Maritim Indonesia – Upaya transformasi yang dijalankan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo kembali mendapat perhatian pemerintah pusat. Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia, Dudung Abdurachman, melakukan kunjungan kerja ke Pelindo di Jakarta, Selasa (13/5), guna melihat langsung penguatan tata kelola serta transformasi layanan kepelabuhanan yang tengah dijalankan perusahaan pelat merah tersebut.
Kunjungan ini menjadi yang pertama dilakukan Dudung ke perusahaan BUMN sejak menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas peran strategis pelabuhan dalam mendukung program prioritas pemerintah, khususnya penguatan ekosistem logistik nasional.
Dalam pertemuan itu, Dudung menegaskan bahwa Kantor Staf Presiden memiliki tugas memastikan berbagai program strategis Presiden berjalan selaras, termasuk sektor logistik yang menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ekosistem logistik memiliki peran penting dalam mendukung program-program nasional. Karena itu, koordinasi dan sinkronisasi antarinstansi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Achmad Muchtasyar, menyampaikan bahwa pelabuhan saat ini tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi dan perdagangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung pelayanan publik dan menjaga kepentingan negara.
Menurutnya, transformasi yang dilakukan Pelindo diarahkan untuk menciptakan layanan pelabuhan yang lebih modern, terintegrasi, dan kompetitif di tingkat global. Sejumlah langkah yang dijalankan antara lain penerapan standar layanan internasional, penguatan sistem operasional berbasis teknologi, hingga integrasi ekosistem logistik dari hulu ke hilir.
“Pelabuhan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi bagaimana membangun sistem kerja yang terintegrasi agar arus logistik menjadi lebih efisien dan memberikan nilai tambah bagi negara,” kata Achmad.
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Dudung bersama jajaran Kantor Staf Presiden juga meninjau langsung ruang Planning and Control (P&C) di Pelabuhan Tanjung Priok. Dari pusat kendali operasional itu, Pelindo melakukan pemantauan pelayanan pelabuhan dan pengaturan jadwal sandar kapal secara real-time guna meningkatkan efektivitas operasional.
Pelindo menilai sinergi antara pemerintah, operator pelabuhan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menjawab tantangan industri kepelabuhanan yang terus berkembang. Melalui transformasi layanan dan penguatan tata kelola, perusahaan berharap pelabuhan nasional mampu menjadi tulang punggung logistik yang semakin andal dan berdaya saing global. (ire djafar)







