Disetujui RUPS, IPCC akan Alokasikan Buyback Saham Sebesar Rp 116 Miliar

- Pewarta

Thursday, 13 June 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dengan kode (IDX:IPCC) telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 di Museum Maritim Jakarta, Senin (10/6)”

Maritim Indonesia — PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk dengan kode saham (IDX:IPCC) langsung mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk mengimplementasikan program pembelian kembali atau buyback saham, setelah pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2023 tanggal 10 Juni 2024 lalu, mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan aksi korporasi buyback saham dengan alokasi dana maksimal sebesar Rp 116 Miliar. Dalam proses eksekusinya, buyback akan dilaksanakan secara bertahap, paling lambat 12 (dua belas) bulan setelah persetujuan RUPS Tahunan.

“Kinerja saham Perusahaan saat ini masih undervalued jika dibandingkan dengan kinerja Perusahaan yang menunjukkan peningkatan pertumbuhan. Aksi korporasi ini menunjukkan keyakinan manajemen bahwa prospek Perusahaan akan semakin baik,” kata Sugeng Mulyadi, Direktur Utama IPCC dalam keterangannya, Kamis (13/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih jauh dikatakan, saat ini fndamental Perusahaan semakin kuat tegak lurus dengan pencapaian laba bersih 190,85 M dan pertumbuhan dari sisi EBITDA yang meningkat 4,45% secara year on year (YoY) dari tahun sebelumnya.

Selain itu, lanjutnya, rencana Perusahaan untuk melakukan ekspansi bisnis dengan mengelola beberapa terminal kendaraan di wilayah Timur Indonesia juga menunjukkan bahwa kedepannya kinerja operasi, komersial dan keuangan lebih baik pencapaiannya dari tahun-tahun sebelumnya.

Wing Megantoro, Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko IPCC juga menyampaikan, buyback saham akan dilakukan dengan harga yang dianggap baik dan wajar oleh Perusahaan dengan memperhatikan POJK 29/2023, agar tidak mengakibatkan penurunan pendapatan atau berdampak material atas pembiayaan Perusahaan.

“Mengingat dana yang digunakan berasal dari kas internal Perusahaan hasil kegiatan usaha operasional, sehingga laporan laba rugi Perusahaan diperkirakan akan tetap sejalan dengan target,” jelasnya.

Dikatakan juga, salah satu pertimbangan buyback antara lain posisi arus kas perusahaan yang sangat kuat, setelah memperhitungkan kebutuhan CAPEX dan pengembangan bisnis, biaya operasional serta rencana pembayaran dividen di masa yang akan datang.

“Perusahaan akan menggunakan pendanaan internal untuk melakukan aksi buyback ini. Buyback diharapkan mampu meningkatkan kinerja pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkualitas disertai dengan pengendalian biaya yang efektif dan efisien.“ pungkas Wing Megantoro. (ire djafar)

Berita Terkait

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC
Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen
Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum
PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia
Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan
Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar Program Pelindo Sehat 2026, Berikan Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru
Dari Ruang Kelas ke Pelabuhan, GIBEI FEB UNJ Selami Bisnis Logistik Otomotif Lewat Kunjungan Industri ke IPCC
Pelindo Regional 2 Banten Peduli Lingkungan Laut: Gelar Program TJSL, Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

Berita Terkait

Tuesday, 21 July 2026 - 12:38 WIB

Mahasiswa Poltrada Bali Dalami Industri Logistik Otomotif Lewat Kunjungan ke IPCC

Tuesday, 21 July 2026 - 08:04 WIB

Program Diskon Transportasi PELNI Disambut Antusias, Kuota Terserap 96 Persen

Monday, 20 July 2026 - 23:17 WIB

Kejati Bangka Belitung dan Pelindo Regional 2 Perkuat Sinergi Penanganan Hukum

Monday, 20 July 2026 - 16:46 WIB

PELNI Perluas Jangkauan Layanan Keagenan Kapal hingga Malaysia

Sunday, 19 July 2026 - 23:24 WIB

Jaga Konektivitas di Wilayah 3TP, Kemenhub Pastikan Angkutan Perintis Tetap Berjalan

Berita Terbaru