Hadapi Libur Lebaran 2024, TPK Koja Optimalkan Pelayanan Bongkar Muat dan Siapkan Mudik Gratis 

- Pewarta

Wednesday, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia — Lebaran tahun 2024 diwarnai dengan kegembiraan yang luar biasa, setelah Indonesia terlepas dari bahaya pandemi Covid-19 yang mana fampak daripada pandemi tersebut, berdampak pada berbagai pembatasan-pembatasan dalam berbagai kegiatan.

Selain itu, Indonesia juga sudah selesai melaksanakan hajat besar yakni Pemilu tahun 2024 yang sudah selesai dengan kondisi damai. Kondisi ini patut disyukuri terutama ketika menjelang kita merayakan hari Lebaran tahun 2024.

Terkait hal tersebut, arus mudik dan balik diperkirakan akan melebihi tahun sebelumnya, dan guna memperlancar arus orang, maka pemerintah juga mengatur pembatasan lalu lintas barang dengan adanya pembatasan truck seperti tahun-tahun sebelumnya, yang mana kondisi tersebut tentu membawa efek terhadap kegiatan di Terminal Petikemas Koja  (TPK Koja), yang bisnis utamanya adalah kegiatan bongkar/muat petikemas dari kapal ke lapangan, dan receiving-delivery dari lapangan TPK Koja ke shipper/consignee, di mana angkutan petikemas adalah angkutan barang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tentunya dengan efek pembatasan, jika tidak dilakukan mitigasi risiko, maka akan menaikkan biaya logistik, dan peningkatan YOR (Yard Occupancy Ratio) di sisi Lapangan Impor.

Untuk memberikan pelayanan yang baik kepada Customer / Shipping Line menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri terkait adanya peraturan pembatasan pergerakan Trucking yang melayani kegiatan Eksport Import, maka Terminal memberikan pelayanan kepada shipping line seperti memberikan Early Stack atau mengijinkan petikemas ekport untuk dapat masuk lebih awal.

Pelayanan ini pasti akan memberikan efek kepada Terminal berupa meningkatnya YOR (Yard Occupancy Ratio) Ekspor. YOR Import pun akan mengikuti kenaikan yang diakibatkan dengan tidak dapat di deliverynya petikemas impor karenanya adanya pembatasan pergerakan trucking dan adanya cuti bersama di pabrik dan perkantoran.

Untuk memitigasi risiko pembatasan operasi truck, maka TPK Koja mengambil Langkah-langkah sebagai berikut:

1. Berkoordinasi dengan pihak shipping line untuk menginformasikan kepada importir agar segera menarik petikemas miliknya sebelum hari raya agar dapat meminimalisasi YOR Impor

2. Berkoordinasi dengan pihak external yaitu BC (Bea Cukai) untuk melakukan percepatan proses perijinan dokumen PLP (Pemindahan Lokasi Penimbunan). Hal ini dilakukan agar dapat meminimalisasi YOR (Yard Occupancy Ratio) Import

3. Memanfaatkan Buffer Blok (Blok Cadangan) yaitu Blok A dan Blok M di lapangan TPK Koja untuk meningkatkan kapasitas YOR Import

4. Memaksimalkan kapasitas lapangan import dengan meningkatkan pola stacking yang saat ini penumpukan dengan pola 4 Tier menjadi 5 Tier

5. Jika YOR import tinggi, untuk menambah kapasitas lapangan import dapat menggunakan Lapangan Eksport yang di mungkinkan akan rendah karena tidak ada kegiatan eksport selama menjelang dan setelah lebaran

6. Pergerakan PLP akan terus dilakukan setelah hari Raya Idul Fitri hingga kondisi lapangan normal kembali.

Sementara itu, disisi lain TPK Koja juga berperan serta dalam memperlancar arus mudik orang dengan menyediakan 5 unit bus jurusan Jakarta-Yogyakarta PP dalam mudik gratis yang diinisiai oleh Kementrian BUMN lewat Pelindo.

Adapun tanggal keberangkatan adalah tanggal 4 April 2024, sementara pada saat pulang ditetapkan pada tanggal 16 April 2024. Animo pemudik tahun ini begitu tinggi, dan semoga Lebaran tahun 2024 ini membawa keberkahan bagi semua masyarakat Indonesia, baik yang ikut mudik maupun yang tetap bekerja di saat masa-masa Lebaran ini. (ire djafar)

 

Berita Terkait

Di Tengah Tekanan Pasar, IPCC Pertahankan Fokus pada Kinerja Operasional
PT Pelayaran Ekanuri dan COSCO Shipping Heavy Industry Sepakat Berkolaborasi, Perkuat Masa Depan Maritim Indonesia
Pelindo Marine Kawal Kedatangan Crane Modern, Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Pelabuhan Nasional
Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman
Perkuat Budaya Keselamatan, Kemenhub Gencarkan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap
Tangguh Hadapi Dinamika Global, Integrated Auto Solutions Dongkrak Kinerja Keuangan IPCC Semester I 2026
12 Penumpang Speedboat SB. Mister Un Berhasil Dievakuasi dengan Selamat
KPK Supervisi Tata Kelola BBM PELNI, Perkuat Transparansi dan Pencegahan Korupsi

Berita Terkait

Tuesday, 28 July 2026 - 16:43 WIB

Di Tengah Tekanan Pasar, IPCC Pertahankan Fokus pada Kinerja Operasional

Tuesday, 28 July 2026 - 12:21 WIB

PT Pelayaran Ekanuri dan COSCO Shipping Heavy Industry Sepakat Berkolaborasi, Perkuat Masa Depan Maritim Indonesia

Tuesday, 28 July 2026 - 05:29 WIB

Pelindo Marine Kawal Kedatangan Crane Modern, Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Pelabuhan Nasional

Monday, 27 July 2026 - 12:55 WIB

Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman

Monday, 27 July 2026 - 12:26 WIB

Perkuat Budaya Keselamatan, Kemenhub Gencarkan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Cilacap

Berita Terbaru