Evaluasi Pengelolaan Barang Milik Negara, Ditjen Hubla Lakukan Wasdal dengan Target Wajar Tanpa Pengecualian

- Pewarta

Tuesday, 9 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia  – Dalam rangka meningkatkan tertib administrasi pada penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) Semester I Tahun Anggaran 2024, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla)  melalui Bagian Umum dan Perlengkapan menyelenggarakan agenda Penyusunan Laporan Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Barang Milik Negara (BMN) di Ditjen Hubla.

Kegiatan yang bertujuan untuk menyusun laporan Pengawasan dan Pengendalian BMN dari seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) atau Satuan Kerja di Lingkungan Ditjen Hubla tersebut dibuka oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Lollan Panjaitan melalui zoom yang berlangsung pada Selasa (9/7) di Jakarta.

“Selaku pimpinan saya sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini, sesuai dengan yang diamanatkan pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia tentang Tata Cara Pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Barang Milik Negara,” ujar Lollan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyusunan laporan wasdal tersebut bertujuan untuk meningkatkan evaluasi terhadap pengelolaan BMN di lingkungan Ditjen Hubla, serta menjadi salah satu target pencapaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) .

“Saya berharap agar penyusunan laporan wasdal ini dilakukan dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya, agar pemantauan dan penertiban aset BMN tersebut dilakukan secara periodik oleh Kuasa Pengguna Anggaran dan melaporkan secara berjenjang dari Pengguna Barang kepada Pengelola Barang dalam hal ini Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lollan menyampaikan agar kegiatan penyusunan Laporan Wasdal BMN Semester I dapat memberikan manfaat peningkatan kualitas pengelolaan BMN di lingkungan Ditjen Hubla.

Adapun pelaksanaan kegiatan dilakukan secara tatap muka yang diselenggarakan selama 10 hari pada tanggal 4 sampai 13 Juli 2024, yang dibagi menjadi 3 tahap. Selain itu, kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan dan Biro Layanan Pengadaan dan Pengelolaan BMN Kementerian Perhubungan.

Lollan menegaskan kepada para Kuasa Pengguna Anggaran dan Penyusun Laporan Wasdal BMN dapat melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta memberikan laporan sesuai dengan yang diminta oleh Kementerian Keuangan. (fa)

 

idj / idj

 

 

 

Berita Terkait

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional
PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir
SIMOLI V2 dan Otomatisasi VTS Percepat Layanan Navigasi di Tanjung Priok
ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan
ABUPI dan Bank Mandiri, Perkuat Layanan Perbankan untuk Peningkatan Pengembangan Usaha Pelabuhan
Forum Konsolidasi Pengurus dan Anggota ABUPI, Perkuat Sinergi Organisasi
ABUPI Memperkuat Jajaran Pengurus Periode 2026–2030, Dorong Konsolidasi Organisasi
ABUPI Gandeng IIEA Dorong Penerapan Standar di Sektor Kepelabuhanan

Berita Terkait

Friday, 9 October 2026 - 10:43 WIB

PELNI dan BPH Migas Perkuat Tata Kelola JBT untuk Dukung Konektivitas Nasional

Thursday, 8 October 2026 - 13:28 WIB

PELNI Salurkan Ribuan Life Jacket, Perkuat Keselamatan Masyarakat Pesisir

Wednesday, 7 October 2026 - 16:16 WIB

SIMOLI V2 dan Otomatisasi VTS Percepat Layanan Navigasi di Tanjung Priok

Thursday, 17 September 2026 - 19:36 WIB

ABUPI dan BKI Perkuat Sinergi untuk Mendorong Kualitas dan Keselamatan Sektor Kepelabuhanan

Thursday, 17 September 2026 - 19:13 WIB

ABUPI dan Bank Mandiri, Perkuat Layanan Perbankan untuk Peningkatan Pengembangan Usaha Pelabuhan

Berita Terbaru

Berita

Pushidrosal dan UKHO Perkuat Kerja Sama di Bidang Hidrografi

Wednesday, 14 Oct 2026 - 11:45 WIB