Ditjen Hubla Perkuat Budaya Keselamatan Laut di Wilayah Timur Indonesia

- Pewarta

Thursday, 1 May 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menggelar Kampanye Keselamatan Pelayaran di Gedung Dhuafa Center, Ternate, Maluku Utara. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung visi dan misi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, khususnya dalam menciptakan sistem transportasi laut yang aman, efisien, dan berkelanjutan.

Kampanye yang sarat nilai edukatif ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan daerah, instansi terkait, asosiasi pelayaran, paguyuban nelayan, hingga insan perhubungan laut dari sektor pelayaran, agen kapal, serta para nelayan.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi, dalam sambutannya menegaskan bahwa keselamatan pelayaran adalah kebutuhan mutlak yang tak bisa ditawar. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya menyampaikan penghargaan kepada jajaran Ditjen Hubla dan semua pihak yang berkontribusi menyukseskan kegiatan ini. Ini bukan hanya seremonial, tapi langkah konkret untuk menyebarkan budaya keselamatan pelayaran,” ujar Capt. Antoni.

Lebih lanjut, Capt. Antoni menekankan bahwa keselamatan pelayaran bukanlah semata reaksi saat terjadi musibah, tetapi harus menjadi bagian dari budaya sehari-hari masyarakat pesisir.

“Kita ingin agar keselamatan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat pesisir. Karena itu, upaya kita tak boleh berhenti pada penanganan kecelakaan saja, tapi juga pada pencegahan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia sangat bergantung pada sektor kelautan, khususnya bagi masyarakat pesisir dan para nelayan. Oleh karena itu, kampanye ini juga menitikberatkan pada edukasi sekaligus pemberian bantuan nyata kepada pelaku usaha pelayaran tradisional.

Ditjen Hubla menunjukkan komitmennya secara nyata dengan membagikan bantuan keselamatan pelayaran, seperti life jacket, sertifikat, buku pelaut, serta peralatan keselamatan kapal kepada nelayan dan operator kapal tradisional yang beroperasi di Pelabuhan Ternate.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi keselamatan pelayaran. Bantuan alat keselamatan juga kami berikan agar nelayan kecil tidak terbebani biaya, tetapi tetap terlindungi,” jelas Capt. Antoni.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Capt. Hendri Ginting, dalam kesempatan yang sama, mengungkapkan bahwa dalam kegiatan ini dibagikan sebanyak 199 E-Pas Kecil, 320 sertifikat SKK 60 Mil, 175 Buku Pelaut Merah, dan 5 Buku MPR/JMPR.

“Kampanye ini memiliki tiga tujuan utama yakni meningkatkan keselamatan pelayaran, dengan memastikan kapal-kapal di bawah GT 7 dilengkapi dokumen, status hukum, dan alat keselamatan yang memadai,” jelas Capt. Hendri.

Tujuan kedua, lanjut Capt. Hendri, adalah mendukung perekonomian nelayan kecil dengan mengurangi beban biaya melalui pemberian alat keselamatan secara gratis atau bersyarat ringan.

Adapun tujuan ketiga, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat pesisir terhadap pentingnya keselamatan pelayaran dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Melalui kampanye ini, Ditjen Hubla tak hanya menyentuh aspek teknis pelayaran, tetapi juga menggugah kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Edukasi yang dibarengi dengan aksi nyata diharapkan mampu membentuk budaya pelayaran yang aman dan berkelanjutan.

“Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat khususnya di Provinsi Maluku Utara semakin sadar, peduli, dan terlibat aktif dalam mewujudkan pelayaran yang aman dan berkelanjutan,” tutup Capt. Hendri. (fa)

idj / idj

Berita Terkait

Union Fest 2026 : Konfederasi Sarbumusi & FSPPN Tampil Beda, Dari May Day Menuju Program Nyata Kesejahteraan Buruh
TJSL Pelindo Marine Hadirkan Sumber Air Berkah di Tuban, Wujud Nyata Kebermanfaatan bagi Masyarakat
FSPPSN dan Ombudsman Perkuat Sinergi, Soroti Tata Kelola BUMN dan Perlindungan Pekerja
ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan
Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia
TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award
IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global

Berita Terkait

Friday, 1 May 2026 - 08:53 WIB

Union Fest 2026 : Konfederasi Sarbumusi & FSPPN Tampil Beda, Dari May Day Menuju Program Nyata Kesejahteraan Buruh

Wednesday, 29 April 2026 - 10:08 WIB

TJSL Pelindo Marine Hadirkan Sumber Air Berkah di Tuban, Wujud Nyata Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Wednesday, 29 April 2026 - 08:25 WIB

FSPPSN dan Ombudsman Perkuat Sinergi, Soroti Tata Kelola BUMN dan Perlindungan Pekerja

Sunday, 26 April 2026 - 09:54 WIB

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Sunday, 26 April 2026 - 06:24 WIB

Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia

Berita Terbaru