Disambut Antusias, Lebih 20 Ribu Warga Kunjungi Mini Museum JALITA

- Pewarta

Monday, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arigatou, JALITA!' Last Run KRL Tokyu Seri 8500

Arigatou, JALITA!' Last Run KRL Tokyu Seri 8500

Maritim Indonesia – KAI Commuter sukses menggelar rangkaian acara penghormatan purna tugas bagi salah satu armada KRL legendaris, KRL Tokyu Seri 8500 atau yang akrab disapa “JALITA” (Jalan-jalan Lintas Jakarta). Acara “Last Run” yang bersejarah ini mencapai puncaknya hari ini, Minggu 16 November 2025.

Sebelumnya pengoperasian terakhir KRL Seri 7000 dan KRL Seri JR203 juga telah digelar pada Selasa 11 November 2025 kemarin. Sebagai bagian dari rangkaian perpisahan, KAI Commuter juga membuka Mini Museum JALITA yang telah menjadi magnet luar biasa bagi masyarakat dan railfans.

Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto menyampaikan bahwa Museum temporer yang beroperasi sejak 10 November hingga 16 November 2025 ini berhasil menarik perhatian publik yang ingin bernostalgia. Sekaligus mengabadikan momen terakhir bersama KRL yang telah beroperasi selama hampir dua dekade di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hingga penutupan operasional pada pukul 15.00 WIB hari ini, museum ini telah dikunjungi oleh total 20.426 pengunjung,” jelas Asdo.

Mini Museum JALITA, yang menampilkan sejarah dan kontribusi KRL dari seri-seri tersebut dalam mendukung modernisasi transportasi publik Jabodetabek, mencatatkan antusiasme yang luar biasa.

Lebih lanjut Asdo menambahkan bahwa angka fantastis ini menunjukkan betapa besarnya ikatan emosional masyarakat terhadap KRL Seri 8500, KRL Seri 7000 dan KRL Seri 203 yang dikenal dengan livery JALITA yang ikonik dan bodi stainless steel-nya yang khas.

“Kami sangat terharu dan berterima kasih atas sambutan luar biasa dari masyarakat. Mereka menjadi saksi bahwa KRL bukan hanya sekadar sarana transportasi, tetapi juga bagian dari sejarah dan memori kolektif warga Jabodetabek,” Asdo menambahkan.

Di kesempatan yang sama, VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan bahwa Mini Museum JALITA ini terselenggara berkat kerja sama dengan _Indonesian Railway Preservation Society_ (IRPS), yaitu komunitas pecinta kereta api yang memusatkan perhatian dan kegiatannya pada penyelamatan dan pelestarian aset perkeretaapian Indonesia yang bernilai sejarah.

“Last Run ini juga menjadi simbol penghargaan tertinggi atas kontribusi KRL Seri 8500, Seri 7000, dan Seri 203 dalam membentuk layanan komuter yang dikenal saat ini,” ujar Karina.

Purna tugasnya KRL seri-seri ini membuka jalan bagi regenerasi armada yang lebih modern dan sesuai dengan perkembangan kebutuhan transportasi perkotaan. “KAI Commuter berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan menjamin keselamatan serta kenyamanan penumpang di masa depan,” tutupnya. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa
Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan Eazi dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan
Industri Maritim Dituntut Adaptif, SDM dan Digitalisasi Jadi Penentu
Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan
Pelindo dan Asosiasi Pelabuhan Perkuat Sinergi Layanan Logistik
Pelindo dan Tiran Nusantara Group Jajaki Peluang Kerja Sama
Kinerja Kuartal I 2026 Tumbuh 4,5%, Terminal Teluk Lamong Perkuat Peran di Logistik Nasional

Berita Terkait

Friday, 17 April 2026 - 14:26 WIB

Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional

Friday, 17 April 2026 - 13:56 WIB

Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Friday, 17 April 2026 - 13:09 WIB

Kolaborasi Terminal Teluk Lamong dengan KSOP Utama Tanjung Perak, Hadirkan Eazi dalam Transformasi Layanan Operasional Pelabuhan

Friday, 17 April 2026 - 06:39 WIB

Industri Maritim Dituntut Adaptif, SDM dan Digitalisasi Jadi Penentu

Thursday, 16 April 2026 - 03:49 WIB

Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Layanan Pemanduan dan Penundaan di Pelabuhan

Berita Terbaru