Throughput TPK Sorong Lampaui Target, Aktivitas Logistik Triwulan I 2026 Tumbuh Positif

- Pewarta

Friday, 15 May 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arus peti kemas di Pelabuhan Sorong meningkat seiring momentum distribusi barang selama Idulfitri dan perubahan jalur transhipment kapal.

Arus peti kemas di Pelabuhan Sorong meningkat seiring momentum distribusi barang selama Idulfitri dan perubahan jalur transhipment kapal.

Maritim Indonesia – Aktivitas bongkar muat peti kemas di Terminal Peti Kemas (TPK) Sorong menunjukkan pertumbuhan positif pada triwulan pertama 2026. PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat throughput mencapai 16.131 TEUs hingga akhir Maret 2026 atau sekitar 10 persen di atas target perusahaan yang ditetapkan sebesar 14.616 TEUs.

Peningkatan arus peti kemas tersebut dipengaruhi meningkatnya distribusi barang selama periode Hari Raya Idulfitri pada Februari hingga Maret lalu. Selain itu, tambahan throughput juga berasal dari perubahan pola distribusi kapal PT SPIL yang kini melakukan transhipment melalui Pelabuhan Sorong.

Terminal Head TPK Sorong, Welta Selfie, mengatakan capaian tersebut menjadi bagian dari dampak transformasi layanan yang terus dilakukan terminal dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, operasional terminal kini semakin terarah menuju sistem pelayanan yang lebih modern dan terstandarisasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Transformasi tidak hanya dilakukan pada fasilitas dan operasional, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia agar layanan semakin optimal,” katanya.

Ia menjelaskan, penguatan kompetensi petugas operasional terus dilakukan melalui pembekalan dan penyegaran pengetahuan kepelabuhanan guna mendukung kelancaran aktivitas bongkar muat di terminal.

Sementara itu, Ketua ALFI/ILFA Pelabuhan Sorong, Wawan, menilai pertumbuhan throughput tersebut perlu dijaga melalui kolaborasi yang konsisten antara operator terminal dan seluruh stakeholder logistik.

Menurutnya, peran pelaku Jasa Pengurusan Transportasi (JPT) cukup penting dalam menjaga kelancaran distribusi barang, terutama di tengah meningkatnya aktivitas logistik di kawasan timur Indonesia.

Ia juga mengingatkan agar peningkatan kinerja tidak membuat manajemen cepat berpuas diri. Evaluasi layanan dan keterbukaan terhadap masukan pengguna jasa dinilai tetap menjadi faktor penting untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.

Selain fokus pada operasional, TPK Sorong juga mulai mendorong program berbasis keberlanjutan lingkungan. Salah satunya melalui rencana pembangunan rumah pembibitan tanaman sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan di area terminal.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan TPK Sorong tidak hanya berkembang dari sisi layanan dan operasional, tetapi juga memiliki perhatian terhadap aspek keberlanjutan jangka panjang. (ire djafar)

Berita Terkait

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Monday, 20 July 2026 - 23:17 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Monday, 20 July 2026 - 16:46 WIB

PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

Sunday, 19 July 2026 - 23:24 WIB

Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terbaru