Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo Hasilkan 958 Kilogram, Buka Peluang Ekonomi Baru di Pesisir Indramayu

- Pewarta

Friday, 17 July 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo

Budidaya Kepiting Soka Binaan Pelindo

Maritim Indonesia – Program budidaya kepiting soka binaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo di Desa Totoran, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu, telah menghasilkan 958 kilogram kepiting dengan nilai penjualan sekitar Rp103,6 juta sejak panen perdana pada November 2025 hingga April 2026. Capaian tersebut turut membuka peluang pendapatan baru bagi kelompok tani dan masyarakat pesisir yang terlibat dalam rantai usaha budidaya kepiting soka.

Hasil budidaya juga mencatatkan tingkat kelangsungan hidup (survival rate) sebesar 77,41 persen, melampaui target awal program sebesar 65 persen. Rata-rata produksi mencapai sekitar 45 ekor atau 6,1 kilogram kepiting soka per hari yang dipasarkan kepada mitra eksportir dan pasar domestik.

Capaian tersebut menjadi salah satu fokus kunjungan lapangan dan dialog pemberdayaan masyarakat yang dilakukan Pelindo bersama Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship (LPA2I) IPB di Desa Totoran. Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan program sekaligus menyusun strategi penguatan kelembagaan, kapasitas produksi, dan akses pasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program pengembangan desa komoditas berbasis budidaya kepiting soka ini dimulai pada Juli 2025 melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelindo. Dalam pelaksanaannya, Pelindo membangun demonstration pond atau demplot budidaya berbasis Recirculating Aquaculture System (RAS) berkapasitas 5.000 crab box di atas lahan tambak seluas sekitar 1.717 meter persegi.

Fasilitas tersebut dikelola oleh Kelompok Tani Pancer Berkah Bersama dan dimanfaatkan sebagai pusat pembelajaran, produksi, serta pengembangan usaha budidaya kepiting soka.

Group Head Keberlanjutan Korporasi Pelindo, Usman Saroni, mengatakan bahwa pengembangan Desa Totoran merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong pemanfaatan potensi maritim yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir.

“Pelindo memandang potensi maritim Indonesia tidak hanya dari sisi kepelabuhanan, tetapi juga dari masyarakat pesisir yang menjadi bagian penting dalam ekosistem maritim. Melalui program ini, kami mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah agar semakin produktif, memiliki daya saing, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Usman.

Pendampingan yang diberikan tidak hanya berfokus pada aspek produksi, tetapi juga mencakup peningkatan kemampuan teknis budidaya, pengelolaan kelembagaan, pencatatan keuangan, serta persiapan akses pasar domestik dan ekspor.

Penerapan teknologi RAS memungkinkan pengelolaan kualitas air dan lingkungan budidaya dilakukan secara lebih terkontrol. Teknologi tersebut, disertai pendampingan teknis dan penguatan akses pasar, turut mendukung peningkatan produktivitas serta konsistensi hasil budidaya.

Dampak program juga dirasakan oleh masyarakat di sekitar lokasi budidaya. Selain meningkatkan pendapatan anggota kelompok tani, kegiatan ini membuka peluang ekonomi bagi pencari benih kepiting atau pengobor, tenaga kerja harian, serta kelompok perempuan yang terlibat dalam pengolahan hasil perikanan.

Program tersebut turut mendorong perbaikan tata kelola organisasi Kelompok Tani Pancer Berkah Bersama. Kelompok kini telah memiliki struktur organisasi dan pembagian tugas yang lebih jelas, serta menjalankan administrasi dan pencatatan keuangan secara aktif.

Ketua Kelompok Tani Pancer Berkah Bersama, Carma, mengatakan pendampingan Pelindo bersama LPA2I IPB telah membantu kelompoknya meningkatkan kemampuan budidaya dan pengelolaan usaha.

“Yang paling kami rasakan bukan hanya bantuan sarana, tetapi juga pendampingannya. Kami belajar membudidayakan kepiting soka, mengelola usaha, dan membangun akses pasar. Saat ini produksi sudah lebih stabil dan kami berharap usaha ini dapat terus menjadi sumber mata pencaharian bagi masyarakat Desa Totoran,” tutur Carma.

Usman menambahkan, capaian program di Desa Totoran menunjukkan bahwa pemberdayaan berbasis potensi lokal dapat menghasilkan dampak ekonomi apabila dijalankan melalui pendampingan yang konsisten dan kolaborasi antarpemangku kepentingan.

“Pelindo ingin mendorong masyarakat agar tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan memiliki kapasitas untuk mengelola komoditas unggulan daerah. Ke depan, penguatan kemandirian penyediaan benih, peningkatan kapasitas produksi, dan perluasan jejaring pasar akan menjadi bagian dari pengembangan program,” tutup Usman.

Program pengembangan Desa Totoran merupakan bagian dari penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) Pelindo serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya SDG 1 tentang Tanpa Kemiskinan, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. (ire djafar)

Berita Terkait

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal
Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah
Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan
Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional
PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok dan Sunda Kelapa Gelar Doa Bersama serta Santunan Anak Yatim
Pelindo Regional 2 Salurkan Santunan kepada 300 Anak Yatim, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Pelabuhan
Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Berita Terkait

Thursday, 23 July 2026 - 15:29 WIB

Safety Forum Jadi Momentum TPK Teluk Lamong Perkuat Budaya K3 Demi Operasional yang Andal

Thursday, 23 July 2026 - 14:24 WIB

Program Diskon Tarif Transportasi Dongkrak Mobilitas, Kapal PELNI Layani 677 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah

Thursday, 23 July 2026 - 14:16 WIB

Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan

Thursday, 23 July 2026 - 09:13 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi dengan Kemendiktisaintek, Dorong Riset Kelautan Nasional

Wednesday, 22 July 2026 - 12:47 WIB

PT Termimal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3 % pada Semester l 2026, Perkuat Konektivitas Maritim dan Transformasi Digital

Berita Terbaru