IPC TPK Mengawali Tahun 2025 dengan Pertumbuhan Kinerja

- Pewarta

Thursday, 13 March 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – IPC Terminal Petikemas/IPC TPK salah satu anak usaha Pelindo Terminal Petikemas mencatat peningkatan kinerja bongkar muat petikemas di Januari 2025. Peningkatan ini disebabkan adanya pertumbuhan nilai ekspor komoditas non migas (seperti karet, pulp dan pupuk) dan komoditas hasil pertanian (sepeti kopi, pisang, lada hitam) yang dikirim dari berbagai wilayah di Sumatera.

“Total arus peti kemas di seluruh area kerja sebesar 280.743 TEUs pada bulan Januari 2025, capaian ini meningkat 23,2% dibanding pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 227.885 TEUs. Sejalan dengan pertumbuhan throughput, jumlah vessel call pada Januari 2025 juga meningkat 5,9% sebanyak 412 unit kapal dibanding tahun sebelumnya sebanyak 389 unit kapal”, ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary & Hubungan Eksternal IPC TPK.

Melansir Badan Pusat Statistik Nasional (BPS), nilai Ekspor pada Januari 2025 sebesar USD 21,45 miliar atau naik 4,68% dibanding Januari 2024 sebesar USD 20.52 miliar. Pada Januari 2025, Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar USD 3,45 miliar, meningkat dibandingkan surplus USD 2,24 miliar pada Desember 2024. Dengan demikian, nilai ekspor Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capaian arus petikemas IPC TPK di bulan Januari 2025 ini tidak lepas dari kolaborasi antar stakeholder. Transformasi operasi yang digalakan IPC TPK tidak hanya mendorong efektifitas dan efisiensi pelayanan namun juga memastikan kesiapan seluruh perangkat operasional dalam menghadapi kondisi tertentu seperti lonjakan arus barang.

Adapun peningkatan volume petikemas IPC TPK dipicu oleh beberapa faktor diantaranya pertumbuhan volume petikemas di wilayah Tanjung Priok dan Pontianak, meningkatnya beberapa komoditas di sebagian besar wilayah Sumatera bagian Selatan serta meningkatnya muatan domestik di Area Teluk Bayur.

“Transformasi layanan operasional secara konsisten kami sediakan untuk kepuasan para pengguna jasa guna memastikan kelancaran layanan dan arus barang serta logistik nasional meski terdapat libur panjang di akhir Januari.” tutup Pramestie. (ire djafar)

Berita Terkait

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa
Wujud Syukur dan Kepedulian Lingkungan, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Berita Terkait

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Thursday, 3 September 2026 - 07:44 WIB

Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB

Berita Terbaru