Inovasi, Transformasi Digital dan Operasional, IPCC Siapkan Strategi Unggul untuk Tahun 2025

- Pewarta

Wednesday, 22 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Terminal Kendaraan menjadi salah satu komponen penting dari seluruh ekosistem kepelabuhanan yang menjadi core bisnis Pelindo, utamanya dalam memastikan arus ekspor dan impor komoditas otomotif, truk, bus, alat berat serta general parts untuk industri manufaktur berskala besar sehingga dapat berjalan dengan baik dan lancar. PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC) hadir dan memastikan para pengguna jasa mendapatkan pelayanan terbaik yang didukung dengan sistem operasi handal serta sesuai dengan SLA/SLG berstandar global.

IPCC dalam mengarungi tahun 2024 telah merencanakan berbagai transformasi di bidang operasional utamanya pada standarisasi dan sistemisasi pada wilayah kerja Branch Jakarta Terminal Internasional dimana tercatat berhasil menyelesaikan sebesar 91,7%, dari keseluruhan target dan dapat kita rasakan bersama pada kinerja Perseroan secara keseluruhan.

Direktur Operasi dan Teknik IPCC, Bagus Dwipoyono mengatakan, “Ketercapaian kinerja operasional melampaui dari target yang ditetapkan, diperoleh dari terpenuhinya transformasi pada 6 (enam) pilar utama yaitu: proses bisnis, infrastruktur dan fasilitas, suprastruktur dan peralatan, SDM dan organisasi, umum dan HSSE serta Teknologi.”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Khusus untuk bidang teknologi IPCC berkolaborasi dengan Anak Usaha Pelindo grup (ILCS) dalam pembuatan aplikasi layanan operasional terbaru yaitu PTOS-C dengan menghadirkan sistem layanan operasional berbasis cloud dan terintegrasi dengan seluruh aplikasi penunjang operasi lainnya serta mampu terkoneksi dengan aplikasi stakeholder (Bea Cukai) dan pengguna jasa (automaker dan logistik).

Bagus menambahkan bahwa dalam proses transformasi tersebut, Perusahaan telah melakukan berbagai improvement di berbagai aspek, mulai dari sisi infrastruktur dan fasilitas, pola operasi, HSSE hingga peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan tersertifikasi. Secara detail, Bagus merinci milestone transformasi di IPCC yang terdiri dari:
a. Pekerjaan perbaikan infrastruktur (perbaikan kade meter, marka, rambu dan safety net), perbaikan lapangan B, akses main road, lapangan O;
b. Penambahan CCTV di Dermaga serta Lapangan A dan E;
c. Penambahan Access Point di Gedung Parkir dan Gudang;
d. Peningkatan waktu dan fasilitas patrol HSE;
e. Shift & Safety Briefing secara rutin tiap pergantian shift kerja;
f. Penyediaan Handheld Terminal; dan,
g. Pelatihan Smart & Safety Driving dan Pembaruan SIO (Surat Izin Operasi) kepada tim operasional.

Lebih jauh disampaikan, dalam menjamin keamanan, kelancaran dan mitigasi risiko atas potensi accident di dalam wilayah kerja sesuai dengan ketentuan ISPS Code, IPCC telah melakukan peningkatan pada aspek HSSE utamanya safety seperti optimalisasi sterilisasi terminal dengan melakukan one gate access and single identity guna memastikan bahwa hanya individu yang berkepentingan dan terdata dalam sistem untuk memasuki area terminal.

Ditambahkan juga, Safety Patrol pada setiap shift kerja, patroli bersama dengan instansi penegak hukum sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas baik dari sisi darat dan sisi laut, Management Walkthrough secara rutin serta implementasi program Terminal Safety Management.

“Selanjutnya, Manajemen perlu menyempurnakan program dan capaian transformasi yang telah dilakukan sebagai bagian dari budaya continuos improvement untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa IPCC,” ungkap Bagus.

Adapun rencana tindak lanjut yang akan diimplementasikan IPCC pada tahun 2025 ini adalah:
a. Melakukan FGD (focus group discussion) dengan pemangku kepentingan (Bea & Cukai) secara berkala;
b. Development PTOS-C pada terminal internasional & SIT Integrasi dengan Car Maker;
c. Setup Handheld Terminal; dan,
d. Familiarisasi atas transformasi kepada pengguna jasa.

“Seluruh transformasi yang kami lakukan selama satu tahun penuh di tahun 2024 merupakan wujud komitmen Perseroan dalam memberikan layanan terbaik pagi para pengguna jasa serta memastikan apa yang telah para investor percayakan kepada kami melalui kepemilikan saham, akan memberikan nilai tambah yang pada akhirnya mendukung perekonomian nasional”, tutup Bagus. (ire djafar)

Berita Terkait

Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026
H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik
Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran
Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dirjen Hubla Imbau Masyarakat Bijak Atur Waktu Perjalanan
Lebih dari 651 Ribu Penumpang dan 169 Ribu Kendaraan Menuju Jawa, Arus Balik Bakauheni-Merak Lancar Terkendali
Kuota Sisa 7,5 Persen, PELNI Imbau Masyarakat Segera Manfaatkan Diskon Transportasi
Aktivitas PTP Nonpetikemas di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Normal dan Lancar di Masa Angkutan Lebaran

Berita Terkait

Sunday, 29 March 2026 - 15:58 WIB

Puncak Arus Balik Ketapang Menguat, ASDP Jaga Layanan Tetap Terkendali

Sunday, 29 March 2026 - 15:22 WIB

Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026

Sunday, 29 March 2026 - 15:04 WIB

H+7 Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

Saturday, 28 March 2026 - 15:33 WIB

Arus Balik di Pelabuhan Makassar Kondusif, Pergerakan Penumpang Capai 79 Ribu Hingga H+7 Lebaran

Saturday, 28 March 2026 - 15:16 WIB

Antisipasi Lonjakan Arus Balik, Dirjen Hubla Imbau Masyarakat Bijak Atur Waktu Perjalanan

Berita Terbaru