Wujudkan Lingkungan Kerja Bebas Narkoba, Pelindo Terminal Petikemas Kupang Gandeng BNNP NTT Gelar Sosialisasi dan Tes Urin Pekerja

- Pewarta

Tuesday, 21 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika serta pemeriksaan kesehatan bagi para pekerja

Edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika serta pemeriksaan kesehatan bagi para pekerja

Maritim Indonesia – PT Pelindo Terminal Petikemas Kupang (TPK Kupang) menegaskan komitmennya menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif melalui penyelenggaraan kegiatan edukasi bahaya penyalahgunaan narkotika serta pemeriksaan kesehatan bagi para pekerja. Menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), kegiatan ini meliputi sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) yang dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urin kepada 30 orang pekerja operasional maupun administratif.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, hingga keselamatan kerja, terutama dalam industri logistik dan kepelabuhanan yang menuntut kewaspadaan tinggi. Setelah sesi sosialisasi, tim medis dari BNN Provinsi NTT langsung melakukan pengambilan sampel dan pemeriksaan tes urin guna memastikan seluruh personel TPK Kupang bebas dari zat terlarang.

Ketua Tim Kegiatan BNN Provinsi NTT, Lia Novika Ulya, S.KM., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif proaktif yang ditunjukkan manajemen TPK Kupang dalam menjaga kebersihan lingkungan kerjanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Langkah preventif yang diambil oleh TPK Kupang sangat krusial. Lingkungan pelabuhan merupakan salah satu obyek vital yang membutuhkan tingkat konsentrasi dan keselamatan kerja yang tinggi. Melalui sosialisasi P4GN dan dilanjutkan dengan tes urin ini, kita tidak hanya membentengi para pekerja dari ancaman penyalahgunaan zat berbahaya, tetapi juga membangun kesadaran bersama demi menjaga produktivitas kerja dan keselamatan bersama,” ujar Lia Novika Ulya, S.KM.

Sejalan dengan hal tersebut, Terminal Head TPK Kupang, Andhik Wahyu Kristianto, menegaskan bahwa penerapan prinsip Zero Tolerance terhadap penyalahgunaan narkoba di area operasional pelabuhan adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar.

“Keselamatan kerja dan profesionalisme adalah prioritas utama kami. Sektor industri kepelabuhanan memiliki risiko operasional yang tinggi, sehingga kondisi fisik dan mental para pekerja harus senantiasa berada dalam performa terbaik. Kerja sama dengan BNN Provinsi NTT ini merupakan bukti nyata komitmen manajemen untuk memastikan bahwa seluruh insan TPK Kupang terbebas dari penyalahgunaan narkoba demi terciptanya operasional pelabuhan yang aman, andal, dan efisien,” tegas Andhik Wahyu Kristianto.

Antusiasme dan dukungan penuh juga datang dari para pekerja lapangan yang mengikuti jalannya kegiatan dari awal hingga akhir.

Fuad Kadir, salah satu pekerja operasional TPK Kupang, menyampaikan bahwa edukasi yang diberikan membuka wawasan para pekerja mengenai bahaya laten narkoba di lingkungan sekitar.

“Sesi sosialisasi tadi sangat membuka mata kami tentang betapa bahagianya hidup sehat tanpa zat terlarang dan risiko besar yang mengintai jika terjerat narkoba. Sebagai pekerja di lapangan, kami merasa lebih tenang dan terlindungi karena manajemen memfasilitasi kegiatan positif dan pemeriksaan berkala seperti ini,” kata Fuad Kadir.

Senada dengan hal tersebut, Rasyid Hasan, pekerja operasional TPK Kupang, turut menegaskan pentingnya kegiatan ini untuk menjaga rasa saling percaya antar rekan kerja di area operasional.

“Tes urin dan sosialisasi ini membuat kami sesama pekerja merasa lebih aman dan nyaman saat bertugas di lapangan. Ketika bekerja bersama alat-alat berat dan kontainer, kita harus saling percaya bahwa rekan kerja di samping kita berada dalam kondisi fokus penuh dan prima. Kami sangat mendukung penuh langkah manajemen dan BNN Provinsi NTT dalam menjaga area pelabuhan tetap bersih dari narkoba,” ungkap Rasyid Hasan.

Melalui kegiatan terpadu ini, TPK Kupang berharap dapat terus mempertahankan iklim kerja yang kondusif, meningkatkan standar keselamatan operasional (Occupational Health and Safety), serta menjadi pelopor lingkungan kerja bebas narkoba di wilayah Nusa Tenggara Timur. (ire djafar)

Berita Terkait

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal
Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan
Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional
PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Sunda Kelapa Gelar Doa Bersama serta Santunan Anak Yatim
Pelindo Regional 2 Salurkan Santunan kepada 300 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Pelabuhan
Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Berita Terkait

Thursday, 23 July 2026 - 15:29 WIB

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal

Thursday, 23 July 2026 - 14:24 WIB

Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah

Thursday, 23 July 2026 - 14:16 WIB

Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan

Thursday, 23 July 2026 - 09:13 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional

Wednesday, 22 July 2026 - 12:47 WIB

PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital

Berita Terbaru