Dukung Konservasi Lingkungan dan Pengurangan Emisi Karbon, SPJM Tanam 45.000 Bibit Mangrove

- Pewarta

Tuesday, 24 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) yang merupakan salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero), melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menggelar kick off penanaman mangrove atau pohon bakau di Desa Borimasunggu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa (23/9).

Penanaman mangrove ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia oleh Pelindo Grup dan merupakan rangkaian dari perayaan Hari Pelindo yang ke-3 serta peringatan Hari Maritim Nasional sebagai wujud kepedulian Pelindo Grup terhadap perlindungan lingkungan hidup melalui konservasi ekosistem mangrove yang sangat vital untuk mengatasi perubahan iklim.

“Selain mengurus bisnis, tentu penting bagi Perusahaan untuk peduli kepada lingkungan. Kepedulian ini kami salurkan lewat program-program TJSL. Seperti kita ketahui bersama dan saat ini kita rasakan efek perubahan iklim sudah sangat mengkhawatirkan. Perubahan cuasa ekstrim bahkan akhir-akhir ini suhu sangat terik,” kata SVP Sekretaris Perusahaan PT Pelindo Jasa Maritim, Tubagus Patrick.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa kota di Indonesia menempati posisi tertinggi untuk musim panas terpanjang tahun ini Makassar, Palembang, Bandar Lampung, Sumedang. Ini adalah dampak nyata perubahan iklim yang tentunya perlu menjadi perhatian kita semua,” tambahnya.

Lebih jauh dijelaskan, program penanaman mangrove ini juga merupakan realisasi komitmen bersama antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dengan  Kemenerian koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk program pemenuhan rehabilitasi Mangrove Nasional dalam rangka mendukung Net Zero Emission.

“Perlu diketahui bahwa mangrove merupakan bagian penting dari pelestarian ekosistem laut dan sangat bermanfaat diantaranya sebagai habitat ikan, udang, kepiting dan bahkan burung bangau tong-tong,” ujar Patrick.

Ditambahkan Patrick, mangrove juga dapat mencegah intruisi dan abrasi, menyerap dan menyimpan 5x lebih banyak karbon dibanding hutan tropis, menjaga kualitas air, dan juga dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata edukatif perlindungan alam.

“Harapan kami konsistensi program penanaman mangrove yang dilaksanakan oleh SPJM dan digalakkan oleh Pelindo Grup dengan bersinergi bersama lembaga terkait, dapat memberikan dampak positif untuk mendukung pengurangan emisi karbon untuk menjamin kelestarian dan keberlanjutan lingkungan hidup kita,” imbuh Patrick.

Dikatakan juga, pada penanaman serentak ini, Pelindo Grup menanam sebanyak sekitar 300.000 bibit mangrove di lokasi seluas 295 Hektar. Untuk realisasi penanaman mangrove tahun 2024 ini, SPJM sendiri telah menanam mangrove pada lahan dengan luas sekitar 5 hektar dan pohon mangrove sebanyak 45.000 bibit.

“Setelah penanaman ini, SPJM juga melakukan monitoring untuk memastikan bahwa bibit yang telah ditanam dapat tumbuh dengan baik, dimana dari kegiatan penanaman mangrove sebelumnya seluas 3 hektar, tingkat hidup mangrove yang telah ditanam cukup tinggi diatas 80%,” pungkas Patrick. (ire djafar)

Berita Terkait

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional
Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Saturday, 18 April 2026 - 03:51 WIB

ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 02:53 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali

Berita Terbaru