Perkuat Koordinasi dan Pengawasan, KSOP Kelas II Cirebon Gelar Rakor Angkutan Laut Lebaran 2025

- Pewarta

Thursday, 20 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kantor KSOP Kelas II Cirebon melakukan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025, Rabu (19/3). Rakor ini bertujuan untuk semakin memperkuat koordinasi antar petugas, instansi terkait, penyedia jasa dan asosiasi yang terlibat langsung dalam Penyelenggaraan Angkutan Laut di wilayah Cirebon.

Kepala KSOP Kelas II Cirebon, Ferry Anggoro Hendianto, S.Si.T., M.M.Tr. Mengatakan KSOP Kelas II Cirebon membentuk posko untuk memantau pergerakan kapal, adapun posko tersebut berlangsung dari tanggal 21 Maret hingga 11 April 2025.

“Posko tersebut kita gunakan untuk memantau situasi di lapangan sekaligus menjamin kelancaran dan keamanan di Pelabuhan Cirebon,” ucap Ferry.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ferry juga mengatakan Posko tersebut untuk meningkatkan pengawasan terhadap keselamatan dan keamanan pelayaran serta berkoordinasi dengan instansi dan stakeholder terkait, termasuk dengan BMKG setempat untuk menyebarluaskan prakiraan cuaca dari BMKG kepada masyarakat maritim untuk mewaspadai terjadinya cuaca buruk.

“Untuk itu, diharapkan seluruh stakeholder terkait dan para Nahkoda agar selalu memantau prakiraan cuaca yang didapat dari BMKG. petugas juga wajib memantau cuaca karena keselamatan pelayaran merupakan faktor yang harus diutamakan,” ucap Ferry.

Selain itu, lanjutnya, Maritime Coordination Center (MCC) yang dimiliki KSOP Kelas II Cirebon akan berfungsi sebagai Posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025, adapun dalam MCC tersebut terdapat beberapa titik pemantauan CCTV diwilayah pelabuhan Cirebon, prakiraan cuaca, pergerakan kapal dan nomor-nomor penting untuk wilayah Cirebon.

“Kami juga sudah memiliki MCC di Kantor KSOP Kelas II Cirebon yang juga akan berfungsi sebagai posko Angkutan Laut Lebaran Tahun 2025, tentunya dengan adanya MCC ini sangat membantu petugas yang ada sehingga koordinasi antar stakeholder dapat berjalan dengan baik dan mudah,” tambah Ferry.

Menurutnya, walaupun di Pelabuhan Cirebon tidak melayani penumpang namun tetap harus fokus selama periode Angkutan Laut Lebaran ini agar keberlangsungan arus barang dapat berjalan lancar.

“Untuk memastikan keselamatan, kemanan, ketertiban serta kelancaran arus pada masa Angkutan Laut Lebaran ini pemerintah telah mengatur pembatasan operasional angkutan barang yang tertuang dalam SKB tiga lembaga yaitu Kementerian Perhubungan, Polri dan Kementerian PU,” pungkas Ferry. (fa)

idj / idj

 

Berita Terkait

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
KPK Supervisi Tata Kelola BBM PELNI, Perkuat Transparansi dan Pencegahan Korupsi
Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional yang Positif pada Semester I 2026
Hari Anak Nasional, PELNI Hadirkan Edukasi Maritim Melalui Lomba Menggambar dan Mewarnai
Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal
Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan
Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional

Berita Terkait

Saturday, 25 July 2026 - 20:12 WIB

12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi dengan Selamat

Saturday, 25 July 2026 - 17:37 WIB

KPK Supervisi Tata Kelola BBM PELNI, Perkuat Transparansi dan Pencegahan Korupsi

Saturday, 25 July 2026 - 13:22 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Catat Tren Pertumbuhan Operasional yang Positif pada Semester I 2026

Saturday, 25 July 2026 - 13:14 WIB

Hari Anak Nasional, PELNI Hadirkan Edukasi Maritim Melalui Lomba Menggambar dan Mewarnai

Thursday, 23 July 2026 - 15:29 WIB

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal

Berita Terbaru