Perkuat Keunggulan Kompetitif di Pasar Global, Pelindo Regional 4 Tingkatkan Kompetensi SDM

- Pewarta

Thursday, 30 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Prioritaskan pendekatan customer-centric serta untuk memperkuat keunggulan kompetitif Pelindo di pasar global, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menggelar Diklat Penerapan Aplikasi P-KPI, P-RKM dan Perhitungan Biaya Pokok Produksi Tarif Pelayanan Jasa Barang di Lingkungan Kerja.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transformasi digital di lingkungan Pelindo.

“Dengan penerapan aplikasi P-KPI dan P-RKM, serta kemampuan dalam menghitung biaya pokok produksi secara efektif, kami berharap dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan dalam memberikan layanan kepada pelanggan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adi Novi Wahyudi, Division Head Komersial Pelindo Regional 4 mengutarakan bahwa diklat “Sosialisasi P-KPI, P-RKM 2.0, dan Pelatihan Perhitungan Biaya Pokok Produksi Pelayanan Jasa Barang dan Jasa Terkait Kepelabuhanan” yang dilaksanakan selama 2 hari (30 dan 31 Januari 2025) ini merupakan salah satu komitmen Perseroan untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam mendukung visi perusahaan sebagai pemimpin ekosistem maritim yang terintegrasi dan berkelas dunia.

“Di mana dalam pelatihan ini, kami berharap agar seluruh peserta dapat memahami peran strategis mereka dalam mendorong transformasi perusahaan, khususnya melalui peningkatan efisiensi operasional, penguatan sinergi internal, dan implementasi prinsip keberlanjutan atau sustainability,” terang Adi.

Selain meningkatkan kompetensi karyawan, pelatihan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas layanan pelabuhan.

Menurut Adi, pelatihan ini juga dirancang untuk mencapai beberapa tujuan utama, yaitu memberikan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan Key Performance Indicator (P-KPI) dan Rencana Kerja Manajemen (P-RKM), sehingga peserta mampu merumuskan strategi yang selaras dengan target korporasi.

Kemudian, salah satu fokus utama pelatihan ini adalah memberikan pemahaman yang komprehensif kepada peserta tentang penghitungan biaya pokok produksi. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pengelolaan tarif jasa kepelabuhanan dilakukan secara akurat, transparan, dan berbasis data. Dengan demikian, hal ini mendukung terciptanya efisiensi biaya dan pelayanan yang lebih kompetitif di setiap segmen operasional.

Tujuan selanjutnya adalah, melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat menerapkan metode penghitungan biaya pokok produksi yang lebih efisien dan akurat, guna meningkatkan produktivitas dan mendukung pencapaian target pendapatan perusahaan di tahun 2025.

Pelatihan yang digelar di Ruang Rapat Lantai 7 Kantor Pelindo Regional 4 di Makassar ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai unit organisasi di Pelindo, yakni 5 orang dari Regional 4, sebanyak 14 orang dari cabang Regional, dan 6 orang dari Subholding.

Kegiatan ini juga menghadirkan pemateri yakni Senior Officer Manajemen Kinerja Neny Ratih Windiati dan Senior Officer Manajemen Kinerja Desyana Irmasari dari Group Head Strategi Korporasi dan Inovasi Pelindo dengan materi yang dibawakan “Penerapan P-KPI dan P-RKM 2.0”. Serta Manager Evaluasi & Pengelolaan Tarif Erfin Wijayanto dari Group Head Manajemen Pelanggan Pelindo yang membawakan materi “Perhitungan Tarif Jasa Barang dan Jasa Terkait”.

Pelindo sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi penggerak sektor logistik nasional terus berkomitmen untuk mengembangkan kapasitas SDM serta mengintegrasikan teknologi dalam setiap aspek operasionalnya, guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui layanan pelabuhan yang lebih baik. (al jinan)

idj / idj

Berita Terkait

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan
Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri
IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat
Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja
Pemprov Papua dan KUPP Korido Perkuat Konektivitas 3TP di Utara Papua
Pelindo Regional 2 Raih Digital Innovation Award 2026 untuk Inovasi Layanan Publik
Forum Kehumasan Pelindo Regional 4, Perkuat Kompetensi Komunikasi dan Keterbukaan Informasi

Berita Terkait

Saturday, 23 May 2026 - 14:07 WIB

Kunjungan Mahasiswa UI ke IPC TPK, Sinkronisasi Teori Akademik dan Realita Industri Pelabuhan

Saturday, 23 May 2026 - 13:56 WIB

Peserta Uji Ahli K3 Umum Ungkap Pentingnya Kompetensi K3 di Dunia Industri

Saturday, 23 May 2026 - 13:47 WIB

IPC Terminal Petikemas Dorong Inklusi Ekonomi Perempuan Penyandang Disabilitas Melalui Program TJSL di Kalimantan Barat

Saturday, 23 May 2026 - 12:32 WIB

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang

Saturday, 23 May 2026 - 12:25 WIB

Kemnaker Uji 2.100 Calon Ahli K3 Umum Batch 2 untuk Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Berita Terbaru