Indonesia Hadiri Global Aviation and Maritime Symposium di Singapura

- Pewarta

Wednesday, 16 July 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Delegasi Indonesia yang diwakili Kementerian Perhubungan menghadiri acara Global Aviation and Maritime Symposium yang dilaksanakan pada tanggal 13-14 Juli 2025 di Raffles City Convention Centre dan acara International Safety@Sea Week 2025 tanggal 15 Juli 2025 di Conrad Singapore Marina Bay, Singapura.

Acara Simposium dibuka oleh Mr. Jeffrey Siow selaku Pelaksana Tugas Menteri Transportasi Singapura yang sekaligus sebagai Menteri Senior di Bidang Keuangan. Adapun Delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin didampingi Atase Perhubungan KBRI Singapura, Wahyu Ardhiyanto, dan Kasubdit Pencegahan Pencemaran dan Manajemen Keselamatan Kapal dan Perlindungan Lingkungan di Perairan, Miftahul Hadi. Acara ini juga diikuti oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo.

Simposium di bidang transportasi ini merupakan acara internasional yang pertama kali diadakan oleh Pemerintah Singapura untuk menghadapi perkembangan dan perubahan transformatif secara global, yang didorong oleh prioritas ekonomi yang terus berkembang, tujuan keberlanjutan, dan kemajuan teknologi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sektor penerbangan dan maritim terus memainkan peran penting dalam mendorong konektivitas dan perdagangan global, namun keduanya harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari mencapai target zero emisi, meningkatkan ketahanan rantai pasokan logistik, hingga merangkul transformasi digital,” ujar Samsuddin.

Pada pertemuan ini juga dilakukan Diskusi Panel Tingkat Tinggi yang menghadirkan para pemimpin Kementerian dan pakar industri untuk membahas strategi pertumbuhan berkelanjutan, inovasi-inovasi yang sedang berkembang, serta peran tata kelola global dalam membentuk masa depan transportasi.

Beberapa pimpinan organisasi internasional di bidang transportasi turut hadir seperti Sekretaris Jenderal International Maritime Organization (IMO), Mr. Arsenio Dominguez dan Sekretaris Jenderal International Civil Aviation Organization (ICAO), Mr. Juan Carlos Salazar.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Perkapalan dan Kepelautan melakukan diskusi bilateral dengan Sekretaris Jenderal IMO, Mr. Arsenio Dominguez membahas penyampaian dukungan Indonesia terhadap agenda IMO, kesiapan Indonesia dalam implementasi kebijakan IMO, permintaan dukungan untuk pengembangan kapasitas di bidang keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim dan teknologi baru, inisiatif pengembangan dan regulasi Maritime Autonomous Surface Ships (MASS), serta usulan penguatan peran negara berkembang di IMO.

Usai menghadiri Simposium, Delegasi Indonesia juga mengikuti International Safety@Sea Week 2025 yang dibuka oleh Mr Ang Wee Keong, Chief Executive Maritime and Port Authority Singapura, Mr Murali Pillai, Senior Minister of State, Ministry of Law & Ministry of Transport, dan Mr Arsenio Dominguez, Sekjen IMO.

“Pada kesempatan ini, kami melakukan diskusi bilateral dengan Chief Executive Maritime and Port Authority Singapura Mr Ang Wee Keong terkait penguatan kerja sama bilateral maritim, kolaborasi dalam pengembangan teknologi maritim dan Maritime Autonomous Surface Ships (MASS), penanganan kecelakaan maritim, pertukaran data keselamatan, dekarbonisasi dan transisi energi di sektor maritim, dukungan terhadap digitalisasi dan harmonisasi sistem, serta partisipasi Indonesia dalam platform internasional yang dimotori Singapura,” jelas Samsuddin.

Selain itu, dilakukan juga kunjungan ke Pelabuhan Pasir Panjang untuk melihat Latihan Penanggulangan Pencemaran Bahan Kimia (CHEMSPILL). Latihan ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali melibatkan lintas lembaga yang bertujuan untuk menguji kesiapsiagaan dan responsivitas operasional Whole-of-Government (WoG) dalam menghadapi tumpahan bahan kimia di laut.

“Latihan ini menjadi wadah untuk mendemonstrasikan atau memvalidasi inisiatif baru dan teknologi terkini dalam rangka mitigasi risiko dan peningkatan kapasitas. Kegiatan utama dalam latihan ini mencakup demonstrasi Maritime Digital Twin dan pemodelan sebaran bahan kimia (chemical plume modelling) untuk meningkatkan dan mengoptimalkan respons darurat melalui integrasi data kondisi lingkungan secara real-time demi kesadaran situasi yang lebih baik,” pungkasnya. (fa)

 

— idj / idj —

 

Berita Terkait

Union Fest 2026 : Konfederasi Sarbumusi & FSPPN Tampil Beda, Dari May Day Menuju Program Nyata Kesejahteraan Buruh
TJSL Pelindo Marine Hadirkan Sumber Air Berkah di Tuban, Wujud Nyata Kebermanfaatan bagi Masyarakat
FSPPSN dan Ombudsman Perkuat Sinergi, Soroti Tata Kelola BUMN dan Perlindungan Pekerja
ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan
Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia
TTL Torehkan Prestasi: Kampung Hidroponik Raih Penghargaan TJSL di HUT ke-20 Berita Jatim Award
IPCC Tumbuh 7,35% di Awal 2026, Kinerja Tetap Terjaga di Tengah Tekanan Global
Pushidrosal Hadiri 4th Session of the IHO Assembly 2026 di Monaco, Perkuat Peran Indonesia Dalam Hidrografi Global

Berita Terkait

Friday, 1 May 2026 - 08:53 WIB

Union Fest 2026 : Konfederasi Sarbumusi & FSPPN Tampil Beda, Dari May Day Menuju Program Nyata Kesejahteraan Buruh

Wednesday, 29 April 2026 - 10:08 WIB

TJSL Pelindo Marine Hadirkan Sumber Air Berkah di Tuban, Wujud Nyata Kebermanfaatan bagi Masyarakat

Wednesday, 29 April 2026 - 08:25 WIB

FSPPSN dan Ombudsman Perkuat Sinergi, Soroti Tata Kelola BUMN dan Perlindungan Pekerja

Sunday, 26 April 2026 - 09:54 WIB

ABUPI Konsolidasikan Kekuatan Nasional, Satukan Stakeholder Perkuat Kolaborasi Jasa Kepelabuhanan

Sunday, 26 April 2026 - 06:24 WIB

Proses Hukum MT. HASIL Berlanjut ke Tahap II, Bukti Nyata Konsistensi Penegakan Hukum di Perairan Indonesia

Berita Terbaru