Perluas Layanan OPS, PT EPI Tegaskan Komitmen Jadikan Pelabuhan Tanjung Priok Lebih Ramah Lingkungan

- Pewarta

Friday, 16 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) terus melangkah maju dalam upaya menciptakan pelabuhan berwawasan lingkungan. Di tahun 2025 ini, perusahaan memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dengan memperluas fasilitas Onshore Power Supply (OPS) di Pelabuhan Tanjung Priok, yang memungkinkan kapal memperoleh pasokan listrik langsung dari darat saat bersandar.

Langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar menuju pelabuhan hijau (green port), sekaligus mendukung upaya penurunan emisi dan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) yang selama ini menjadi tantangan utama sektor maritim.

“Penambahan layanan OPS ini merupakan bentuk nyata komitmen PT EPI dalam mendukung pelabuhan berwawasan lingkungan. Hal ini juga sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap kebijakan perusahaan,” ujar Andriyuda Siahaan, Direktur Utama PT EPI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Andriyuda, OPS tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga menjadi solusi ekonomis bagi pelayaran.

“Beberapa pelayaran bahkan telah mengajukan permintaan kepada kami untuk menggunakan OPS, karena manfaatnya yang nyata dalam menurunkan biaya operasional kapal,” tambahnya.

Sebelumnya, PT EPI telah mengoperasikan dua unit OPS di Pelabuhan Tanjung Priok. Kini, dengan tambahan fasilitas baru yang dikembangkan bersama mitra strategis, EPI memperkuat posisinya sebagai pionir dalam penyediaan layanan pelabuhan yang ramah lingkungan, efisien, dan andal.

Berdasarkan simulasi perbandingan, penggunaan OPS selama kapal bersandar selama 8 jam dapat menghemat biaya operasional hingga 30–50% dibandingkan penggunaan genset berbahan bakar BBM, tergantung pada jenis kapal dan kebutuhan energinya.

Tak hanya itu, OPS juga mampu menurunkan emisi karbon dioksida (CO₂) hingga 10 ton per kapal per hari, menjadikannya sebagai pilihan ideal untuk pelayaran yang ingin menekan jejak karbon mereka.

Lebih dari sekadar inovasi teknis, pengembangan OPS oleh EPI merupakan bagian dari komitmen Pelindo Group dalam mengimplementasikan prinsip keberlanjutan secara menyeluruh. Sebagai bagian dari keluarga besar Pelindo Jasa Maritim, EPI ikut mendukung strategi pengembangan green port yang mengintegrasikan prinsip ESG ke dalam seluruh lini operasional, dengan fokus pada efisiensi energi, pengurangan emisi, dan pelestarian lingkungan.

Inisiatif ini juga selaras dengan agenda global Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan yang mampu menghadirkan pelabuhan modern, hijau, dan bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Melalui perluasan layanan OPS, PT EPI tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menanamkan visi masa depan pelabuhan Indonesia yang lebih bersih, hemat energi, dan kompetitif di kancah internasional.

Sebagai informasi tambahan, PT Energi Pelabuhan Indonesia merupakan anak perusahaan dari PT Pelindo Jasa Maritim dan PT Haleyora Power yang berperan penting dalam mendukung operasional pelabuhan di Indonesia melalui penyediaan dan pengelolaan energi listrik serta air bersih.

Dengan jangkauan layanan di berbagai wilayah pelabuhan strategis nasional, PT EPI terus mengembangkan kapasitas dan teknologi mutakhir untuk memberikan solusi energi yang andal, efisien, dan aman bagi pelanggan. (ire djafar)

Berita Terkait

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional
ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional
ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026
ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional
Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali
Seminar Nasional & Rakernas 2026 jadi Momentum, ABUPI Perkuat Sinergi dan Transformasi Pelabuhan Nasional
Penegakan Hukum Pelayaran Makin Kompleks, PPNS Dituntut Lebih Profesional
Kuota Diskon Transportasi Habis Terjual, PELNI Sukses Layani 467 Ribu Penumpa

Berita Terkait

Saturday, 18 April 2026 - 04:34 WIB

Rakernas ABUPI 2026, Fokus pada Strategi dan Aksi Nyata Penguatan Sektor Kepelabuhanan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:13 WIB

ABUPI Perkuat Sinergi dan Integrasi Pemangku Kepentingan untuk Dorong Distribusi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 04:01 WIB

ABUPI Hadirkan Regulator dan Pelaku Industri dalam Seminar Nasional Kepelabuhanan 2026

Saturday, 18 April 2026 - 03:51 WIB

ABUPI : Peran Cargo Owners dalam Mendorong Efisiensi Pelabuhan Nasional

Saturday, 18 April 2026 - 02:53 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pasca Lebaran Lebih Terkendali

Berita Terbaru