Kebakaran Kapal KLM Bina Mulia di Kolam Expo Sunda Kelapa, Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas Tanjung Priok Quick Respond

- Pewarta

Saturday, 30 December 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok Quick Respond Terhadap Kebakaran Kapal KLM Bina Mulia yang berada di Kolam Expo Sisi Kiri SBNP Hijau, Sunda Kelapa.”

Maritim Indonesia — Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok telah melaksanakan operasi pemadaman dan penggelaran oil boom di lokasi kejadian musibah terbakarnya Kapal KLM Bina Mulia di area Kolam Expo/Sisi Kiri SBNP Hijau, Sunda Kelapa, Jumat (29/12).

Kapal KLM Bina Mulia, milik PT  Pelayaran Rakyat Harimasunda Lestari, sedang berlabuh di area Expo ketika mengalami kejadian laka kebakaran pada hari Kamis, 28 Desember 2023, pukul 23.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapal dengan Gross Tonnage (GT) sebesar 447 GT dan membawa muatan general cargo, berangkat dari Pontianak menuju Palembang. Kejadian ini melibatkan 9 orang Anak Buah Kapal (ABK), yang semua dinyatakan dalam kondisi selamat.

Menurut kronologis kejadian, kapal dalam persiapan berangkat menuju Palembang dengan seluruh kru sudah standby. Saat itu, seorang ABK menghidupkan penerangan yang secara tiba-tiba mati dan menimbulkan percikan api, menyebabkan kru harus berusaha keluar dari kapal dalam kondisi gelap.

Tim pertolongan cepat merespon kejadian ini dengan melibatkan kapal KKP TB. Arjuna 1 bersama HSSE IPC. Mereka menurunkan tim KN. KERIS-348 , Tim SAR (Safety and Rescue) dan Maprol Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, serta 3 pemadam dari Tanjung Priok, 2 pemadam dari PemProv DKI.

Api berhasil dipadamkan pada pukul 06.30 WIB dengan kerjasama yang baik antara berbagai pihak. Dugaan sementara menyebutkan bahwa faktor penyebab kebakaran adalah konsleting listrik, sementara faktor manusia sedang diselidiki lebih lanjut. Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok akan terus memantau dan memberikan pembaruan mengenai penanganan dan evaluasi situasi ini. Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa, dugaan pencemaran masih dalam penyelidikan, dan total kerugian mencakup muatan dan kapal.

Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan selalu utamakan keselamatan serta keamanan, selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Informasi lebih lanjut akan diperbarui seiring berjalannya proses penanganan. (red)

 

 

idi / idj

 

 

 

Berita Terkait

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 13:30 WIB

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Berita Terbaru