Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Layanan Kepelabuhanan, UPP Tanjung Redeb Perkuat Implementasi Inaportnet

- Pewarta

Wednesday, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan kepelabuhanan, Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Redeb menggelar Sosialisasi dan Evaluasi Aplikasi Inaportnet, bertempat di Hotel Mercure Berau, Kalimantan Timur.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UPP Tanjung Redeb dalam melaksanakan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 8 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Tata Cara Pelayanan Kapal Melalui Inaportnet, yang mengatur sistem layanan tunggal secara elektronik (single window system) bagi pelayanan kapal dan barang di pelabuhan.

Kepala Kantor UPP Kelas II Tanjung Redeb, Lister Martupa Gurning, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat transformasi digital di sektor kepelabuhanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh pengguna jasa memahami manfaat dan mekanisme Inaportnet secara menyeluruh. Transformasi digital ini bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan nyata untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan di pelabuhan,” ujar Lister.

Lebih lanjut, Lister menjelaskan bahwa penerapan sistem digital melalui Inaportnet memungkinkan seluruh proses pelayanan kapal dan barang dilakukan secara lebih cepat, akurat, dan terintegrasi antarinstansi.

“Dengan sistem ini, potensi keterlambatan dapat ditekan, pengawasan menjadi lebih efektif, dan koordinasi antar pemangku kepentingan semakin kuat. Ini sejalan dengan semangat kami untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional dan terpercaya,” tambahnya.

Adapun empat fokus utama dalam kegiatan sosialisasi dan evaluasi Inaportnet kali ini meliputi: Sosialisasi, untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai kebijakan, manfaat, dan mekanisme operasional Inaportnet. Pelatihan, untuk meningkatkan kemampuan pengguna jasa dalam pengoperasian aplikasi layanan kapal dan barang. Integrasi, guna memperkuat sinergi antara Kantor UPP, Badan Usaha Pelabuhan (BUP), dan seluruh pemangku kepentingan. Evaluasi, untuk mengidentifikasi kendala dan merumuskan solusi bersama demi memperlancar implementasi di lapangan.

Lister juga menegaskan pentingnya kolaborasi dan komunikasi terbuka antara regulator dan pengguna jasa.

“Kami membuka ruang diskusi dua arah agar para pengguna jasa dapat menyampaikan kendala dan masukan. Dengan komunikasi yang baik, kami yakin penerapan Inaportnet di Tanjung Redeb akan semakin optimal dan memberikan manfaat nyata bagi semua pihak,” jelasnya.

Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur penting dalam ekosistem pelabuhan, antara lain perusahaan pelayaran dan agen pelayaran, perusahaan bongkar muat (PBM), jasa pengurusan transportasi (JPT), pengelola terminal khusus (Tersus), terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS), serta pengelola fasilitas pelabuhan lainnya (PGP). Narasumber dalam kegiatan ini berasal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, serta tenaga ahli dari PT Pelindo dan PT PSI.

Sebagai penutup, Lister berharap kegiatan ini dapat mempercepat penerapan layanan digital di wilayah kerja UPP Tanjung Redeb.
“Kami berharap implementasi Inaportnet di UPP Tanjung Redeb dapat berjalan semakin efektif, efisien, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh pengguna jasa. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan sistem pelayanan kepelabuhanan nasional yang terintegrasi, transparan, dan modern,” tutup Lister. (fa)

 

 

– idj / idj —

 

 

Berita Terkait

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Monday, 20 July 2026 - 23:17 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Monday, 20 July 2026 - 16:46 WIB

PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

Sunday, 19 July 2026 - 23:24 WIB

Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terbaru