
Maritim Indonesia – Indonesia kembali mendapat kepercayaan menjadi bagian penting dalam percaturan maritim dunia. Indonesian Maritime Pilots’ Association (INAMPA) akan menjadi tuan rumah Kongres International Maritime Pilots’ Association (IMPA) ke-27 yang akan berlangsung di The Apurva Kempinski Bali Hotel and Resort, Bali, pada 23–28 Agustus 2026.
Kongres internasional yang mempertemukan para perwira pandu, organisasi kemaritiman, pelaku industri, regulator, serta pemangku kepentingan maritim dari berbagai negara ini diperkirakan dihadiri sekitar 500 peserta, terdiri atas peserta kongres, pendamping, peninjau, exhibitor, sponsor, undangan VIP, hingga para eksekutif sektor kemaritiman.
Kongres akan dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Dr. H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A., bersama Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO) Arsenio Antonio Dominguez Velasco, Gubernur Bali I Wayan Koster, Presiden INAMPA Pasoroan Herman Harianja, serta Presiden IMPA Capt. Simon Pelletier.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pejabat dan tokoh penting sektor transportasi dan kemaritiman Indonesia juga dijadwalkan hadir. Di antaranya Menteri Perhubungan RI, Wakil Menteri Perhubungan RI, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Kepala Badan Kebijakan Transportasi, Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Direktur Kepelabuhanan, Direktur Kenavigasian, serta sejumlah pejabat lainnya di lingkungan Kementerian Perhubungan.
Kehadiran pemangku kepentingan nasional juga diperkuat dengan undangan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Kepala Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) RI, Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), jajaran Direksi Pelindo, serta pimpinan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) dan perusahaan yang bergerak dalam jasa pemanduan dan penundaan kapal, baik BUMN, BUMD maupun badan usaha swasta.
Tidak hanya itu, para Perwira Pandu Maritim anggota INAMPA dari berbagai wilayah Indonesia, pengurus DPP dan DPW INAMPA, serta keluarga dan pendamping peserta juga akan turut meramaikan rangkaian kegiatan kongres.
Dari tingkat internasional, kongres akan diikuti peninjau dan utusan dari berbagai organisasi maritim dunia, antara lain IMO, IALA, serta organisasi internasional lainnya.
Bahas Masa Depan Pemanduan dan Industri Maritim
Presiden INAMPA Pasoroan Herman Harianja mengatakan, Kongres IMPA ke-27 menjadi momentum penting untuk memperkenalkan perkembangan dan potensi sektor kemaritiman Indonesia kepada dunia internasional.
Menurut Herman, forum ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan para maritime pilots dari berbagai negara, tetapi juga ruang untuk bertukar pengetahuan, pengalaman, teknologi, hingga membangun jejaring dan peluang kerja sama di bidang kemaritiman.
“Pelaksanaan Kongres IMPA ke-27 di Bali merupakan upaya keras Pengurus DPP dan DPW INAMPA untuk terus mendorong kemajuan sektor kemaritiman Indonesia, khususnya dalam aspek keselamatan, keamanan, perlindungan lingkungan, dan keberlanjutan maritim,” ujar Herman dalam keterangannya, Sabtu (15/8).
Dikatakan juga, sejumlah isu strategis akan menjadi bahasan utama dalam kongres. Topik tersebut antara lain best practice pemanduan dan penundaan kapal, teknologi maritim, bisnis maritim, inovasi layanan, artificial intelligence (AI), sumber daya manusia maritime pilots, tren dan tantangan bisnis, adaptasi teknologi dan budaya kerja baru, kesehatan maritime pilots, serta berbagai isu lain yang berkaitan dengan profesi dan masa depan pemanduan kapal.
Pembicara yang hadir juga berasal dari berbagai negara. Tercatat sekitar 35 pembicara internasional dari lima benua dan 16 negara akan berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam forum tersebut.
Dorong Diplomasi Maritim Indonesia
Lebih jauh, Herman menilai penyelenggaraan Kongres IMPA di Bali memiliki arti strategis bagi Indonesia. Selain menjadi forum profesional bagi para maritime pilots, kegiatan ini dapat menjadi sarana Marketing Public Relations sekaligus diplomasi maritim Indonesia kepada masyarakat internasional.
“Melalui forum ini, Indonesia memiliki kesempatan untuk memperkenalkan perkembangan industri maritim nasional, potensi bisnis, peluang investasi, serta berbagai kemungkinan kerja sama dengan stakeholders kemaritiman dari berbagai negara,” ungkap Herman.
“Manfaat kongres juga diharapkan tidak berhenti pada sektor maritim. Dari sisi ekonomi, kegiatan internasional ini berpotensi meningkatkan aktivitas usaha, investasi, pendapatan daerah maupun nasional, serta memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Bali,” tambahnya.
Dari sisi sumber daya manusia, lanjut Herman, kongres menjadi ruang bagi para peserta untuk mengembangkan kompetensi, memperluas wawasan, membangun jejaring profesional, sekaligus mengikuti perkembangan teknologi dan praktik terbaik di dunia pemanduan kapal.
Sementara bagi organisasi dan institusi, forum internasional tersebut dapat mendorong peningkatan profesionalisme, kapasitas, kredibilitas, visibilitas, serta membuka ruang pengembangan kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan industri maritim global.
Pameran Kemaritiman hingga Program Budaya Bali
Tidak hanya menghadirkan agenda konferensi, rangkaian Kongres IMPA ke-27 juga akan diisi dengan berbagai kegiatan pendukung. Mulai dari welcome cocktail/dinner, official opening, pameran kemaritiman, ladies/accompanying program, gala dinner, hingga kunjungan ke sejumlah destinasi menarik di Bali.
Peserta juga akan mengikuti program sosial dan budaya dengan mengunjungi sejumlah destinasi spektakuler di Pulau Dewata.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkenalkan Bali dan Indonesia secara lebih luas kepada para peserta internasional, sekaligus memperkuat interaksi dan jejaring di luar forum resmi kongres.
INAMPA, yang berdiri pada 11 Maret 2023, melihat penyelenggaraan Kongres IMPA ke-27 sebagai salah satu momentum penting dalam perjalanan organisasi sekaligus kesempatan untuk membawa profesi maritime pilots Indonesia semakin dikenal di tingkat global.
Herman berharap penyelenggaraan kongres tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi penguatan sektor kemaritiman nasional.
“Kami berharap Kongres IMPA ke-27 di Bali dapat membawa sektor kemaritiman Indonesia semakin go international dan memberikan nilai tambah bagi bangsa, negara, serta masyarakat Indonesia,” kata Herman.
“Dengan mempertemukan para maritime pilots, regulator, organisasi internasional, pelaku usaha, akademisi, serta pemangku kepentingan maritim dari berbagai negara, Kongres IMPA ke-27 di Bali diharapkan tidak sekadar menjadi agenda organisasi internasional, tetapi juga menjadi momentum memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem maritim global,” pungkasnya. (ire djafar)







