Pelayaran KM. Dharma Kencana V Tandai Peresmian Pengoperasian Perdana Terminal Penumpang Donggala

- Pewarta

Friday, 26 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut meresmikan operasional Terminal Penumpang Donggala di Pelabuhan Teluk Palu. Acara ini ditandai dengan pelayaran perdana KM. Dharma Kencana V yang turut dihadiri oleh berbagai pihak terkait.

Acara ini merupakan tonggak penting dalam upaya meningkatkan konektivitas nasional dan perekonomian di Sulawesi Tengah.

“Terminal Penumpang Donggala Pelabuhan Teluk Palu. Kami atas nama jajaran pimpinan Kemenhub menyambut baik dilaksanakannya pengoperasian perdana ini. Antusiasme Masyarakat sangat tinggi dan kami berharap dapat menjadi penggerak perekonomian yang berkelanjutan,” ujar Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Lollan Andy Sutomo Panjaitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengoperasian Perdana

Lollan mengungkapkan rehabilitasi dan rekonstruksi Pelabuhan Teluk Palu merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibiayai oleh Loan Asian Development Bank (ADB) No. 3792-INO: Emergency Assistance Rehabilitation and Reconstruction (EARR).

Proyek ini bertujuan mengembalikan fungsi pelabuhan yang terdampak bencana alam, meningkatkan kapasitas layanan pelabuhan sebagai pusat simpul aktivitas logistik, serta mendukung peningkatan perekonomian dan konektivitas di kawasan Sulawesi Tengah dan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Adapun salah satu fasilitas pelabuhan yang dilakukan rehabilitasi dan rekonstruksi adalah Pelabuhan Donggala,” ungkapnya.

Lollan mengungkapkan bahwa Pelabuhan Donggala, yang berlokasi di Kelurahan Kabonga Kecil, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, memiliki sejarah yang kaya sejak abad ke-14 Masehi. Pelabuhan ini pernah menjadi pusat perdagangan yang ramai pada masa Kerajaan Pudjananti/Banawa, melayani saudagar dari Gujarat, China, Arab, dan Eropa.

“Untuk mengembalikan fungsi Pelabuhan Donggala yang rusak akibat gempa bumi, tsunami, dan likuifaksi, telah, dilakukan rekonstruksi sejak 15 Februari 2022 hingga 10 Maret 2024,” ungkapnya.

Lingkup pekerjaan meliputi pembangunan dermaga (320×20 m²), apron dermaga (180×22,22 m²), terminal penumpang dua lantai (60×32 m²), kantor wilker (21×25 m²), dan fasilitas sisi darat.

Keputusan Pengoperasian

Keputusan Dirjen Perhubungan Laut Nomor: A.681/AL.308/DJPL telah menetapkan persetujuan pengoperasian Pelabuhan Teluk Palu pada 11 Juni 2024. Pelabuhan Donggala kini memiliki dua jenis dermaga yakni dermaga penumpang dan dermaga kargo dengan kapasitas kapal terbesar 6.000 DWT. Pelabuhan ini melayani bongkar muat kargo seperti semen, pupuk, hasil alam, dan hasil pertanian.

Selanjutnya dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Donggala, saat ini akan dilakukan pengoperasian perdana KM. Darma Kencana V yang direncanakan melaksanakan pelayaran dengan rute Surabaya-Balikpapan- Donggala (PP).

“Kami berharap aktivitas pelayaran ini dapat meningkatkan perekonomian, khususnya di wilayah Donggala dan Sulawesi Tengah pada umumnya,” ujar Lollan.

Selain itu, Lollan menegaskan guna mendukung kelancaran pengoperasian Pelabuhan Donggala, diperlukan sinergi dan kolaborasi dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Diharapkan peningkatan pemanfaatan fasilitas pelabuhan dapat dilakukan melalui sosialisasi, promosi, dan publikasi lainnya. Partisipasi masyarakat dalam menjaga kelancaran operasional dan keamanan pelabuhan, terutama pada aktivitas UMKM di sekitar wilayah pelabuhan, sangat diharapkan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Pemerintah Kabupaten Donggala, KSOP Kelas II Teluk Palu, dan tim yang telah bekerja keras membangun pelabuhan ini. Mari bersama-sama membangun dan merawat fasilitas yang ada demi perkembangan peradaban yang lebih baik,” tutup Lollan. (fa)

idj / idj

Berita Terkait

Angkut 1,3 Juta Kendaraan di 19 Lintasan, Jembatan Nusantara Jadi Urat Nadi Logistik Nasional
Pangkalan KPLP Tanjung Priok dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Perkuat Kerja Sama Hukum
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Terima Kunjungan Delegasi Jade University, Jalin Kerja Sama di Sektor Maritim
Rayakan HUT ke-58 Tahun, DPP INSA Tanam Bibit Mangrove Demi Kelestarian Lingkungan
Program PELITA TJSL Pelindo Regional 2 Tanjung Priok: Upaya Pencegahan Stunting
Terminal Batang Tahap I Rampung, Pelindo Dukung Konektivitas Logistik Nasional
Dukung Pariwisata dan Pemerataan Ekonomi Wilayah, ASDP dan InJourney Airports Susun Kajian Water Taxi Bali
Pangkalan KPLP Tanjung Priok dan KSOP Kelas I Panjang Lampung Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Maritim di Lampung

Berita Terkait

Thursday, 28 August 2025 - 11:48 WIB

Angkut 1,3 Juta Kendaraan di 19 Lintasan, Jembatan Nusantara Jadi Urat Nadi Logistik Nasional

Thursday, 28 August 2025 - 09:48 WIB

Pangkalan KPLP Tanjung Priok dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara Perkuat Kerja Sama Hukum

Thursday, 28 August 2025 - 02:03 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Terima Kunjungan Delegasi Jade University, Jalin Kerja Sama di Sektor Maritim

Tuesday, 26 August 2025 - 12:06 WIB

Rayakan HUT ke-58 Tahun, DPP INSA Tanam Bibit Mangrove Demi Kelestarian Lingkungan

Tuesday, 26 August 2025 - 05:14 WIB

Program PELITA TJSL Pelindo Regional 2 Tanjung Priok: Upaya Pencegahan Stunting

Berita Terbaru