Pangkalan PLP Tanjung Priok Kembali Selamatkan Kapal MT. Green Global yang Alami Kerusakan dan Hanyut

- Pewarta

Friday, 26 July 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maritim Indonesia – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ditjen Hubla melalui Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok (Sea and Coast Guard) KN.Trisula-P.111 kembali berhasil menyelamatkan kapal tanker MT Green Global di TSS, Selat Sunda.yang mengalami kerusakan mesin dan hanyut di area TSS Selat Sunda pada hari Jumat 26 Juli 2024 pukul 11.48 Wib.

Kepala Pangkalan PLP Tanjung Priok Dr. Triono, mengatakan bahwa operasi penyelamatan dan pengamanan ini dilakukan setelah Puskodal Pangkalan PLP Tanjung Priok menerima informasi VTS Merak mengenai kapal tanker yang mengalami kerusakan mesin dan terombang-ambing di titik koordinat 05°54.141’S/105°52.631’E perairan TSS Selat Sunda.

Mendengar informasi tersebut, dengan cepat Pangkalan PLP mengerahkan kapal patroli KPLP KN.Trisula-P.111 yang di pipimpin komandan kapal patroli Capt. Satria, untuk segera ke lokasi dan memberikan bantuan penyelamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berkat koordinasi yang cepat kapal tanker _MT. Green Global_ berhasil diselamatkan dan diefakuasi ditarik ke tempat area anchorage yang aman,” jelas Dr. Triono.

Dirjen Hubla Dr. Capt Antoni melalui Direktur KPLP Jon Kennedi , sangat mengapresiasi upaya dan keberhasilan tim dalam menyelamatkan kapal tanker _MT. Green Global._

“Ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Indonesia, terutama di jalur pelayaran yang padat seperti TSS Selat Sunda,” kata Jon Kennedi.

Operasi penyelamatan ini juga melibatkan kerja sama dengan pihak terkait untuk memastikan keselamatan dan keamanan seluruh awak kapal dan mencegah terjadinya pencemaran lingkungan.

Seluruh awak kapal _MT. Green Global_ dilaporkan dalam keadaan selamat dan tidak ada kebocoran serta pencemaran laut.

Kemenhub, Ditjen Hubla terus berkomitmen untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai _Sea and Coast Guard_ dalam menjalankan tugasnya menjaga keamanan dan keselamatan pelayaran di perairan Indonesia sebagai _Flag State, Port State dan Coastal State. (kha)

 

idj / idj

Berita Terkait

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta
Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli
TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal
Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap
Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan
Perkuat Rantai Pasok di Tanjung Priok, PT Lestari Wijaya Abadi Resmi Kantongi Izin PDPLB
Gelombang Kedua, KM Tidar Turunkan Barang Bantuan di Pelabuhan Lorens Say Maumere
Bersama PELITA 2026, IPCC Rawat Tumbuh Kembang Generasi Bangsa

Berita Terkait

Monday, 7 September 2026 - 13:30 WIB

Erupsi Gunung Api Berpotensi Menunda Arus Ekspor-Impor Melalui Soekarno-Hatta Hingga USD168 Juta

Sunday, 6 September 2026 - 14:40 WIB

Antisipasi Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pangkalan PLP Tanjung Priok Siagakan Tiga Kapal Patroli

Friday, 4 September 2026 - 13:54 WIB

TPK Koja Apresiasi Kesabaran Pengemudi Truk, Optimistis Layanan Segera Normal

Friday, 4 September 2026 - 13:29 WIB

Dari Mangrove hingga Kopi Liberika, IWTL Perkuat Pemberdayaan dan Menumbuhkan Harapan Masyarakat Pesisir Cilacap

Thursday, 3 September 2026 - 13:38 WIB

Pelindo Marine Latih 73 Nakhoda Kapal Tunda untuk Perkuat Budaya Keselamatan

Berita Terbaru