ASDP Matangkan Strategi Mudik Lancar dan Selamat Lintas Tiga Pulau

- Pewarta

Thursday, 29 January 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Mudik selalu menjadi perjalanan penuh harapan: kembali ke kampung halaman, bertemu keluarga, dan menuntaskan rindu. Menjelang Angkutan Lebaran 2026, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan setiap perjalanan itu berlangsung lebih aman, tertib, dan lancar, khususnya di lintasan strategis Sumatera–Jawa–Bali yang menjadi urat nadi pergerakan nasional.

Persiapan tidak dilakukan secara dadakan. Sejak berakhirnya periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026, ASDP telah memulai langkah kesiapan berkelanjutan.

Wakil Direktur Utama ASDP, Yossianis Marciano, menegaskan bahwa penguatan layanan dilakukan menyeluruh—mulai dari kesiapan armada, optimalisasi fasilitas, hingga kolaborasi erat dengan regulator dan para pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di lintasan Merak–Bakauheni, ASDP menyiapkan 75 kapal yang beroperasi sesuai pengaturan jadwal regulator. Bersama stakeholder dan mitra, penguatan layanan dilakukan melalui penambahan Dermaga Ekspres Pelabuhan Merak menjadi dua dermaga, peningkatan kapasitas dermaga di Pelabuhan Ciwandan, serta penyiapan pelabuhan contingency seperti Krakatau Bandar Samudera (KBS) Cilegon, dan Pelabuhan Panjang-Bandar Lampung. Langkah antisipatif ini dirancang untuk menjaga kelancaran operasional saat puncak arus kendaraan dan penumpang.

Sementara di lintasan Ketapang–Gilimanuk, 56 kapal disiagakan. Kapasitas layanan turut diperkuat dengan penambahan kapal berkapasitas besar (GRT besar) dari lima menjadi tujuh unit. Strategi ini meningkatkan daya angkut sekaligus mempercepat rotasi kapal, sehingga waktu tunggu dapat ditekan selama periode tersibuk Angkutan Lebaran.

Perkuat Koordinasi dan Kolaborasi

Dari sisi manajemen arus, ASDP mengoptimalkan pola operasional Tiba–Bongkar–Berangkat pada kondisi padat, didukung pemantauan real time melalui Port Operational Control Center. Evaluasi buffer zone juga menjadi fokus penting. Berbekal pengalaman tahun sebelumnya, ASDP memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan Kepolisian dan Badan Usaha Jalan Tol agar buffer zone berfungsi efektif sebagai area penyangga dan pengendali kepadatan, baik saat pelabuhan lengang maupun ketika lonjakan terjadi.

Transformasi digital tetap menjadi tulang punggung pengelolaan arus. Sistem tiket daring Ferizy dioptimalkan di seluruh lintasan, termasuk dukungan kenyamanan tambahan melalui Ferizy Lounge. Tiket penyeberangan dapat dipesan mulai H-60 sebelum keberangkatan, sehingga masyarakat diimbau merencanakan perjalanan sejak dini dan datang sesuai jadwal pada tiket.

Masyarakat juga diimbau untuk terus memantau informasi potensi cuaca ekstrem menjelang periode Angkutan Lebaran, seiring masih aktifnya Monsun Asia sebagaimana diprakirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang berpotensi meningkatkan curah hujan dan dinamika perairan. ASDP terus memastikan fleksibilitas tiket layanan melalui kebijakan refund dan reschedule, sehingga pengguna jasa dapat menyesuaikan rencana perjalanan apabila terjadi penyesuaian operasional guna menjaga keselamatan penyeberangan.

ASDP menegaskan pentingnya membeli tiket hanya melalui kanal resmi untuk menghindari praktik percaloan dan potensi kerugian. Berbasis data, ASDP memproyeksikan pergerakan penumpang Angkutan Lebaran 2026 mencapai sekitar 5,8 juta orang atau naik 9,4 persen, dengan kendaraan sekitar 1,4 juta unit atau meningkat 9,3 persen. Proyeksi ini menjadi dasar penyusunan kapasitas dan pengaturan operasional secara menyeluruh.

Dengan strategi terukur, kolaborasi lintas sektor, dan disiplin bersama, ASDP optimistis Angkutan Lebaran 2026 dapat berjalan lebih tertib, aman, dan berkesan—mengantarkan setiap pemudik kembali ke rumah dengan tenang. (jagad)

 

— idj / idj —

 

Berita Terkait

Layanan SPB Kapal Penyeberangan Masuk Inaportnet, Kemenhub Gelar Sosialisasi
Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat
Dukung Aksi Kemanusiaan dan Budaya K3, TPK Koja Kembali Gelar Donor Darah
Jelang Lebaran 2026, Ditjen Hubla Laksanakan Uji Petik dan Pemeriksaan Kesiapan Kapal Angkutan Penumpang
Aksi Nyata APINDO dan CCEP, Salurkan Beasiswa bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh
SP NPCT1 Pererat Kolaborasi dengan Mitra Pelayaran Lewat Fun Match Mini Soccer
Asesmen Pekerja Jadi Strategi MTI Siapkan SDM Kompeten dan Berdaya Saing
PT MTI Perkuat Pengembangan Talenta Muda Lewat Program Magang Kemenaker Batch 3

Berita Terkait

Monday, 2 February 2026 - 10:00 WIB

Layanan SPB Kapal Penyeberangan Masuk Inaportnet, Kemenhub Gelar Sosialisasi

Monday, 2 February 2026 - 09:50 WIB

Tingkatkan Layanan Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Gelar Pelatihan Standardisasi dan Digitalisasi Layanan Tambat

Monday, 2 February 2026 - 09:38 WIB

Dukung Aksi Kemanusiaan dan Budaya K3, TPK Koja Kembali Gelar Donor Darah

Saturday, 31 January 2026 - 11:31 WIB

Jelang Lebaran 2026, Ditjen Hubla Laksanakan Uji Petik dan Pemeriksaan Kesiapan Kapal Angkutan Penumpang

Friday, 30 January 2026 - 15:04 WIB

Aksi Nyata APINDO dan CCEP, Salurkan Beasiswa bagi Mahasiswa Terdampak Bencana di Sumatera dan Aceh

Berita Terbaru