“Jangan Tinggalkan Kawan”, Pesan Ketum SMSI Warnai Pembukaan HPN 2026

- Pewarta

Friday, 6 February 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam acara welcome dinner HPN 2026, Ketua Umum SMSI Firdaus tekankan solidaritas 'Jangan Tinggalkan Kawan', jaga integritas, jaga kemandirian media dan tak hanya kejar kecepatan berita.

Dalam acara welcome dinner HPN 2026, Ketua Umum SMSI Firdaus tekankan solidaritas 'Jangan Tinggalkan Kawan', jaga integritas, jaga kemandirian media dan tak hanya kejar kecepatan berita.

Maritim Indonesia — Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti acara Welcome Dinner menyambut delegasi Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Provinsi Banten. Dalam momen tersebut, Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat, Drs. Firdaus, M.Si., menyampaikan pesan-pesan visioner dan filosofis di hadapan pengurus SMSI dari seluruh penjuru Nusantara, Kamis (5/2).

Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Serang. Kehadiran unsur pimpinan daerah, mulai dari Pemerintah Kabupaten Serang, jajaran TNI, Polri, hingga Kejaksaan, menunjukkan komitmen kuat dan dukungan penuh pemerintah daerah dalam menyukseskan perhelatan akbar insan pers nasional tersebut.

Di hadapan ratusan pemilik media siber, Firdaus menekankan bahwa HPN 2026 di Banten harus menjadi momentum transformasi total bagi anggota SMSI. Ia mengingatkan bahwa di era digital yang bergerak sangat cepat, media harus terkoneksi secara kuat dengan jaringan sosial dan sistem media monitoring.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Media tidak boleh lagi hanya mengandalkan pola lama. Kita harus terkoneksi ke seluruh jaringan sosial agar tetap terbaca oleh publik dan instansi. Transformasi digital bukan pilihan, tapi keharusan jika ingin tetap relevan,” tegas Firdaus.

Salah satu poin yang paling menyita perhatian adalah pesan moral mengenai solidaritas organisasi. Dengan slogan khas “Jangan Tinggalkan Kawan”, Firdaus mengajak seluruh anggota untuk menjaga integritas di tengah perbedaan pilihan politik atau ideologi.

“Meskipun kita berbeda pilihan, integritas dan kawan seperjuangan tidak boleh dikorbankan. Jangan ada yang saling ‘menggunting’ atau mendahului rekan sendiri. Kita harus terus bergandengan tangan untuk menjaga marwah organisasi,” tambahnya.

Terkait keberlanjutan bisnis media, tokoh pers asal Banten ini mendorong kemandirian organisasi. Menurutnya, SMSI harus berkomitmen untuk tidak bergantung sepenuhnya pada pemerintah, melainkan bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi bangsa yang mandiri dan mampu menopang potensi negara.

Firdaus juga memberikan catatan kritis mengenai kualitas karya jurnalistik saat ini. Ia mengingatkan para jurnalis di bawah naungan SMSI untuk tidak terjebak dalam perlombaan kecepatan yang justru mengabaikan akurasi.

“Lebih baik kita menahan diri sebentar untuk menghasilkan tulisan yang benar, daripada menulis cepat namun keliru. Materi adalah dampak dari pengabdian yang tulus. Menjadi jurnalis harus didasari niat membela yang lemah dan membangun bangsa,” tuturnya secara filosofis.

Acara yang dipandu oleh tuan rumah SMSI Provinsi Banten ini berjalan khidmat dan menjadi ajang konsolidasi internal yang kuat menjelang puncak peringatan HPN 2026. Ketegasan visi yang disampaikan Ketum SMSI ini diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh pengurus di tingkat provinsi masing-masing dalam menjaga barisan dan etika berorganisasi. (ire djafar)

Berita Terkait

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
TPK Koja Pastikan Kelancaran Operasional dan Pelayanan Terminal Tetap Terjaga
Gelombang Kedua, Kapal PELNI Angkut Ratusan Ton Barang Bantuan ke NTT
Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Berita Terkait

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Thursday, 3 September 2026 - 04:55 WIB

Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere

Monday, 31 August 2026 - 20:41 WIB

Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Monday, 31 August 2026 - 20:22 WIB

Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Berita Terbaru