Maritim Indonesia – Di tengah suasana bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, PT Multi Terminal Indonesia (MTI) menggelar berbagai kegiatan sosial sebagai wujud kepedulian kepada masyarakat dan para pekerja yang menjadi bagian penting dari rantai logistik nasional.
Kegiatan yang menjadi bagian dari program “Pelindo Berbagi Ramadhan” ini diisi dengan sejumlah aksi nyata, mulai dari pembagian takjil bagi pengemudi truk, penyaluran paket sembako untuk buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), hingga pemberian santunan kepada anak yatim di berbagai wilayah operasional perusahaan.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pekerja di lini depan, MTI membagikan 150 paket takjil kepada pengemudi truk yang tetap bekerja menjaga kelancaran distribusi logistik saat waktu berbuka puasa. Selain itu, perusahaan juga menyalurkan 563 paket sembako kepada para buruh TKBM yang selama ini menjadi tulang punggung kegiatan operasional di pelabuhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak hanya itu, MTI turut berbagi kebahagiaan dengan 240 anak yatim piatu yang berada di sekitar wilayah kerja perusahaan. Program ini dilaksanakan di sejumlah wilayah operasional MTI yang tersebar di berbagai daerah seperti Jakarta, Semarang, Surabaya, Pontianak, Banjarmasin, Makassar, Ambon, Bitung, Lampung, Palembang, Jambi hingga Natuna.
Sekretaris Perusahaan PT MTI, Sucahyo, mengatakan bahwa Ramadhan merupakan momentum penting bagi perusahaan untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Ramadhan menjadi waktu yang tepat bagi kami untuk memastikan kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan melalui aktivitas bisnis dan operasional, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh sisi kemanusiaan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan pembagian takjil kepada para pengemudi truk juga turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil di sekitar perusahaan.
Hal ini karena makanan berbuka yang dibagikan merupakan hasil kolaborasi dengan pelaku UMKM setempat.
“Bagi MTI, keberhasilan sejati adalah ketika pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar perusahaan,” tambahnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan sosial tersebut melibatkan hampir 100 orang pekerja MTI yang terjun langsung dalam proses penyaluran bantuan di berbagai lokasi kerja melalui semangat Employee Social Responsibility (ESR).
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan empati dan kepedulian sosial dalam diri setiap insan MTI, sehingga semangat berbagi dapat menjadi budaya perusahaan yang berkelanjutan,” pungkasnya. (ire djafar)







