ASDP Kerahkan KMP Jatra I Perkuat Pemulihan Sumatera

- Pewarta

Monday, 15 December 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Di tengah proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung di berbagai wilayah Sumatera, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengerahkan armadanya untuk memastikan bantuan kemanusiaan terus menjangkau masyarakat terdampak.

Setelah sebelumnya merelokasi KMP Jatra II, ASDP kembali menurunkan KMP Jatra I sebagai kapal kedua yang dikhususkan untuk mendukung distribusi bantuan dan memperkuat pemulihan di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kapal ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 15 Desember 2025, melayani lintasan Tanjung Priok–Belawan–Aceh–Sibolga–Teluk Bayur.

Pengerahan kapal kedua ini menegaskan komitmen ASDP untuk menghadirkan dukungan yang berkelanjutan. Ketika sejumlah akses darat masih terbatas akibat bencana, jalur laut kembali menjadi penghubung utama yang memastikan logistik, peralatan, serta bantuan kemanusiaan dapat tiba secara aman dan merata ke wilayah terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa relokasi KMP Jatra I merupakan bagian dari tanggung jawab moral perusahaan untuk terus hadir bersama masyarakat di masa sulit. Menurutnya, pemulihan bencana membutuhkan kesinambungan agar bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga terdampak.

“Kami memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat, aman, dan tepat sasaran. Dengan mengerahkan kapal kedua, ASDP berupaya menjaga kesinambungan distribusi bantuan agar proses pemulihan terus berjalan dan masyarakat dapat segera bangkit,” ujar Heru.

KMP Jatra I didukung spesifikasi teknis yang andal, berukuran 4.145 GT, panjang 81 meter, dan lebar 15,6 meter. Kapal ini mampu mengangkut hingga 700 penumpang serta 54 unit kendaraan campuran dengan kapasitas angkut sebesar 420 ton, sehingga efektif untuk membawa bantuan logistik, peralatan pendukung, hingga relawan kemanusiaan ke wilayah-wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Seiring pengerahan KMP Jatra I, ASDP juga membuka fasilitas penyaluran bantuan kemanusiaan secara gratis bagi masyarakat, korporasi, dan institusi yang ingin turut berkontribusi dalam pemulihan bencana di Sumatera. Fasilitas ini dihadirkan untuk memudahkan distribusi bantuan ke wilayah terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sekaligus memastikan bantuan dapat disalurkan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.

Kolaborasi Pemulihan

Melalui lintasan Tanjung Priok–Belawan–Lhokseumawe–Sibolga–Teluk Bayur, KMP Jatra I dijadwalkan berangkat pada Senin (15/12) dengan penyesuaian terhadap kondisi operasional di lapangan. Jenis bantuan yang dapat disalurkan meliputi pakaian layak pakai, paket sembako, serta kebutuhan pokok lainnya. Seluruh bantuan akan dihimpun dan didistribusikan secara bertanggung jawab sebagai bagian dari komitmen ASDP dalam mendukung percepatan pemulihan bencana di Sumatera.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menjelaskan bahwa keterlibatan publik menjadi bagian penting dalam memastikan pemulihan berjalan lebih cepat dan merata. ASDP membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya agar kepedulian masyarakat dapat tersalurkan secara efektif dan tepat guna.

Sebelumnya, ASDP telah lebih dahulu merelokasi KMP Jatra II untuk melayani lintasan bantuan dari Teluk Bayur menuju Sibolga. Kapal tersebut mengangkut berbagai kebutuhan pokok seperti beras, kasur, elpiji, dan sembako, serta alat berat berupa tujuh unit excavator dan dua unit dump truck yang digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera.

Dengan pengerahan KMP Jatra I sebagai kapal kedua, ASDP menegaskan perannya tidak hanya sebagai operator transportasi penyeberangan, tetapi juga sebagai jembatan kemanusiaan yang menghubungkan kepedulian berbagai pihak dengan kebutuhan nyata masyarakat di lapangan.

“Kami akan terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam setiap upaya kemanusiaan. Harapannya, kehadiran ASDP dapat membantu mempercepat pemulihan sekaligus menghadirkan semangat baru bagi masyarakat Sumatera yang sedang bangkit dari bencana,” tutup Windy. (jagad)

— idj / idj —

 

Berita Terkait

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 13:30 WIB

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Berita Terbaru