Cuaca Ekstrem, Penumpang Kapal Pelabuhan Makassar Diimbau Selalu Siaga & Waspada

- Pewarta

Thursday, 5 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – General Manager PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Makassar, Suhadi Hamid meminta kepada seluruh manajemen dan penumpang kapal di Pelabuhan Makassar untuk selalu siaga dan waspada terhadap cuaca ekstrem yang melanda beberapa wilayah di Indonesia termasuk Sulawesi Selatan dan terkhusus lagi di Makassar dalam beberapa hari belakangan ini.

Menurut Suhadi, saat ini masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut khususnya yang melalui Pelabuhan Makassar jumlahnya masih cukup tinggi, usai liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Saat ini khusus di Pelabuhan Makassar masih cukup ramai, terutama oleh para pemudik yang baru selesai libur Nataru. Melihat kondisi cuaca yang cukup ekstrem akhir-akhir ini, saya mengimbau kepada seluruh penumpang kapal untuk waspada dan juga selalu memantau prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG),” kata Suhadi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi petugas di lapangan, saya juga mengimbau agar terus siaga dan waspada terhadap kondisi cuaca saat ini yang cukup ekstrem. Selalu gunakan Alat Pelindung Diri (APD) terutama jika sedang bertugas,” ucapnya.

Selain itu lanjut GM Pelindo Regional 4 Makassar, pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kantor Otoritas Pelabuhan (OP) Utama Makassar, Kantor Kesyahbandaran Utama Makassar, PT Pelayaran Indonesia (Pelni), Kantor Distrik Navigasi Kelas I Makassar, Polres Pelabuhan Makassar, dan Badan SAR Nasional atau BASARNAS, untuk bersama-sama mengantispasi kondisi atau situasi yang tidak diinginkan.

Sebelumnya ada penyampaian dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika bahwa cuaca ekstrem kali ini salah satunya ditandai dengan tingginya curah hujan.

BMKG mengimbau agar masyarakat mewaspadai dampak dari potensi cuaca ekstrem ini, yaitu adanya potensi bencana hidrometeorologis, yaitu suatu fenomena bencana alam atau proses merusak yang terjadi di atmosfer (meteorologi), air (hidrologi), atau lautan (oseanografi).

Dalam rilisnya BMKG memberi peringatan dini cuaca ekstrem, di mana hujan lebat berpotensi akan menerjang wilayah Sulsel selama sepekan. “Prakiraan tanggal 3-9 Januari 2023, hujan dengan intensitas lebat yang cenderung pada dini hari sampai pagi hari berpotensi terjadi di wilayah Sulawesi Selatan,” ujar Kepala BMKG Wilayah IV Makassar, Irwan Slamet, dikutip dalam keterangan resminya, Selasa (3/1).

Irwan menjelaskan, pemicu cuaca ekstrem yaitu dinamika atmosfer terkini menunjukkan indikasi adanya potensi peningkatan curah hujan di Sulsel. Ex-Siklon tropis Ellie terpantau masih berada di Australia bagian barat, mampu meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian gelombang laut di sepanjang daerah menuju pusat tekanan.

“Terdapat pertemuan arus angin (konvergensi) di sekitar Sulawesi Selatan menyebabkan penumpukan massa udara yang mendukung pertumbuhan awan hujan. Model cuaca menunjukkan kelembapan udara lapisan atas hingga ketinggian 700 mb dalam kondisi basah berkisar 70-100 persen,” urai Irwan.

Cuaca ekstrem tersebut berpotensi terjadi di wilayah Sulsel bagian barat dan tengah. BMKG juga memperingatkan adanya potensi angin kencang di Sulsel bagian barat dan selatan.

“Masyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan,” imbuhnya. (idj)

Berita Terkait

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Monday, 20 July 2026 - 23:17 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Monday, 20 July 2026 - 16:46 WIB

PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

Sunday, 19 July 2026 - 23:24 WIB

Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terbaru