Dukung Pengurangan Penggunaan Air Tanah, SPJM Kelola dan Operasikan SWRO

- Pewarta

Wednesday, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM) sebagai salah satu Subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) sebagai salah satu subholding PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang bergerak di bidang Marine, Equipment, Port Services, Dredging dan Shipyard (MEPS) secara berkelanjutan menunjukkan komitmen untuk mewujudkan lingkungan bisnis yang mendukung pemanfaatan energi secara efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang disediakan oleh seluurh pengguna jasa. Salah satu langkah nyatanya adalah dengan mendukung upaya penggunaan teknologi alternatif untuk mengurangi penggunaan air tanah dengan mengelola Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di beberapa pelabuhan di wilayah operasional SPJM.

Sebagaimana diketahui bahwa penggunaan air tanah secara berlebihan dapat memberikan dampak terhadap keberlanjutan lingkungan diantaranya dapat menyebabkan penurunan muka tanah (subsiden), intrusi air laut, penurunan kualitas air, dan kerusakan ekosistem. Dampak ini juga memicu beberapa kondisi bahaya lain seperti peningkatan risiko banjir dan risiko kerusakan infrastruktur, kondisi air yang tidak layak konsumsi, serta pengeringan sungai, danau, dan lahan basah yang berpotensi mengancam habitat dan fungsi ekosistem. Terlebih lagi penggunaan air tanah yang berlebihan juga dapat mengakibatkan adanya penurunan kualitas air tanah yang dapat membahayakan kesehatan dan risiko fenomena krisis air.

Untuk itu sebagai wujud komitmen penerapan sistem manajemen terpadu dalam mendukung pemanfaatan energi secara efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas pelayanan, SPJM bersama dengan anak perusahaan dibawahnya yaitu PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) dan PT Lamong Energi Indonesia (LEGI) melakukan pengoperasian dan pemeliharaan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) yang telah diterapkan di beberapa Pelabuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SWRO sendiri merupakan teknologi yang digunakan untuk proses desalinasi yaitu mengubah air laut menjadi air tawar dengan menggunakan membran khusus, dimana air melewati tekanan tinggi dengan tujuan memisahkan garam dan kontaminan lainnya. Teknologi ini merupakan alternatif solusi untuk menyediakan air bersih yang berkelanjutan di daerah yang kesulitan mendapatkan sumber air tawar seperti daerah pesisir atau pulau-pulau terpencil.

“Saat ini melalui anak perusahaan yang membidangi bisnis port services yaitu EPI dan LEGI, kami telah mengoperasikan fasilitas teknologi SWRO di 3 (tiga) Pelabuhan yaitu: Tanjung Priok, Pontianak, dan Labuhan Bajo dengan kapasitas yang mumpuni yaitu 1400 M3/hari untuk Tanjung Priok, 800 M3/hari di Pontianak, dan 900 M3/hari di Labuan Bajo,” ungkap SVP Sekretaris Perusahaan SPJM, Tubagus Patrick.

Selain itu, lanjutnya, SPJM juga melakukan pemeliharaan untuk memastikan fasilitas SWRO di pelabuhan-pelabuhan tersebut dapat beroperasi optimal. Pemeliharaan yang dilakukan mulai dari mengganti komponen SWRO (filter dan membran) secara berkala sesuai manual book

“Pembersihan SWRO secara berkala, pemeriksaan tekanan air dan kebocoran instalasi SWRO, pemeriksaan Total Dissolve Solid (TDS) untuk mengetahui zat (organik & anorganik) yg terlarut dalam air, pemeriksaan dan pembersihan tangki secara berkala,” ungkap Tubagus Patrick.

Lebih lanjut Tubagus menambahkan, “Tentunya dengan manfaat yang sangat signifikan atas penggunaan SWRO ini, kami berharap teknologi ini nantinya dapat diperluas penggunaannya di seluruh pelabuhan Indonesia sehingga tidak hanya pemenuhan kebutuhan air bersih dapat terjamin, namun juga keberlanjutan dan perlindungan ekosistem laut dan infrastruktur dapat lebih terjaga.”

(ire djafar)

 

Berita Terkait

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional
Dukung Kelancaran dan Kesejahteraan Buruh, Sektor Pelabuhan Tanjung Priok Bersatu Sosialisasi Program SINTA BIMA
Pelindo Marine Resmikan MCK Sehat di Bondowoso, Dorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
IPCM Raih Most Innovative CFO Award 2026, Perkuat Inovasi dan Efisiensi Operasional

Berita Terkait

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Monday, 19 October 2026 - 11:03 WIB

Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026

Monday, 19 October 2026 - 10:36 WIB

IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026

Friday, 16 October 2026 - 16:55 WIB

Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terbaru