Acara Bilateral Maritim Forum, Bahas Upaya Tingkatkan Kerja Sama Dalam Bidang Maritim antara Indonesia – Belanda

- Pewarta

Friday, 20 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Bertempat di Museum Maritim Indonesia diselenggarakan acara Bilateral Maritim Forum. Acara ini dihadiri oleh beberapa pejabat negara Belanda diantaranya Director General for Aviation & Maritime Affairs, Ministry of Infrastructure and Water Management of the Netherland Brigit Gijbers, Dutch Ambassador for Indonesia Lambert Grijns, Direksi Pelindo yang diwakilkan oleh Direktur SDM dan Umum, Ihsanudin Usman. Pertemuan ini dibuka oleh Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi Jodi Mahardi.

Dalam rangka meningkatkan kerja sama dalam bidang maritim antara Indonesia – Belanda, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) melaksanakan 5th Bilateral Maritime Forum (BMF) RI-Belanda. Dengan membahas 3 (tiga) isu yakni Sustainable Port Development and Renewable Maritime Energy, Sustainable Shipbuilding dan Maritime Education.

Deputi Jodi Mahardi memaparkan untuk Sustainable Port Development dan Renewable Maritime Energy (Pengembangan pelabuhan berkelanjutan dan energi maritim terbarukan), pemerintah Indonesia sangat tertarik untuk memajukan infrastruktur dan teknologi sumber energi terbarukan seperti tenaga pasang surut dan angin, serta energi hidrogen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk pengembangan pelabuhan, tujuan kami mencakup transportasi kelas dunia, peningkatan ekosistem logistik, dan peningkatan rantai pasokan, sekaligus menjaga lingkungan, sehingga pembangunan infrastruktur dan teknologi berjalan beriringan,” ujar Jodi Mahardi, dalam keterangan tertulis, Jumat (20/10).

Kemitraan ini juga menghadirkan peluang investasi yang bermanfaat bagi kedua negara. Untuk Indonesia sendiri, peningkatan pembangunan kapal dapat mendorong pertumbuhan di wilayah Indonesia yang saat ini kurang terlayani dalam infrastruktur maritim.

Beberapa usaha telah dilakukan Indonesia dalam hal pendidikan maritim seperti diantaranya melalui program kolaboratif, pertukaran pelajar, beasiswa, dan magang. Penerapan visi bersama memerlukan indikator dan jadwal yang terukur, yang memastikan peningkatan kualitas perdagangan, teknologi, dan sumber daya manusia. (ire djafar)

 

 

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Tunjukan Sinergi untuk Galang Bantuan Bencana NTT
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Berita Terbaru