Langkah Strategis JPPI Perkuat Layanan Galangan, Gandeng MAN Energy Solutions Indonesia

- Pewarta

Tuesday, 22 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia (JPPI) dan PT MAN Energy Solutions Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang Penyediaan Pekerjaan Docking dan Spare Part di Lingkungan PT Jasa Peralatan Pelabuhan Indonesia. Bertempat di Satrio Tower lantai 23, Jakarta Selatan, MoU yang disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Denmark, Lars Løkke Rasmussen ini ditandatangani oleh Direktur Utama JPPI, Budi Pratomo dan Presiden Direktur PT MAN Energy Solutions Indonesia, Jesper Flecks Gram.

JPPI sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan, perbaikan dan perawatan alat apung menjajaki peluang kerjasama ini guna menunjang pekerjaan maintenance, servis dan inspeksi mesin melalui pengadaan jasa untuk mesin MAN dan Non-MAN.

Selain itu juga tidak menutup kemungkinan untuk pekerjaan jasa perbaikan, overhaul dan penyediaan spare part MAN dan Non-MAN, jasa repowering, modifikasi serta revitalisasi kapal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Operasi dan Komersial JPPI, Nurhadi mengungkapkan bahwa fokus JPPI di tahun 2025 ini salah satunya adalah peningkatan kinerja galangan seperti menjajaki peluang kerja sama dengan perusahaan-perusahaan berpengalaman dalam bidang jasa perbaikan, overhaul dan penyediaan spare part.

“JPPI sudah pernah menggunakan produk dari PT MAN sehingga peluang kerja sama ini kami anggap perlu dilakukan untuk menunjang kinerja marine (shipyard) JPPI kedepannya.” tambah Nurhadi.

Tujuan dari MoU ini adalah untuk mewujudkan sinergi kompetensi kerjasama diantara kedua pihak melalui prinsip yang saling menguntungkan atau sinergi mutualisme dengan mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki dari masing-masing pihak.

“MoU ini juga mengacu pada prinsip-prinsip tata Kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) serta tunduk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” pungkas Nurhadi. (ire djafar)

Berita Terkait

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025
Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu
Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026
Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025
Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang
Arus Kapal dan Penumpang Meningkat, Pelindo Regional 4 Catat Kinerja Positif Selama Periode Nataru 2025–2026
Pushidrosal Dukung PSN Tanggul Laut Melalui Survei Hidro-Oseanografi
Alumni Akabri 89 Kirim Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana di Sumatera

Berita Terkait

Sunday, 11 January 2026 - 14:29 WIB

Penugasan Angkutan Barang PELNI Tunjukan Kinerja Positif di 2025

Saturday, 10 January 2026 - 13:40 WIB

Layanan Peti Kemas TPK Kupang Tetap Berjalan, Perbaikan Alat Dipacu

Saturday, 10 January 2026 - 04:55 WIB

Perkuat Distribusi Bapokting ke 3TP, PELNI Lepas Pelayaran Perdana Tol Laut Tahun 2026

Friday, 9 January 2026 - 14:18 WIB

Perkuat Konektivitas Maritim, Terminal Teluk Lamong Bukukan Arus Petikemas 2,8 Juta TEUs di Tahun 2025

Friday, 9 January 2026 - 14:05 WIB

Menutup 2025, Menyambut 2026: PTP Nonpetikemas Gelar Apresiasi Pelanggan Serentak di Seluruh Cabang

Berita Terbaru