Kementerian Perhubungan Fasilitasi Pemulangan Jenazah Pelaut Indonesia dari UEA

- Pewarta

Friday, 16 August 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri, telah memfasilitasi pemulangan jenazah Mohammad Rivai, seorang pelaut Indonesia yang bekerja di perusahaan Asaker Marine and Shipping Agency LLC di Ajman, Persatuan Emirat Arab (PEA). Mohammad Rivai meninggal dunia akibat serangan jantung pada 3 Agustus 2024.

Menurut informasi dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Dubai, jenazah dipulangkan ke Indonesia pada 11 Agustus 2024 menggunakan penerbangan Emirates EK 356, yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 15.40 WIB. Setelah itu, jenazah langsung dipulangkan ke kampung halaman almarhum di Kota Tanjung Pinang.

“Jenazah dipulangkan menggunakan penerbangan Emirates EK 356 pada hari Minggu, 11 Agustus 2024, pukul 04.25 waktu setempat dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada hari yang sama pukul 15.40 WIB, kemudian langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Kota Tanjung Pinang,” ungkap Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Hendri Ginting, dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memfasilitasi pemulangan jenazah, Kementerian Perhubungan bersama Kementerian Luar Negeri juga akan mengawal proses pemenuhan hak-hak almarhum untuk keluarga yang ditinggalkan. Ini termasuk penyerahan asuransi dan santunan bagi ahli waris, yang akan dilakukan di kantor pusat Kementerian Perhubungan dengan disaksikan oleh perwakilan dari Kementerian Luar Negeri.

“Kami mengucapkan turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” tambah Hendri Ginting.

Pemulangan jenazah ini juga melibatkan Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia dari Kementerian Luar Negeri Indonesia, yang turut mengawal proses dari awal hingga akhir. (fa)

 

idj / idj

Berita Terkait

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional
Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean
Dorong Mobilitas Nataru, Program Stimulus ASDP Terserap 96,17 Persen
Ditjen Hubla Dorong Peningkatan Kepatuhan Pelaporan Program dan Anggaran pada Tiga Aplikasi Monitoring
Evaluasi Nataru ASDP: Arus Lancar Terkendali, Kepuasan Publik Sangat Tinggi
Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025
Jaga Kelancaran Arus Balik Nataru, PELNI dan BPH Migas Pantau Pasokan BBM di Bitung
Target Penumpang Tercapai, Penumpang PELNI di 2025 Tembus 5,15 Juta

Berita Terkait

Friday, 16 January 2026 - 03:50 WIB

Indonesia Mulai Persiapan Ratifikasi Konvensi Hong Kong 2009, Perkuat Keselamatan Pelayaran dan Industri Maritim Nasional

Thursday, 15 January 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Akses dan Nadi Perekonomian Banggai Laut, ASDP Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

Wednesday, 14 January 2026 - 09:54 WIB

Dorong Mobilitas Nataru, Program Stimulus ASDP Terserap 96,17 Persen

Tuesday, 13 January 2026 - 08:11 WIB

Ditjen Hubla Dorong Peningkatan Kepatuhan Pelaporan Program dan Anggaran pada Tiga Aplikasi Monitoring

Tuesday, 13 January 2026 - 04:46 WIB

Evaluasi Nataru ASDP: Arus Lancar Terkendali, Kepuasan Publik Sangat Tinggi

Berita Terbaru