Industri Maritim dan Logistik di Indonesia : Potensi Terpendam yang Menjanjikan

- Pewarta

Sunday, 29 October 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki potensi besar di sektor maritim dan logistik. Di mana sebagian besar perdagangan global, mencakup komoditas seperti hasil pertanian, makanan, elektronik, dan kendaraan, mengandalkan perairan sebagai jalur utama pengiriman barang.

 

Dalam pandangan ini, sektor ini seharusnya menjadi ladang pekerjaan yang melimpah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun kenyataannya berbeda.

 

Head of People Operation dari Profesea, Ema Krisnaningtias, mengatakan, menurut data Maritime Fairtrade, sekitar 12 juta pekerja profesional maritim dan 1,2 juta pelaut di Indonesia diharapkan dapat berkontribusi hingga 12.5% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di masa depan.

 

“Namun kondisi di lapangan kondisinya berbeda jauh. Rekrutmen di industri maritim dan logistik masih penuh dengan kendala yang menghambat potensi pertumbuhan. Salah satu masalah utama adalah kesulitan dalam mencari informasi terkait lowongan pekerjaan dan persyaratan yang dibutuhkan. Banyak pencari kerja yang mengeluh tentang keterbatasan informasi mengenai peluang karier di sektor ini. Bahkan survei internal menunjukkan bahwa lebih dari 80% responden merasa kesulitan menemukan lowongan pekerjaan maritim yang sesuai melalui platform pencarian kerja yang umum digunakan,” ungkap Ema, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (29/10).

 

Tidak hanya itu, lanjut Head of Business Growth dari Profesea, Bianca Miraprilia, bahwa proses rekrutmen di sektor maritim dan logistik seringkali rumit dan memakan waktu lama.

 

“Kendala lainnya, adalah keterbatasan kandidat yang cocok dengan persyaratan pekerjaan yang spesifik di industri ini. Hal ini membuat banyak pencari kerja yang memiliki potensi tidak dapat meraih peluang karier yang seharusnya dapat mereka capai,” tambahnya.

“Selain itu, masalah ketergantungan terhadap broker dalam mencari pekerjaan maritim juga merupakan hambatan besar. Broker seringkali memanfaatkan para pencari kerja dan mengenakan biaya tinggi untuk layanan mereka,” ungkapnya.

 

Hal ini, lanjutnya, mengurangi potensi pendapatan yang diperoleh para pekerja sekaligus mempersulit proses rekrutmen. Kondisi ini menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh industri maritim dan logistik di Indonesia. Solusi diperlukan untuk menyederhanakan dan mempercepat proses rekrutmen.

 

“Profesea berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi dengan menyediakan platform rekrutmen yang transparan untuk pencari kerja dan perusahaan. Sehingga industri ini dapat tumbuh sesuai dengan potensinya,” pungkas Ema. (idj)

Berita Terkait

Kematian Ermanto Usman Jadi Perhatian, FSPPSN: Penyelidikan Harus Tuntas, Terbuka dan Profesional
Perkuat Tata Kelola Perusahaan Melalui Kepastian Hukum, PT Terminal Teluk Lamong Gandeng Kejari Tanjung Perak
Pelindo Pastikan Kesiapan Layanan Pelabuhan Makassar Jelang Mudik Lebaran 2026
Pelindo Dukung Penegakan Hukum, 3 Ton Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan dari Pelabuhan Tanjung Priok
Upaya Berlanjut, SPJM Pasang Fasilitas Safety Baru di Jembatan Mahakam Samarinda
Hormati Hari Raya Nyepi, ASDP Hentikan Sementara Penyeberangan di Lintas Utama Jawa-Bali-Lombok
Direksi Pelindo Tinjau Kegiatan Operasional di Terminal Teluk Lamong
Lewat Sertifikasi Kompetensi Digital, IPC TPK Konsisten Dorong Kemandirian Generasi Muda Pesisir

Berita Terkait

Thursday, 5 March 2026 - 15:32 WIB

Kematian Ermanto Usman Jadi Perhatian, FSPPSN: Penyelidikan Harus Tuntas, Terbuka dan Profesional

Thursday, 5 March 2026 - 15:00 WIB

Perkuat Tata Kelola Perusahaan Melalui Kepastian Hukum, PT Terminal Teluk Lamong Gandeng Kejari Tanjung Perak

Thursday, 5 March 2026 - 14:47 WIB

Pelindo Pastikan Kesiapan Layanan Pelabuhan Makassar Jelang Mudik Lebaran 2026

Thursday, 5 March 2026 - 09:13 WIB

Pelindo Dukung Penegakan Hukum, 3 Ton Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan dari Pelabuhan Tanjung Priok

Thursday, 5 March 2026 - 03:46 WIB

Upaya Berlanjut, SPJM Pasang Fasilitas Safety Baru di Jembatan Mahakam Samarinda

Berita Terbaru