Tingkatkan Pelayanan, Subholding Pelindo Genjot Akselerasi Digitalisasi Bisnis

- Pewarta

Friday, 17 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Pelindo Solusi Logistik atau (“SPSL”) sebagai Subholding BUMN Kepelabuhanan Pelindo pada klaster logistik dan hinterland development  terus meningkatkan kinerja di tengah era disrupsi melalui akselerasi digitalisasi bisnis.

Kiki M. Hikmat selaku Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL mengatakan bahwa perusahaan turut mendukung program pemerintah untuk memanfaatkan tren digitalisasi dengan membangun ekosistem digital agar dapat terus berkembang.

“Upaya digitalisasi yang dilakukan perusahaan bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan layanan kepada masyarakat dan pengguna jasa. Saat ini SPSL telah melakukan Go-Live Aplikasi E-Nota, Aplikasi Audit Management System (“AMS”), dan sistem Reminder perjanjian pada portal Project Management Information System (“PMIS”),” Jelas Kiki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aplikasi E-Nota merupakan aplikasi yang didesain secara khusus untuk melayani transaksi penerbitan nota layanan jasa logistik maupun hinterland development secara elektronik. Dengan adanya Aplikasi E-Nota ini, pengguna jasa tidak perlu menunggu proses penerbitan nota tagihan secara manual oleh SPSL Group.

Selanjutnya, dalam rangka meningkatkan efisiensi dan mendorong kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, SPSL juga melakukan penguatan sistem untuk optimalisasi manajemen audit berbasis digital dengan mengimplementasikan  Audit Management System (“AMS”).

Langkah yang dilakukan ini sejalan dengan Standard Institute of Internal Auditors (IIA) khususnya standard IIA No 1220.A2 mengenai AMS di mana, tujuan dari standard tersebut adalah dalam melaksanakan professionalisme (due professional care), Internal Auditor harus mempertimbangkan penggunaan audit berbasis teknologi dan teknik analisa data lainnya. Sebelumnya, kegiatan audit internal perusahaan masih dilakukan secara manual, sehingga AMS menjadi solusi penting untuk efisiensi dan efektivitas dalam proses audit.

Tujuan utama dari implementasi AMS adalah untuk mendukung dan memperlancar proses audit di Satuan Pengawasan Intern (“SPI”), meningkatkan efektivitas, efisiensi, serta kualitas informasi dan pelaporan audit. Selain itu, AMS juga memaksimalkan fungsi dengan pemberian lisensi user kepada setiap auditor, memudahkan para auditee dalam pengisian kegiatan tindak lanjut melalui AMS, dan memberikan kemudahan bagi SPI dalam memonitor pelaksanaan kegiatan audit serta tindak lanjutnya.

Implementasi AMS merupakan upaya digitalisasi yang mencakup proses bisnis dan berbagai fungsionalitas sistem dalam AMS, termasuk pengelolaan data audit yang lebih cepat dan akurat, pemantauan tindak lanjut Laporan Hasil Audit (LHA) secara online, pencatatan laporan tindak lanjut temuan, membuat analisis dan evaluasi terkait tindak lanjut temuan, serta pembuatan Laporan Hasil Audit (LHA). Melalui Aplikasi AMS, semua aspek ini dapat diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi dan ketepatan dalam manajemen audit.

Selain E-nota dan AMS, SPSL juga melakukan digitalisasi terhadap sistem reminder perjanjian melalui portal Project Management Information System (“PMIS”). Lingkup sistem reminder perjanjian ini meliputi dashboard perjanjian, sistem reminder yang akan memberikan informasi kapan suatu perjanjian akan berakhir, dan penyajian informasi mengenai perjanjian yang sedang berlangsung. Sistem reminder ini dibuat untuk memitigasi risiko untuk mencegah timbulnya masalah hukum, menjaga tertib administrasi, dan menjamin keberlangsungan monitoring dokumen-dokumen perjanjian.

“Saat ini supply chain telah memanfaatkan teknologi digital. Untuk itu, kami ingin bekerja lebih cepat dan transparan demi kepuasan para pengguna jasa baik secara langsung maupun tidak langsung. Karena yang paling penting dari digitalisasi ini adalah mengubah mindset kita menjadi lebih adaptif dan inovatif, sehingga diharapkan dapat menjaga hubungan bisnis perusahaan, menjaga kepuasan para pengguna jasa, efisiensi biaya perusahaan, serta membuat kualitas dan produktivitas perusahaan menjadi lebih baik,” tambah Kiki.

(ire djafar)

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Menaker Pacu Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Kerja Lewat Talent & Innovation Hub
Menaker: BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis
Kemnaker Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan
IPCM Raih Indonesia Best CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Sosial dan Lingkungan
TKBM Priok Siap Bertransformasi, Digitalisasi dan Kesejahteraan Jadi Fokus RAT 2025
Ribuan Kontainer Kosong Masuk IPC TPK Panjang, Topang Pergerakan Ekspor Sumatera
Safety Jadi Prioritas, IPC TPK Perkuat Budaya Kerja Aman
Pelindo Siap Percepat Tanjung Carat, Dukung Penuh Integrasi Pelabuhan dan Logistik Sumsel

Berita Terkait

Friday, 22 May 2026 - 13:08 WIB

Menaker Pacu Talenta Muda Jadi Inovator dan Pencipta Kerja Lewat Talent & Innovation Hub

Friday, 22 May 2026 - 13:00 WIB

Menaker: BLK Kini Tak Sekadar Tempat Pelatihan, tapi Juga Inkubator Bisnis

Friday, 22 May 2026 - 12:51 WIB

Kemnaker Komitmen Ciptakan Lapangan Kerja Inklusif bagi Mantan Warga Binaan

Friday, 22 May 2026 - 09:07 WIB

IPCM Raih Indonesia Best CSR Awards 2026, Perkuat Komitmen Sosial dan Lingkungan

Thursday, 21 May 2026 - 16:51 WIB

TKBM Priok Siap Bertransformasi, Digitalisasi dan Kesejahteraan Jadi Fokus RAT 2025

Berita Terbaru