ASDP Gandeng Pemprov Aceh Perkuat Layanan Konektivitas Maritim

- Pewarta

Tuesday, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengoperasian KMP Aceh Hebat I antara PT ASDP dan Pemerintah Provinsi Aceh di Kantor Pusat ASDP Jakarta.
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengoperasian KMP Aceh Hebat I antara PT ASDP dan Pemerintah Provinsi Aceh di Kantor Pusat ASDP Jakarta.

Maritim Indonesia — Di bentang kepulauan Indonesia, transportasi penyeberangan bukan sekadar moda, melainkan urat nadi yang menjaga denyut konektivitas dan pertumbuhan ekonomi. Menyadari peran strategis tersebut, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan demi memastikan layanan yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Komitmen ini ditegaskan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pengoperasian KMP Aceh Hebat I bersama Pemerintah Provinsi Aceh pada Selasa (07/04) di Kantor Pusat ASDP. Kesepakatan ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kesinambungan layanan penyeberangan, khususnya di wilayah kepulauan Aceh yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Aceh, T. Robby Irza; Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, T. Faisal; Kepala Badan Pengelola Keuangan Aceh, Muhammad Diwarsyah; Direktur Operasi dan Transformasi ASDP, Rio Lasse; Direktur Teknik ASDP, Nana Sutisna; Direktur SDM dan Layanan Korporasi ASDP, Ardhi Ekapaty; serta Executive Director Regional I, Theresia Damayanti bersama jajaran manajemen terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rio Lasse, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan pijakan strategis dalam memastikan layanan penyeberangan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Penandatanganan MoU KMP Aceh Hebat I ini bukan sekadar kelanjutan kerja sama, melainkan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan yang semakin andal dan berorientasi pada masyarakat. Sinergi ini akan memperkuat konektivitas wilayah, sekaligus membuka akses ekonomi dan pembangunan bagi masyarakat,” ujarnya.

Konsisten dan Berkualitas

Dalam operasionalnya, KMP Aceh Hebat I melayani lintasan Simeulue–Calang, jalur vital yang menghubungkan mobilitas penumpang dan distribusi logistik. Sepanjang Januari hingga Maret 2026, kapal ini telah melayani 9.820 penumpang dan 3.565 kendaraan—angka yang mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan penyeberangan yang konsisten dan berkualitas.

Theresia Damayanti, menambahkan bahwa keberhasilan kerja sama sebelumnya menjadi fondasi kuat bagi keberlanjutan kolaborasi ini.

“Melalui skema kerja sama berbasis sewa yang berkelanjutan, kami menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan standar layanan. Prinsip safety, security, dan service excellence menjadi prioritas utama, yang didukung peningkatan fasilitas kapal, penguatan sistem pemeliharaan, serta pengembangan kompetensi SDM,” jelasnya.

Dari sisi Pemerintah Provinsi Aceh, T. Robby Irza menilai sinergi ini sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperlancar distribusi logistik, dan memperluas aksesibilitas masyarakat di wilayah kepulauan.

Melalui kolaborasi yang solid, ASDP menegaskan perannya sebagai penghubung antarwilayah yang tidak hanya menjaga keandalan layanan, tetapi juga menghadirkan sistem transportasi penyeberangan yang adaptif, modern, dan berdaya saing. Upaya ini diharapkan mampu menjawab dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus mendukung distribusi logistik nasional secara lebih efisien dan berkelanjutan. (jagad)

— idj / idj —

Berita Terkait

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis
Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%
Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar
Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur
Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional
Pascagempa NTT, Kemenhub Optimalkan Transportasi Laut untuk Distribusi Bantuan Kemanusiaan
Buka Posko Bersama Kemenhub, PELNI dan Pelindo Tunjukan Sinergi untuk Galang Bantuan Bencana NTT
Angkut Bantuan, Kemenhub Berikan Potongan Harga 100 Persen Tarif Muatan Barang di Kapal PELNI

Berita Terkait

Friday, 28 August 2026 - 21:26 WIB

Perkuat Tata Kelola BBM, PELNI Bersama KPK Pantau Proses Bunkering Kapal Perintis

Friday, 28 August 2026 - 11:17 WIB

Danantara Perkuat Transformasi Pelindo, Laba Semester I 2026 Tumbuh 60%

Wednesday, 26 August 2026 - 20:28 WIB

Jejak Panjang Pengabdian Andi Hartono, dari Kantor Pusat hingga Menjaga Keselamatan Pelayaran di Makassar

Saturday, 22 August 2026 - 21:58 WIB

Layani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

Saturday, 22 August 2026 - 14:17 WIB

Pushidrosal Perkuat Sinergi Hidro-Oseanografi dan Pertahanan Maritim di Wilayah Perbatasan Nasional

Berita Terbaru