Kelancaran Terjaga, Command Center Tanjung Priok Resmi Berakhir

- Pewarta

Tuesday, 21 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran arus logistik nasional melalui penguatan pengendalian operasional pasca Idulfitri 2026 di Pelabuhan Tanjung Priok.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan Penutupan Command Center Pengendalian Kelancaran Arus Logistik Pasca Idulfitri Tahun 2026 yang diselenggarakan di Museum Maritim Indonesia, Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (20/4).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, S.T., M.T.; Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, jajaran Dirlantas Polda Metro Jaya, Walikota Jakarta Utara, Direksi dan manajemen Pelindo, serta stakeholder dan asosiasi kepelabuhanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, menegaskan bahwa keberhasilan pengendalian arus logistik di Tanjung Priok dapat menjadi model nasional.

“Pengaturan arus logistik di Pelabuhan Tanjung Priok menunjukkan bahwa dengan strategi yang tepat—melalui gatepass adaptif, monitoring real-time, dan sinergi lintas stakeholder—kita mampu mengendalikan kepadatan secara signifikan. Ke depan, pendekatan ini akan kami dorong menjadi standar operasional di pelabuhan lain di Indonesia,” kata Masyhud.

Kepala KSOP Utama Tanjung Priok, Capt. Heru Susanto, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam pengendalian arus logistik, baik sebelum maupun sesudah Hari Raya Idulfitri, sehingga lalu lintas di kawasan pelabuhan dapat terkendali dengan baik.

“Yard tetap dalam kondisi terkendali dan tidak terjadi bottleneck yang mengganggu arus logistik,” ujarnya.

Senada dari sisi lalu lintas, Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ariek Indra Sentanu, menyebutkan bahwa pola pengendalian yang diterapkan berhasil menekan potensi kemacetan.

“Arus kendaraan terjaga tanpa overcapacity berkat penguatan monitoring dan rekayasa lalu lintas yang adaptif,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Executive General Manager Pelindo Regional 2 Tanjung Priok, Yandri Trisaputra, menegaskan bahwa pengendalian arus logistik tidak hanya berfokus pada masa puncak, tetapi juga pada fase pasca Idulfitri yang memiliki potensi lonjakan kendaraan cukup signifikan.

“Pasca Idulfitri justru menjadi fase yang perlu diantisipasi secara serius, karena terjadi peningkatan pergerakan kendaraan logistik seiring normalisasi aktivitas distribusi. Pelindo Regional 2 Tanjung Priok bersama stakeholder telah mengoptimalkan fungsi Command Center untuk memastikan arus tetap terkendali, terukur, dan tidak menimbulkan kepadatan di kawasan pelabuhan maupun akses sekitarnya,” ujar Yandri.

“Kami mengedepankan kolaborasi lintas sektor dan pengambilan keputusan berbasis data di lapangan. Dengan demikian, potensi peningkatan arus kendaraan dapat diantisipasi lebih dini dan ditangani secara cepat. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga kondusivitas Pelabuhan Tanjung Priok,” tambahnya.

Command Center dibentuk sebagai bagian dari manajemen lalu lintas berbasis kapasitas untuk mengendalikan arus kendaraan yang masuk ke kawasan pelabuhan. Melalui mekanisme ini, pengaturan jumlah kendaraan dilakukan secara dinamis melalui sistem gate pass dengan mempertimbangkan kondisi operasional terminal dan situasi lalu lintas di sekitar pelabuhan.

Selain itu, operator terminal juga diberikan fleksibilitas untuk melakukan penyesuaian release gate pass dengan tetap memperhatikan kesiapan area terminal serta langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan. (ire djafar)

Berita Terkait

Ditjen Hubla Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Tumpahan Minyak Melalui Kolaborasi Global
Sinergi TPK Berlian dan Koperasi TKBM Tanjung Perak, Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Wujudkan Operasional Pelabuhan yang Aman dan Andal
KM Tatamailau Singgah Perdana di Tobelo, PELNI Perluas Akses di Maluku Utara
74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Ini Daftar Transformasi PELNI untuk Masyarakat Indonesia
Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong
Pemkot Bontang Jajaki Investasi Pelabuhan, Pelindo Regional 4 Siap Sinergi Logistik
Dirut Pelindo Perkuat Budaya HSSE & Sinergi Operasional di Regional 4
Union Fest 2026 : Konfederasi Sarbumusi & FSPPN Tampil Beda, Dari May Day Menuju Program Nyata Kesejahteraan Buruh

Berita Terkait

Saturday, 9 May 2026 - 09:40 WIB

Ditjen Hubla Tingkatkan Kesiapsiagaan Penanganan Tumpahan Minyak Melalui Kolaborasi Global

Saturday, 9 May 2026 - 00:22 WIB

Sinergi TPK Berlian dan Koperasi TKBM Tanjung Perak, Tingkatkan Kompetensi 835 Pekerja Wujudkan Operasional Pelabuhan yang Aman dan Andal

Wednesday, 6 May 2026 - 13:09 WIB

KM Tatamailau Singgah Perdana di Tobelo, PELNI Perluas Akses di Maluku Utara

Wednesday, 6 May 2026 - 12:57 WIB

74 Tahun Berlayar untuk Indonesia, Ini Daftar Transformasi PELNI untuk Masyarakat Indonesia

Wednesday, 6 May 2026 - 04:49 WIB

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

Berita Terbaru