Kerap Sosialisasi di Berbagai Wilayah Indonesia, Calon Menhub Tak Lupa Mengunjungi Tempat Kelahirannya

- Pewarta

Sunday, 28 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Capt Coky Leonardo Panjaitan yang merupakan Calon Menteri Perhubungan (Menhub) kerap bersosialisasi di berbagai wilayah di seluruh pelosok Indonesia untuk melihat secara langsung  dan memahami kondisi dan permaslahan yang ada selama ini di masyarakat.

Menurut Capt. Leon (sapaan akrabnya), sosialisasi seperti ini sangat perlu, karena tuntutan masyarakat akan pelayanan pejabat pemerintah yang semakin tinggi, masyarakat butuh pejabat pemerintah yang peduli, amanah, yang bersih, berwibawa dan berdisiplin tinggi dalam menjalankan tugas.

“Hal tersebut perlu kita pahami, sebagai pejabat negara sikap dan perilaku dapat dijadikan panutan atau keteladanan bagi masyarakat dan lingkungan pada umumnya. Dalam melaksanakan tugas sehari-hari kita harus mampu memahami kondisi langsung di lapangan, sehingga irama dan suasana kerja berjalan harmonis, amanat yang diberikan kepada kita harus betul-betul dimanfaatkan untuk kepentingan masyatakat dan kemajuan pembangunan bangsa ini,” kata Capt. Leon dalam kunjungan sosialisasinya di kawasan Johar Baru Jakarta Pusat, Sabtu (27/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Capt. Leon yang didampingi Wakil Ketua Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) H. Ghazaly disambut baik oleh warga setempat dan Ketua RW 07 Suwarsito bersama jajarannya.

Dalam kegiatan sosialisasinya, Capt. Leon sengaja mengunjungi tempat kelahirannya, yang berlokasi di RW 07 Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat, dengan tujuan untuk melihat secara langsung kondisi terkini lingkungan tersebut dan meninjau perkembangan masyarakat setempat saat ini. Yang mana, orang tua Capt. Leon beberapa puluh tahun yang lalu pernah jadi Ketua RT disalah satu wilayah gang tersebut.

Capt. Leon melihat langsung lingkungan sambil berkeliling memasuki gang-gang sempit dan pengap akibat rumah-rumah warga yang saling berhimpitan sehingga kekurangan udara segar akibat kepadatan warganya serta jalan yang sangat sempit yang hanya bisa dilewati ukuran kendaraan sepeda motor saja. Sehingga dapat dipastikan apabila terjadi kebakaran maka otomatis kendaraan pemadam kebakaran tidak bisa masuk ke lokasi kebakaran.

“Kondisi lingkungan pemukiman yang lumayan padat, sangat disayangkan tidak adanya hydrant di wilayah ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Capt. Leon juga mendengarkan aspirasi dan keluhan warga terutama soal masyarakat, lingkungan dan transportasi.

“Beberapa kendala di wilayah ini seperti kendaraan yang parkir sembarangan, seringnya banjir dan adanya informasi atau keluhan mengenai bus gratis sekolah, yang menyebabkan terjadinya kerugian pengusaha angkutan kota (angkot) bahkan menutup usahanya sehingga banyak sopir angkot yang jadi pengangguran, hal itu akan dipecahkan solusinya,” ujar Capt Leon.

Dikatakan Capt. Leon, untuk mengantisipasi banjir, Capt. Leon menegaskan akan mengadakan pembangunan di RW 07 pada bulan November atau Desember dengan dana pribadi Capt Leon sekitar Rp 2 Miliar untuk pembetulan gorong-gorong buat pencegahan agar tidak terjadi banjir kembali.

Ketua RW 07 Johar Baru, mengapresiasi kedatangan calon Menteri Perhubungan yang melihat langsung kondisi wilayah dan mendengarkan keluhan atau aspirasi warganya.

Sebagai catatan, Capt. Leon juga sudah meninjau ke beberapa daerah atau provinsi di seluruh Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatera, Bali, Sulawesi hingga Papua. (ire djafar)

Berita Terkait

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 13:30 WIB

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Berita Terbaru