Maritim Indonesia – Peran pengguna jasa atau cargo owners kini semakin mendapat perhatian dalam upaya meningkatkan kinerja pelabuhan nasional. Hal ini mengemuka dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026 yang digelar Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI), sebagai bagian dari rangkaian Rakernas tahun ini.
Pada sesi pertama, ABUPI secara khusus mengangkat tema mengenai peran cargo owners dalam mendorong efektivitas rantai pasok dan layanan pelabuhan. Isu ini dinilai krusial, mengingat kebutuhan dunia usaha terus berkembang dan menuntut layanan yang semakin efisien dan terintegrasi.
Diskusi menghadirkan berbagai pemangku kepentingan dari lintas sektor, mulai dari regulator hingga perwakilan asosiasi industri seperti GAPKI, APBI, INAPLAS, APNI, dan HKI. Forum ini dipandu oleh moderator Okke Permadhi dan menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan perspektif dari sisi pengguna jasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam diskusi tersebut, mengemuka pandangan bahwa pengembangan layanan pelabuhan ke depan tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan cargo owners. Mulai dari aspek konektivitas, efisiensi biaya, hingga keandalan operasional, semuanya harus diselaraskan dengan kebutuhan riil di lapangan.
Ketua Umum ABUPI, Liana Trisnawati, menegaskan bahwa pelabuhan harus mampu mengikuti dinamika industri yang dilayaninya.
“Pelabuhan tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada keselarasan dengan kebutuhan pengguna jasa. Di sinilah pentingnya sinergi antara regulator, operator, dan pelaku usaha agar layanan yang dihasilkan benar-benar efisien dan kompetitif,” ujarnya.
Lebih lanjut, forum ini juga menyoroti pentingnya penyelarasan kebijakan serta penguatan konektivitas dari hulu ke hilir sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing logistik nasional.
ABUPI berharap, melalui diskusi ini, akan lahir langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kualitas layanan Badan Usaha Pelabuhan (BUP), sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul utama dalam sistem distribusi nasional.
Dengan pendekatan yang lebih berbasis kebutuhan pengguna, pelabuhan nasional diharapkan mampu menjadi lebih adaptif, efisien, dan siap bersaing di tingkat global. (ire djafar)







