Diskusi Para Pemangku Kepentingan, Bahas Masa Depan Kemaritiman Indonesia di Era Pemerintahan Baru

- Pewarta

Wednesday, 19 February 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub (Dirjen Hubla) Capt Antoni Arif Priadi membuka Diskusi Nasional bertajuk "Masa Depan Kemaritiman Indonesia di Era Pemerintahan Baru, Seperti Apa?" yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Alumni  (IKAL) Lemhannas, Ocean Week dan Perkumpulan Ahli Transportasi dan Logistik Indonesia (PATLI), di Hotel Sunlake Sunter, Jakarta Utara, Rabu (19/2).
Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub (Dirjen Hubla) Capt Antoni Arif Priadi membuka Diskusi Nasional bertajuk “Masa Depan Kemaritiman Indonesia di Era Pemerintahan Baru, Seperti Apa?” yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Alumni  (IKAL) Lemhannas, Ocean Week dan Perkumpulan Ahli Transportasi dan Logistik Indonesia (PATLI), di Hotel Sunlake Sunter, Jakarta Utara, Rabu (19/2).

Maritim Indonesia – Para pemangku kepentingan di sektor kemaritiman berkumpul dalam Diskusi Nasional bertajuk “Masa Depan Kemaritiman Indonesia di Era Pemerintahan Baru, Seperti Apa?” yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Alumni  (IKAL) Lemhannas, Ocean Week dan Perkumpulan Ahli Transportasi dan Logistik Indonesia (PATLI), di Hotel Sunlake Sunter, Jakarta Utara, Rabu (19/2).

Berbagai pihak hadir dalam diskusi tersebut, termasuk pemerintah, pelaku industri maritim, akademisi, serta asosiasi terkait untuk membahas arah kebijakan dan tantangan sektor maritim di bawah pemerintahan yang baru.

Dukungan pemerintah sangat penting dalam mengembangkan ekosistem industri kapal nasional serta strategi dalam menghadapi berbagai tantangan global. Termasuk peran Kementerian Perhubungan (Kemenhub), khususnya Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) dalam memastikan regulasi dan kebijakan yang mendukung pertumbuhan industri maritim domestik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Maritime Cluster Indonesia merupakan strategi untuk mendorong daya saing industri maritim nasional di tengah persaingan global. Berbagai faktor eksternal, seperti perubahan kebijakan perdagangan internasional, ketahanan energi, dan keamanan maritim, menjadi tantangan yang harus diantisipasi dengan kebijakan yang tepat,” kata Dirjen

Perhubungan Laut Kemenhub (Dirjen Hubla) Capt Antoni Arif Priadi dalam sambutannya saat membuka Diskusi tersebut.

Dirjen Hubla juga memberikan pandangan serta rekomendasi kebijakan demi memperkuat sektor kemaritiman Indonesia ke depan. Capt Antoni juga menjelaskan berbagai skema pembiayaan bagi industri kapal, insentif bagi pelaku usaha maritim, serta pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam memperkuat industri kemaritiman Indonesia dan kebijakan terkait Free Trade Zone (FTZ) serta dampaknya terhadap pertumbuhan industri galangan kapal dan logistik maritim.

“Dengan adanya forum diskusi ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan pelaku industri dapat terus ditingkatkan untuk mendukung visi Indonesia sebagai poros maritim dunia,” kata Capt Antoni.

Diskusi tersebut menghadirkan Nara Sumber diantaranya Direktur Perkapalan dan Kepelautan Kemenhub Capt Hendri Ginting, Direktur Utama Subholding Pelindo Multi Terminal (SPMT) Ari Hendryanto, Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) yang juga Direktur Utama Krakatau Steel Akbar Djohan.

Hadir pula perwakilan dari DPP Indonesia National Shipowners Association (INSA) yang diwakili oleh Sekretatis Umum DPP INSA Darmansyah, Pengamat Hukum Maritim Chandra Motif, dan Anggota DPR Komisi V Fadjar Harjo Seputro serta berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pelindo, Krakatau Steel, serta asosiasi maritim lainnya. (ire djafar)

Berita Terkait

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda
KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026
Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026
PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket
Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar
Arus Petikemas TTL Tumbuh 12,54 Persen, Tembus 2,29 Juta TEUs hingga September 2026
IPCC dukung Honda Racing Indonesia di Mandalika Festival of Speed 2026
Transformasi green dan smart terminal, TTL raih dua penghargaan internasional

Berita Terkait

Tuesday, 20 October 2026 - 23:31 WIB

KPLP Tanjung Priok Kerahkan Tiga Kapal Patroli Tangani Kebakaran KMP Batu Mandi di Selat Sunda

Tuesday, 20 October 2026 - 12:54 WIB

KM Dorolonda Mulai Layani Pelabuhan Donggala pada 31 Oktober 2026

Tuesday, 20 October 2026 - 12:19 WIB

Strategi Integrated Auto Solutions Perkuat Pertumbuhan IPCC, Trafik Kargo Naik 19,57% hingga Kuartal III 2026

Monday, 19 October 2026 - 18:10 WIB

PELNI Raih Penghargaan ESG NOW Leadership Forum & Awards 2026 melalui Inovasi Daur Ulang Life Jacket

Monday, 19 October 2026 - 14:12 WIB

Pelindo Regional 4 Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Makassar

Berita Terbaru