhub

- Pewarta

Tuesday, 11 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menerima hibah Barang Milik Daerah (BMD) berupa aset tanah seluas 2.586 m2 dari Pemerintah Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah.

Penyerahan tersebut ditandai dengan Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima Aset Milik Pemerintah Daerah Kabupaten Banggai Laut kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan oleh Bupati Banggai Laut, Sofyan Kaepa dan Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan di Jakarta, Selasa (11/6).

“Direktorat Jenderal Perhubungan Laut terus berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik melalui peningkatan sarana dan prasarana transportasi laut, maupun kerja sama dan sinergi dengan seluruh stakeholders terkait termasuk dengan Pemerintah Daerah,” kata Lollan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dijelaskan, sebidang Tanah seluas 2.586 m2 yang terletak di Desa Bungin Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah tersebut dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Banggai Laut kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut untuk digunakan sebagai lokasi Pembangunan Pelabuhan Bungin, yang diharapkan dapat menunjang lancarnya operasional dan pelayanan transportasi masyarakat.

“Pemanfaatan obyek tanah akan digunakan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas II Banggai, yang berkewajiban untuk melakukan pemeliharaan dan pengamanan sesuai dengan peraturan perundang-undangan,” ujar Lollan.

Lebih lanjut Lollan mengatakan hibah aset berupa tanah ini merupakan wujud kehadiran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di tengah masyarakat dalam upaya mengoptimalkan lahan sebagai infrastruktur pelabuhan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi Desa Bungin di Banggai Laut memiliki banyak hasil laut seperti gurita dan rumput laut. Selain itu, desa ini juga memiliki objek wisata alami dan spot-spot untuk diving maupun snorkeling.

“Oleh karenanya, penandatanganan perjanjian kerjasama ini diharapkan dapat memberikan nilai positif, terutama dalam meningkatkan peran Pelabuhan Bungin nantinya dalam mendongkrak perekonomian masyarakat dan juga pariwisata di Daerah Kabupaten Banggai Laut, Provinsi Sulawesi Tengah, khususnya yang berada di Desa Bungin dan wilayah sekitar Pelabuhan,” tukas Lollan. (fa)

 

 

idj / idj

Berita Terkait

PELNI Lakukan Penyesuaian Tarif Angkutan Muatan Mulai 1 Juli 2026
Perkuat Layanan Keagenan Kapal, PELNI Gandeng Petani Lokal Dukung Pasok Pangan Maritim
PELNI Catat Kinerja Positif Tahun Buku 2025, Layani Lebih dari 5,1 Juta Penumpang
Hari Pelaut Sedunia, PELNI Tegaskan Komitmen pada Keselamatan dan Kesejahteraan Pelaut
Antusiasme Tinggi, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang
Jaga Ekosistem Laut Indonesia, ASDP Perkuat Konservasi Terumbu Karang di Pesisir Bau-Bau
ASDP dan UNIMED Perkuat Kapasitas Perempuan Pesisir Dukung Ekonomi Daerah
Dukung Peremajaan Kapal, Pimpinan dan Anggota Komisi XI DPR RI Datangi PELNI di Pelabuhan Surabaya

Berita Terkait

Tuesday, 30 June 2026 - 11:32 WIB

PELNI Lakukan Penyesuaian Tarif Angkutan Muatan Mulai 1 Juli 2026

Monday, 29 June 2026 - 12:11 WIB

Perkuat Layanan Keagenan Kapal, PELNI Gandeng Petani Lokal Dukung Pasok Pangan Maritim

Friday, 26 June 2026 - 15:32 WIB

PELNI Catat Kinerja Positif Tahun Buku 2025, Layani Lebih dari 5,1 Juta Penumpang

Thursday, 25 June 2026 - 11:58 WIB

Hari Pelaut Sedunia, PELNI Tegaskan Komitmen pada Keselamatan dan Kesejahteraan Pelaut

Monday, 22 June 2026 - 20:08 WIB

Antusiasme Tinggi, Penjualan Tiket Diskon Kapal PELNI Tembus 214 Ribu Penumpang

Berita Terbaru