FPMM Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW, Wagub Maluku: Garda Terdepan Jaga NKRI

- Pewarta

Saturday, 6 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Dewan Pimpinan Pusat Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H dengan tema “Melangitkan Akhlak, Membumikan Ilmu” di Jakarta, Sabtu (6/9). Acara berlangsung khidmat dengan tausiyah dari Ustaz H. Fadlan serta diwarnai penyerahan santunan kepada 200 anak yatim.

Ketua Umum FPMM, H. Umar Key Ohoitenan, dalam sambutannya menyoroti persoalan banyaknya sarjana asal Maluku yang datang ke Jakarta namun justru terjebak bekerja sebagai penagih utang.

“Setiap tahun ribuan pemuda Maluku bergelar sarjana datang ke ibu kota, tapi banyak yang akhirnya bekerja jadi penagih utang. Pemerintah jangan tutup mata, harus buka peluang kerja layak,” tegas Umar Key.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mendorong pemerintah daerah maupun pusat untuk memberi perhatian serius pada generasi muda Maluku, termasuk dalam peningkatan kemampuan bahasa Inggris agar mampu bersaing secara global.

Acara turut dihadiri oleh Ali Mochtar Ngabalin, politisi sekaligus Staf Khusus Kepresidenan, yang mengingatkan pentingnya akhlak sebagai bekal utama pemuda Maluku.

“Kalau hidup tanpa akhlak, apa bedanya dengan yang lain? Bekal utama pemuda Maluku adalah moral dan bahasa internasional,” ujarnya.

Ngabalin bahkan menyatakan siap memfasilitasi anak-anak Maluku yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, juga memberikan apresiasi tinggi kepada FPMM. Menurutnya, FPMM menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan bangsa.

“Maluku adalah salah satu dari delapan provinsi pertama yang melahirkan NKRI. Apa yang dilakukan FPMM di Jabodetabek adalah wujud nyata sumbangsih rakyat Maluku,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Vanath menyinggung potensi besar dari pengembangan Blok Masela yang diproyeksikan membuka 7.500–10.000 lapangan kerja baru pada 2026. Pemerintah Provinsi Maluku, lanjutnya, tengah menyiapkan sumber daya manusia agar peluang tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat lokal.

“Kita berharap lapangan kerja besar ini diisi oleh masyarakat Maluku, sehingga tidak lagi banyak yang harus mencari pekerjaan ke luar daerah,” tegasnya.

Vanath menambahkan, peringatan Maulid ini juga menjadi simbol kebersamaan karena turut dihadiri tokoh lintas agama. Ia berharap organisasi non-Muslim asal Maluku juga berperan melalui kegiatan serupa, seperti perayaan Natal atau Tahun Baru, demi menjaga harmoni masyarakat.

Apresiasi juga datang dari Wakil Wali Kota Bekasi, Abd Haris Bobihoe, yang menilai FPMM punya peran besar dalam menjaga kondusivitas wilayah.

“Ketika terjadi gonjang-ganjing demo di Jakarta dan sekitarnya, Kota Bekasi tetap kondusif. Itu tak lepas dari kontribusi semua elemen, termasuk Front Pemuda Muslim Maluku,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212, Sobri Lubis, menilai penyelenggaraan Maulid ini sebagai momentum penting untuk merajut persatuan. Ia berharap FPMM semakin kuat dan terus memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara.

“Maulid ini kesempatan menyatukan hati, merapikan barisan, dan membangun bersama. Kehadiran semua golongan di sini sangat positif bagi kemajemukan dan kebinekaan,” tuturnya. (nico)

 

– idj / idj — 

Berita Terkait

TJSL Pelindo Marine Hadirkan Sumber Air Berkah di Tuban, Wujud Nyata Kebermanfaatan bagi Masyarakat
FSPPSN dan Ombudsman Perkuat Sinergi, Soroti Tata Kelola BUMN dan Perlindungan Pekerja
ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan
Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia
TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award
IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global
Ketua WIMA INA: Awak Kapal Perempuan Bukan Simbol, Tapi Perubahan Nyata

Berita Terkait

Wednesday, 29 April 2026 - 10:08 WIB

TJSL Pelindo Marine Hadirkan Sumber Air Berkah di Tuban, Wujud Nyata Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Wednesday, 29 April 2026 - 08:25 WIB

FSPPSN dan Ombudsman Perkuat Sinergi, Soroti Tata Kelola BUMN dan Perlindungan Pekerja

Sunday, 26 April 2026 - 09:54 WIB

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Sunday, 26 April 2026 - 06:24 WIB

Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia

Thursday, 23 April 2026 - 15:17 WIB

TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award

Berita Terbaru