KSOP Satui Apresiasi Aksi Damai TKBM dan Perkuat Koordinasi untuk Kelancaran Arus Barang

- Pewarta

Friday, 29 August 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KSOP Kelas III Satui apresiasi Aksi Damai TKBM dan perkuat koordinasi penyelesaian isu demi kelancaran arus barang di Pelabuhan Satui.

KSOP Kelas III Satui apresiasi Aksi Damai TKBM dan perkuat koordinasi penyelesaian isu demi kelancaran arus barang di Pelabuhan Satui.

Maritim Indonesia – Menanggapi aksi unjuk rasa yang digelar pada 25 Agustus 2025 di lingkungan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Satui, Kalimantan Selatan, Kepala KSOP Satui, Capt. Oka Harry Putranto, menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi secara damai yang dilakukan oleh pengurus dan anggota Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Karya Bersama.

“KSOP Satui menghormati dan mengapresiasi jalannya aksi damai tersebut. Aspirasi yang disampaikan akan menjadi bagian penting dalam upaya mencari solusi bersama demi menjaga kelancaran arus barang dan aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Satui,” ujar Capt. Oka.

Sebagai bentuk tanggung jawab, KSOP Satui sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi bersama para pemangku kepentingan pada 8 Agustus 2025. Rapat tersebut membahas aspek teknis dan administratif kegiatan bongkar muat, kerja sama antara Koperasi TKBM dengan Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI), serta aspek perlindungan tenaga kerja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil rapat tersebut kemudian dilaporkan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (DJPL) pada 12 Agustus 2025 sebagai bagian dari prosedur yang harus ditempuh untuk memperoleh arahan dari otoritas pusat.

KSOP Satui menegaskan bahwa setiap kebijakan dan keputusan yang diambil senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan prinsip keadilan dan keseimbangan antara kepentingan tenaga kerja maupun pelaku usaha.

“KSOP Satui terus menjalin koordinasi dengan instansi terkait agar solusi yang ditempuh dapat menyeluruh, berkelanjutan, dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap aktivitas kepelabuhanan secara umum,” tegas Capt. Oka.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sebagai lembaga pelayanan publik, KSOP Satui selalu membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan seluruh pihak, demi terciptanya iklim kerja yang aman, kondusif, dan saling menghargai di lingkungan pelabuhan. (fa)

 

—  idj / idj  —

 

 

Berita Terkait

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan
Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia
TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award
IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global
Ketua WIMA INA: Awak Kapal Perempuan Bukan Simbol, Tapi Perubahan Nyata
Dirjen Hubla Buka Seminar Nasional Kepelabuhanan Abupi: Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Pelabuhan Nasional
MNP Dilirik Investor Global, Abu Dhabi Ports Group Tinjau Potensi Hub Indonesia Timur

Berita Terkait

Sunday, 26 April 2026 - 09:54 WIB

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Sunday, 26 April 2026 - 06:24 WIB

Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia

Thursday, 23 April 2026 - 15:17 WIB

TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award

Thursday, 23 April 2026 - 09:38 WIB

IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global

Wednesday, 22 April 2026 - 09:56 WIB

Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global

Berita Terbaru