PT Terminal Teluk Lamong Catat Lonjakan Arus Petikemas 6,5% di Oktober 2025

- Pewarta

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Terminal Teluk Lamong (TTL), anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang mengelola tiga Terminal Petikemas (TPK) yaitu TPK Lamong, TPK Nilam, dan TPK Berlian, mengalami kenaikan signifikan pada kinerja operasionalnya. Hal ini sejalan dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Pada Oktober 2025, PT Terminal Teluk Lamong (TTL) mencatat kenaikan arus petikemas sebesar 6,5%, dari 1.559.137 Teus di tahun 2024 menjadi 1.659.688Teus di tahun 2025.

Peningkatan signifikan terlihat pada arus petikemas internasional, ini dipengaruhi oleh tambahan layanan adhoc sebanyak 29 kapal, serta adanya layanan rute baru petikemas internasional baik Intra Asia, India Subcontinent, dan Middle East.

Muhammad Syukur, Direktur Operasi PT Terminal Teluk Lamong menjelaskan kenaikan arus petikemas internasional di TPK Lamong ini menunjukkan kepercayaan yang terus tumbuh dari pengguna jasa terhadap layanan TTL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan terus menjaga kepercayaan pelanggan dengan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Tentunya dengan tetap mengedepankan environmental, Social dan Governance atau ESG agar berdaya saing tinggi” ujarnya.

Secara keseluruhan, dari Januari hingga Oktober 2025, TPK Lamong mencatat peningkatan arus petikemas internasional sebesar 14,4% dan Petikemas domestik sebesar 8,25% dari tahun sebelumnya. Kinerja positif juga dicatat oleh terminal lain yang dikelola TTL yakni TPK Berlian yang baru dikelola TTL sejak 1 Juli 2025, juga menunjukkan peningkatan kinerja dengan kenaikan arus petikemas sebesar 2,16%, dari 1.106.518 TEUs di tahun 2024 menjadi 1.130.410 TEUs di Tahun 2025.

Peningkatan ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,04% pada Kuartal III 2025. Untuk meningkatkan layanannya TTL juga konsisten menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di semua terminalnya.

Standar K3 yang digalakkan TTL, seperti pengecatan marka jalan, pemasangan rambu keselamatan, dan sterilisasi area melalui screening ketat bagi seluruh orang yang beraktivitas di terminal. Jaminan terhadap keselamatan dan keamanan dalam layanan operasional terminal petikemas menjadi salah satu daya tarik PT Terminal Teluk Lamong di mata pengguna jasa. Mereka yakin petikemas akan di-handle dengan baik dan layanan kapal akan dijalankan dengan aman.

Dengan capaian yang positif serta komitmen berkelanjutan terhadap ESG, Terminal Teluk Lamong optimistis dapat menghadapi dinamika pasar yang semakin kompetitif dan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung perekonomian serta konektivitas logistik nasional maupun internasional. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Monday, 20 July 2026 - 23:17 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Monday, 20 July 2026 - 16:46 WIB

PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

Sunday, 19 July 2026 - 23:24 WIB

Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terbaru